SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Tangis Bocah 11 Tahun Pecah di Tengah Gelap, Ibunya Tewas Tersambar Petir

      Tangis Bocah 11 Tahun Pecah di Tengah Gelap, Ibunya Tewas Tersambar Petir

      17/06/2026  ❘  19:34 WIB
    • Hilang Berbulan-Bulan, Tersangka Penipuan Mantan Bupati Natuna Ditangkap Sedang Narik Penumpang

      Hilang Berbulan-Bulan, Tersangka Penipuan Mantan Bupati Natuna Ditangkap Sedang Narik Penumpang

      17/06/2026  ❘  18:39 WIB
    • Warga Tewas Misterius, Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Berujung Amuk Massa

      Warga Tewas Misterius, Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Berujung Amuk Massa

      17/06/2026  ❘  12:06 WIB
    • Plt Gubernur SF Hariyanto Lepas Kontingen Riau ke Ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari Papua Barat

      Plt Gubernur SF Hariyanto Lepas Kontingen Riau ke Ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari Papua Barat

      17/06/2026  ❘  11:51 WIB
  • Nasional
    • Dokumen Baru Masuk Saat Rapat, Anggaran Tambahan Kementerian HAM Tuai Kritik

      Dokumen Baru Masuk Saat Rapat, Anggaran Tambahan Kementerian HAM Tuai Kritik

      17/06/2026  ❘  20:12 WIB
    • Menteri Haji Sebut Biaya Haji 2027 Masih Menunggu Pembahasan Bersama DPR

      Menteri Haji Sebut Biaya Haji 2027 Masih Menunggu Pembahasan Bersama DPR

      17/06/2026  ❘  20:10 WIB
    • Anggaran Pendidikan 2027 Belum Cukup, Abdul Mu’ti Minta Tambahan Rp40,75 Triliun

      Anggaran Pendidikan 2027 Belum Cukup, Abdul Mu’ti Minta Tambahan Rp40,75 Triliun

      17/06/2026  ❘  20:08 WIB
    • Kementan Bongkar Fakta! Kemarau 2026 Tak Seberat 2015 dan 2023, Produksi Pangan Dipastikan Aman

      Kementan Bongkar Fakta! Kemarau 2026 Tak Seberat 2015 dan 2023, Produksi Pangan Dipastikan Aman

      17/06/2026  ❘  20:07 WIB
  • Ekonomi
    • Tak Banyak yang Selamat, IHSG Jatuh ke 6.220 Dihantam Gelombang Jual

      Tak Banyak yang Selamat, IHSG Jatuh ke 6.220 Dihantam Gelombang Jual

      17/06/2026  ❘  19:03 WIB
    • Investor Menahan Napas, Rupiah Terpukul Jelang Pengumuman BI dan The Fed

      Investor Menahan Napas, Rupiah Terpukul Jelang Pengumuman BI dan The Fed

      17/06/2026  ❘  18:52 WIB
    • Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik, Petani Dapat Angin Segar

      Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik, Petani Dapat Angin Segar

      17/06/2026  ❘  15:03 WIB
    • Harga Sawit Kembali Menguat, Petani Plasma Riau Nikmati Kenaikan Pendapatan

      Harga Sawit Kembali Menguat, Petani Plasma Riau Nikmati Kenaikan Pendapatan

      17/06/2026  ❘  14:51 WIB
  • Politik
    • Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      17/06/2026  ❘  11:45 WIB
    • PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      15/06/2026  ❘  21:06 WIB
    • Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      15/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      14/06/2026  ❘  22:40 WIB
  • Hukrim
    • Tak Ada Ampun! Dishub Pekanbaru Sikat 16 Truk ODOL yang Bandel Masuk Kota

      Tak Ada Ampun! Dishub Pekanbaru Sikat 16 Truk ODOL yang Bandel Masuk Kota

      17/06/2026  ❘  19:47 WIB
    • Ahli Bongkar Kunci Kasus Dugaan Korupsi Abdul Wahid, Relasi Kuasa Pangkal Pemerasan dalam Jabatan

      Ahli Bongkar Kunci Kasus Dugaan Korupsi Abdul Wahid, Relasi Kuasa Pangkal Pemerasan dalam Jabatan

      17/06/2026  ❘  19:11 WIB
    • Yayasan Peduli Lingkungan Laporkan Perambahan Hutan Mangrove, Polisi Amankan Pelaku dan Alat Berat

      Yayasan Peduli Lingkungan Laporkan Perambahan Hutan Mangrove, Polisi Amankan Pelaku dan Alat Berat

      17/06/2026  ❘  17:02 WIB
    • Modus Baru Jaringan Narkoba, Sabu 5 Kilogram Disamarkan dalam Kemasan Coconut Sugar

      Modus Baru Jaringan Narkoba, Sabu 5 Kilogram Disamarkan dalam Kemasan Coconut Sugar

      17/06/2026  ❘  15:40 WIB
  • Umum
    • Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      17/06/2026  ❘  18:03 WIB
    • Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      17/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      16/06/2026  ❘  07:18 WIB
    • Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      15/06/2026  ❘  11:39 WIB
  • Riau
    • Terima Opini WDP Dua Tahun Berturut-turut, Pemkab Kepulauan Meranti Komitmen Perbaiki Pengelolaan Keuangan

      Terima Opini WDP Dua Tahun Berturut-turut, Pemkab Kepulauan Meranti Komitmen Perbaiki Pengelolaan Keuangan

      17/06/2026  ❘  20:20 WIB
    • BPK Buka Kotak Hitam Keuangan Riau, Empat Temuan Ini Bikin Opini WTP Gagal Diraih

      BPK Buka Kotak Hitam Keuangan Riau, Empat Temuan Ini Bikin Opini WTP Gagal Diraih

      17/06/2026  ❘  20:10 WIB
    • Pekanbaru Job Fair 2026 Resmi Dibuka! Ribuan Pencari Kerja Serbu Mal SKA, Wako Agung Targetkan 100 Persen Terserap

      Pekanbaru Job Fair 2026 Resmi Dibuka! Ribuan Pencari Kerja Serbu Mal SKA, Wako Agung Targetkan 100 Persen Terserap

      17/06/2026  ❘  19:20 WIB
    • Trans Metro Pekanbaru Gratis Selama 3 Hari

      Trans Metro Pekanbaru Gratis Selama 3 Hari

      17/06/2026  ❘  15:22 WIB
  • Sport
    • Messi Borong 3 Gol di Laga Argentina vs Aljazair

      Messi Borong 3 Gol di Laga Argentina vs Aljazair

      17/06/2026  ❘  11:51 WIB
    • Lionel Messi Menggila di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Miroslav Klose

      Lionel Messi Menggila di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Miroslav Klose

      17/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Mbappe Pecahkan Rekor Prancis, Tinggal Selangkah Gusur Takhta Klose di Piala Dunia

      Mbappe Pecahkan Rekor Prancis, Tinggal Selangkah Gusur Takhta Klose di Piala Dunia

      17/06/2026  ❘  07:52 WIB
    • Spanyol Nyerang Terus, Tanjung Verde Ketawa Terakhir di Piala Dunia

      Spanyol Nyerang Terus, Tanjung Verde Ketawa Terakhir di Piala Dunia

      16/06/2026  ❘  09:40 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      16/06/2026  ❘  15:23 WIB
    • Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      16/06/2026  ❘  10:18 WIB
    • PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      15/06/2026  ❘  07:48 WIB
    • AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      14/06/2026  ❘  11:22 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Kementan Bongkar Fakta! Kemarau 2026 Tak Seberat 2015 dan 2023, Produksi Pangan Dipastikan Aman

17/06/2026  ❘  20:07 WIB • Nasional
Bagikan :
Kementan Bongkar Fakta! Kemarau 2026 Tak Seberat 2015 dan 2023, Produksi Pangan Dipastikan Aman

Ilustrasi

JAKARTA, SabangMerauke News - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan musim kemarau 2026 tidak akan seburuk kemarau ekstrem yang terjadi pada 2015 maupun 2023. Dengan kondisi iklim yang dinilai lebih terkendali serta berbagai langkah antisipasi yang telah disiapkan sejak awal tahun, pemerintah optimistis produksi pangan nasional tetap aman dan target swasembada pangan dapat terus dipertahankan.

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa musim kemarau yang akan berlangsung pada tahun 2026 memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang pernah melanda Indonesia pada 2015 dan 2023.

Pemerintah bahkan menilai kondisi tahun ini lebih terkendali sehingga masyarakat, khususnya petani, tidak perlu diliputi kekhawatiran berlebihan. Yang terpenting saat ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat langkah mitigasi di lapangan.

Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca dan iklim melalui data dari BMKG maupun satelit NOAA. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, kondisi kemarau 2026 diperkirakan tidak akan seberat dua periode sebelumnya.

"Kalau melihat data yang kami pantau setiap hari, kondisi 2026 tidak seberat 2015 dan juga tidak seberat 2023. Karena itu yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, bukan menimbulkan kekhawatiran berlebihan," kata Suwandi dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, sektor pangan menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan nasional. Oleh sebab itu, pemerintah terus memastikan berbagai program penguatan produksi pangan berjalan optimal di tengah ancaman perubahan iklim.

"Pangan bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi kebutuhan strategis bangsa. Menjaga pangan berarti menjaga kedaulatan dan masa depan negara," ujarnya.

Suwandi menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas utama pembangunan nasional dalam lima tahun mendatang. Selain mendukung target swasembada pangan, sektor ini juga menjadi tulang punggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan biofuel, hingga hilirisasi produk pertanian.

Karena itu, pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi agar musim kemarau tidak mengganggu produktivitas pertanian nasional.

Kementan menilai Indonesia kini memasuki musim kemarau dengan kesiapan yang jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berbagai program telah dijalankan, mulai dari optimasi lahan, cetak sawah baru, pembangunan dan pengembangan irigasi perpompaan, penyediaan benih unggul, hingga penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Meski demikian, pemerintah tidak lengah. Mengingat periode Juli hingga September merupakan puncak musim kemarau di Indonesia, Kementan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman bahkan telah menginstruksikan seluruh pemerintah daerah sejak awal tahun untuk memperkuat langkah antisipasi.

Melalui surat kepada gubernur dan bupati pada 9 Maret 2026, pemerintah daerah diminta melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan, memperkuat sistem peringatan dini, memperbaiki jaringan irigasi, melakukan normalisasi saluran air, serta mengoptimalkan pemanfaatan embung dan waduk.

"Kita minta daerah melakukan pemetaan wilayah yang selama ini menjadi langganan kekeringan sehingga langkah-langkah penyelamatan bisa dilakukan lebih cepat dan lebih tepat," jelas Suwandi.

Selain itu, Kementan juga terus memperbarui informasi cuaca dan iklim berdasarkan pemantauan BMKG dan satelit NOAA. Informasi tersebut menjadi acuan bagi petani dalam menentukan pola tanam yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan, seperti Inpari, Inpago, Situ Bagendit, Situ Patenggang, Pajajaran, serta sejumlah varietas genjah lainnya.

Tidak hanya itu, petani juga didorong menerapkan teknologi hemat air, menggunakan varietas berumur pendek, mempercepat masa tanam setelah panen, serta mengatur pola tanam secara lebih efisien.

Salah satu strategi utama yang kini terus didorong adalah peningkatan indeks pertanaman. Kementan menargetkan jeda antara panen dan masa tanam berikutnya tidak lebih dari 14 hari.

Dengan demikian, frekuensi tanam dalam setahun dapat meningkat sehingga produksi pangan nasional ikut terdongkrak.

"Kalau selama ini tanam dua kali setahun, kita dorong menjadi tiga kali. Yang sebelumnya satu kali kita dorong menjadi dua kali. Dengan lahan yang sama, produksi bisa meningkat karena frekuensi tanamnya bertambah," ujarnya.

Petani juga didorong memanfaatkan lahan secara lebih optimal melalui pola tumpang sari dengan berbagai komoditas lain seperti kacang tanah, kacang hijau, hingga sayuran. Strategi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan petani.

Menariknya, menurut Suwandi, musim kemarau tidak selalu identik dengan menurunnya hasil panen. Dengan pengelolaan air yang baik dan penerapan teknologi yang tepat, cuaca kering justru dapat menjadi peluang untuk meningkatkan produksi pertanian.

"Di saat musim kemarau, pencahayaan matahari sangat baik sehingga produktivitas tanaman bisa meningkat. Ini justru menjadi peluang untuk meningkatkan produksi apabila dikelola dengan teknologi yang tepat," katanya.

Untuk memperkuat mitigasi menghadapi musim kemarau, pemerintah juga terus mengembangkan sistem irigasi perpompaan yang kini menjadi salah satu andalan.

Pada tahun 2026, pemerintah menyiapkan tambahan pompa yang mampu melayani sekitar satu juta hektare lahan pertanian. Program tersebut melengkapi sistem perpompaan yang sebelumnya telah mendukung pengairan sekitar dua juta hektare lahan di berbagai wilayah Indonesia.

"Kekuatan utama kita menghadapi musim kemarau adalah sistem perpompaan, pengelolaan sumber air dari waduk, embung, sungai maupun sumur yang terhubung dengan teknologi dan energi yang memadai," tutur Suwandi.

Kementan juga memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, PLN, serta Kementerian ESDM untuk memastikan ketersediaan air dan pasokan energi bagi operasional pompa di lapangan.

Di sisi perlindungan petani, pemerintah menyiapkan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dengan nilai pertanggungan hingga Rp6 juta per hektare bagi lahan yang mengalami gagal panen akibat bencana.

Selain itu, petani yang terdampak kekeringan juga akan memperoleh bantuan benih gratis, sarana produksi, alat dan mesin pertanian, serta pendampingan untuk mempercepat masa tanam kembali.

Sepanjang 2026, pemerintah juga mengalokasikan sekitar 57 ribu unit pompa air dan berbagai alat mesin pertanian lainnya guna mendukung kesiapsiagaan nasional menghadapi musim kemarau.

Dengan berbagai langkah tersebut, Kementan optimistis tantangan musim kemarau tahun ini dapat dihadapi dengan baik sehingga produksi pangan nasional tetap terjaga dan cita-cita swasembada pangan dapat terus diwujudkan. (R-05)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Kemarau 2026KementanSwasembada Pangan IndonesiaSabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Tak Ada Ampun! Dishub Pekanbaru Sikat 16 Truk ODOL yang Bandel Masuk Kota

    Tak Ada Ampun! Dishub Pekanbaru Sikat 16 Truk ODOL yang Bandel Masuk Kota

    Hukrim •
    17/06/2026 ❘ 19:47 WIB
  • Pekanbaru Job Fair 2026 Resmi Dibuka! Ribuan Pencari Kerja Serbu Mal SKA, Wako Agung Targetkan 100 Persen Terserap

    Pekanbaru Job Fair 2026 Resmi Dibuka! Ribuan Pencari Kerja Serbu Mal SKA, Wako Agung Targetkan 100 Persen Terserap

    Riau •
    17/06/2026 ❘ 19:20 WIB
  • Trans Metro Pekanbaru Gratis Selama 3 Hari

    Trans Metro Pekanbaru Gratis Selama 3 Hari

    Riau •
    17/06/2026 ❘ 15:22 WIB
  • Bersama Wako Agung, Warga Rumbai Timur Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-242 Pekanbaru di Danau Bandar Kayangan

    Bersama Wako Agung, Warga Rumbai Timur Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-242 Pekanbaru di Danau Bandar Kayangan

    Riau •
    17/06/2026 ❘ 11:09 WIB
  • Jelang MTQ Riau ke-44, Kuansing Berbenah, Area Astaka Sudah Dipasangi 13 Titik PJU

    Jelang MTQ Riau ke-44, Kuansing Berbenah, Area Astaka Sudah Dipasangi 13 Titik PJU

    Riau •
    17/06/2026 ❘ 08:31 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan