Sekolah Rakyat Mulai Dibangun di Riau, Kuansing Bersiap Jadi Pelopor
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi. (sumber: media center Riau)
RIAU, SabangMerauke News — Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat mulai bergerak lebih cepat di Provinsi Riau. Sejumlah pemerintah daerah kini berlomba menyiapkan lahan agar pembangunan sekolah tersebut segera terealisasi dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Di balik proses administrasi dan penyediaan lahan yang tengah berjalan, tersimpan harapan besar untuk memperluas akses pendidikan. Program ini dirancang menjadi salah satu solusi bagi anak-anak yang membutuhkan kesempatan belajar dengan fasilitas yang lebih memadai.
Pemerintah Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten dan kota saat ini fokus menyelesaikan tahap persiapan lahan. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, pembangunan fisik sekolah akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan bahwa program Sekolah Rakyat sebenarnya sudah berjalan di Riau sejak satu tahun terakhir. Namun sekolah yang ada saat ini masih berstatus rintisan dan belum memiliki bangunan permanen.
“Saat ini yang terpenting adalah memastikan kesiapan daerah. Ketika lahan dan administrasi selesai, pembangunan bisa berjalan lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Syahrial Abdi, Minggu, 21 Juni 2026.
Saat ini tercatat sudah ada beberapa Sekolah Rakyat rintisan yang beroperasi di Riau. Dua sekolah berada di Pekanbaru dan satu sekolah lainnya berada di Kabupaten Rokan Hilir.
Meski telah menjalankan kegiatan pendidikan, ketiga sekolah tersebut masih memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan belum memiliki gedung permanen yang dibangun khusus. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi langkah penting berikutnya dalam pengembangan program tersebut.
Menurut Syahrial, tanggung jawab pemerintah daerah dalam program ini lebih banyak berfokus pada penyediaan lahan serta penyelesaian dokumen pendukung. Setelah semua proses itu selesai, pembangunan akan menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Hingga saat ini, enam daerah di Riau telah menyatakan kesiapan menyediakan lahan. Daerah tersebut terdiri dari Kabupaten Kuantan Singingi, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kota Pekanbaru, serta Pemerintah Provinsi Riau.
Kesiapan daerah tersebut menjadi sinyal positif bahwa program Sekolah Rakyat mendapat dukungan luas. Pemerintah berharap pembangunan dapat berlangsung bertahap hingga akhirnya seluruh kabupaten dan kota memiliki fasilitas serupa.
Untuk tingkat provinsi, lahan seluas sekitar 10 hektare telah disiapkan di kawasan Pasir Putih. Lokasi tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengembangan Sekolah Rakyat di masa mendatang.
Sementara itu, Pemerintah Kota Pekanbaru juga telah menentukan lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah. Lahan tersebut berada di Kecamatan Tenayan Raya yang saat ini terus dipersiapkan dari sisi administrasi dan perizinan.
Di antara seluruh daerah yang bergerak, Kabupaten Kuantan Singingi menjadi wilayah yang paling maju dalam proses pembangunan. Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di daerah tersebut disebut telah memasuki tahap akhir.
Bangunan yang sedang dikerjakan itu diperkirakan segera selesai dalam waktu dekat. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, sekolah tersebut akan mulai digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027.
“Kuantan Singingi menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan efektif. Kami berharap daerah lain bisa mengikuti percepatan yang sama,” kata Syahrial.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu agenda nasional yang bertujuan memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu menjangkau kelompok yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
Selain menyediakan fasilitas belajar, program tersebut juga dirancang untuk memperkuat pemerataan pendidikan antarwilayah. Dengan adanya sekolah di setiap kabupaten dan kota, peluang memperoleh pendidikan yang layak diharapkan semakin terbuka.
Pemerintah Provinsi Riau menilai pembangunan Sekolah Rakyat bukan hanya soal menghadirkan gedung baru. Program ini juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan. Mulai dari penyediaan lahan hingga proses konstruksi menjadi perhatian bersama.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan pendidikan, Sekolah Rakyat hadir membawa optimisme baru. Dari lahan yang kini mulai disiapkan, pemerintah berharap akan lahir ruang belajar yang mampu membuka masa depan lebih baik bagi generasi muda Riau. R-02

