QRIS Wisatawan Asing Tembus Rp4,3 Triliun, Jauh Lampaui Transaksi WNI di Luar Negeri
Penggunaan QRIS wisatawan asing di Indonesia melampaui transaksi warga Indonesia di luar negeri. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Penggunaan QRIS wisatawan asing di Indonesia melampaui transaksi warga Indonesia di luar negeri. Bank Indonesia mencatat nilai QRIS inbound mencapai Rp4,3 triliun hingga Mei 2026. Sementara transaksi QRIS outbound tercatat sebesar Rp1,47 triliun pada periode sama.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih, menyebut transaksi QRIS antarnegara terus menunjukkan pertumbuhan. Nilai transaksi wisatawan asing menjadi kontributor terbesar dalam penggunaan QRIS lintas negara. Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi digital sektor pariwisata nasional.
“Posisi Mei 2026 menunjukkan transaksi QRIS antarnegara mencatatkan inbound lebih besar,” kata Filianingsih dalam siaran daring, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurut Filianingsih, tingginya transaksi inbound menunjukkan meningkatnya kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. Nominal transaksi wisatawan mancanegara mencapai Rp4,3 triliun sepanjang Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut jauh melampaui penggunaan QRIS warga Indonesia saat bertransaksi luar negeri.
Peningkatan transaksi juga didorong bertambahnya penggunaan QRIS dari negara mitra strategis Indonesia. Malaysia, China, dan Singapura menjadi koridor dengan pertumbuhan transaksi paling menonjol. Tren tersebut memperlihatkan penerimaan QRIS semakin luas di kawasan regional.
“Pemanfaatan QRIS dari negara mitra terus meningkat, terutama Malaysia, Tiongkok, dan Singapura,” ujar Filianingsih.
Selain transaksi lintas negara, QRIS Tap juga mencatat pertumbuhan positif selama Mei 2026. Peningkatan terjadi setelah perluasan penggunaan pada sektor transportasi dan ritel nasional. Layanan tersebut kini tersedia pada KRL, MRT, LRT, serta Transjakarta wilayah Jabodetabek.
Volume transaksi QRIS Tap meningkat 3,06 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah transaksi mencapai 634 ribu dengan nilai transaksi sebesar Rp6,3 triliun. Nominal transaksi tersebut tumbuh 5,1 persen dibandingkan periode bulan sebelumnya.
“Volume transaksi QRIS Tap meningkat menjadi 634 ribu transaksi dengan nominal Rp6,3 triliun,” kata Filianingsih.(R-03)

