SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Astaka MTQ Kuansing Bersinar, Dishub Tuntaskan Pemasangan PJU Sebelum Pembukaan

      Astaka MTQ Kuansing Bersinar, Dishub Tuntaskan Pemasangan PJU Sebelum Pembukaan

      17/06/2026  ❘  07:48 WIB
    • Gempa Palu M6,7 Bikin Kantor Bupati hingga Hotel Rusak, BMKG Ungkap Kondisi Terkini yang Mengejutkan

      Gempa Palu M6,7 Bikin Kantor Bupati hingga Hotel Rusak, BMKG Ungkap Kondisi Terkini yang Mengejutkan

      16/06/2026  ❘  11:46 WIB
    • Dua Terdakwa Kasus Pembelian Pertalite 25 Liter Dituntut 5 Bulan 5 Hari Penjara dan Denda Rp5.000

      Dua Terdakwa Kasus Pembelian Pertalite 25 Liter Dituntut 5 Bulan 5 Hari Penjara dan Denda Rp5.000

      16/06/2026  ❘  10:52 WIB
    • BNN Kepri Sita Ratusan Vape Diduga Mengandung Etomidate

      BNN Kepri Sita Ratusan Vape Diduga Mengandung Etomidate

      16/06/2026  ❘  10:34 WIB
  • Nasional
    • Purbaya Bongkar Konflik Pajak dan Bea Cukai, Ternyata Sulit Bekerja Sama Bertahun-tahun

      Purbaya Bongkar Konflik Pajak dan Bea Cukai, Ternyata Sulit Bekerja Sama Bertahun-tahun

      17/06/2026  ❘  07:54 WIB
    • BGN Evaluasi Program MBG, Audit Dapur dan Refocusing Penerima Jadi Prioritas

      BGN Evaluasi Program MBG, Audit Dapur dan Refocusing Penerima Jadi Prioritas

      17/06/2026  ❘  07:49 WIB
    • Ricuh Acara di UGM, Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko-Menteri Nusron Wahid

      Ricuh Acara di UGM, Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko-Menteri Nusron Wahid

      16/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Heboh! Kemasan Rokok Mau Dibuat Seragam, Pemerintah Ungkap Tujuan Sebenarnya

      Heboh! Kemasan Rokok Mau Dibuat Seragam, Pemerintah Ungkap Tujuan Sebenarnya

      16/06/2026  ❘  16:05 WIB
  • Ekonomi
    • Saat Asia Bingung Cari Arah, IHSG Malah Ngebut Sendirian

      Saat Asia Bingung Cari Arah, IHSG Malah Ngebut Sendirian

      17/06/2026  ❘  09:46 WIB
    • Rupiah Melemah ke Rp17.747 per Dolar AS Jelang Keputusan The Fed

      Rupiah Melemah ke Rp17.747 per Dolar AS Jelang Keputusan The Fed

      17/06/2026  ❘  09:39 WIB
    • Harga Emas Pegadaian Hari Ini Rabu 17 Juni 2026: Antam Tembus Rp2,8 Juta, UBS dan GALERI 24 Masih Bertahan!

      Harga Emas Pegadaian Hari Ini Rabu 17 Juni 2026: Antam Tembus Rp2,8 Juta, UBS dan GALERI 24 Masih Bertahan!

      17/06/2026  ❘  08:50 WIB
    • Harga Perak Antam Hari Ini 16 Juni 2026 Tiba-Tiba Jatuh! Investor Dibuat Kaget, Kini Tinggal Rp46.600 per Gram

      Harga Perak Antam Hari Ini 16 Juni 2026 Tiba-Tiba Jatuh! Investor Dibuat Kaget, Kini Tinggal Rp46.600 per Gram

      16/06/2026  ❘  15:45 WIB
  • Politik
    • PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      15/06/2026  ❘  21:06 WIB
    • Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      15/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      14/06/2026  ❘  22:40 WIB
    • PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu

      PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu

      14/06/2026  ❘  08:26 WIB
  • Hukrim
    • Datang Ambil Kacamata, Mahasiswi Ini Malah Temukan Temannya Tewas di Kamar Kos

      Datang Ambil Kacamata, Mahasiswi Ini Malah Temukan Temannya Tewas di Kamar Kos

      17/06/2026  ❘  09:08 WIB
    • Tikar di Atas Ranjang Bikin Warga Merinding, Tukang Urut Rohul Ditemukan Tewas Menggenaskan

      Tikar di Atas Ranjang Bikin Warga Merinding, Tukang Urut Rohul Ditemukan Tewas Menggenaskan

      17/06/2026  ❘  08:46 WIB
    • Bareskrim Sergap Dua Buronan Sabu Rp137 Miliar di Bengkalis, Speed Boat Malaysia Jadi Petunjuk

      Bareskrim Sergap Dua Buronan Sabu Rp137 Miliar di Bengkalis, Speed Boat Malaysia Jadi Petunjuk

      17/06/2026  ❘  08:34 WIB
    • Terungkap! Motor Curian untuk Gasak Kotak Amal Masjid Ternyata Milik Ustad, Polsek Pujud Kembalikan Tepat di Tahun Baru Hijriah

      Terungkap! Motor Curian untuk Gasak Kotak Amal Masjid Ternyata Milik Ustad, Polsek Pujud Kembalikan Tepat di Tahun Baru Hijriah

      16/06/2026  ❘  21:18 WIB
  • Umum
    • Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      17/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      16/06/2026  ❘  07:18 WIB
    • Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      15/06/2026  ❘  11:39 WIB
    • Warga RI Masuk Daftar Negara Paling Dermawan di Dunia, Donasi Kalahkan Banyak Negara Maju

      Warga RI Masuk Daftar Negara Paling Dermawan di Dunia, Donasi Kalahkan Banyak Negara Maju

      15/06/2026  ❘  08:11 WIB
  • Riau
    • Pilihan Kedua Jadi Penyelamat, Ribuan Calon Murid di Riau Mulai Putar Haluan

      Pilihan Kedua Jadi Penyelamat, Ribuan Calon Murid di Riau Mulai Putar Haluan

      17/06/2026  ❘  09:28 WIB
    • Petir dan Angin Kencang Siap Turun, Daftar Wilayah Riau yang Harus Waspada

      Petir dan Angin Kencang Siap Turun, Daftar Wilayah Riau yang Harus Waspada

      17/06/2026  ❘  08:57 WIB
    • Jelang MTQ Riau ke-44, Kuansing Berbenah, Area Astaka Sudah Dipasangi 13 Titik PJU

      Jelang MTQ Riau ke-44, Kuansing Berbenah, Area Astaka Sudah Dipasangi 13 Titik PJU

      17/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama

      Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama

      17/06/2026  ❘  08:17 WIB
  • Sport
    • Mbappe Pecahkan Rekor Prancis, Tinggal Selangkah Gusur Takhta Klose di Piala Dunia

      Mbappe Pecahkan Rekor Prancis, Tinggal Selangkah Gusur Takhta Klose di Piala Dunia

      17/06/2026  ❘  07:52 WIB
    • Spanyol Nyerang Terus, Tanjung Verde Ketawa Terakhir di Piala Dunia

      Spanyol Nyerang Terus, Tanjung Verde Ketawa Terakhir di Piala Dunia

      16/06/2026  ❘  09:40 WIB
    • Kabar Buruk dari Macau Open, Ginting dan Ubed Dipastikan Mundur Mendadak

      Kabar Buruk dari Macau Open, Ginting dan Ubed Dipastikan Mundur Mendadak

      15/06/2026  ❘  21:02 WIB
    • Iran Datang dari Tengah Badai, Selandia Baru Bisa Jadi Korban Pertama

      Iran Datang dari Tengah Badai, Selandia Baru Bisa Jadi Korban Pertama

      15/06/2026  ❘  18:33 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      16/06/2026  ❘  15:23 WIB
    • Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      16/06/2026  ❘  10:18 WIB
    • PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      15/06/2026  ❘  07:48 WIB
    • AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      14/06/2026  ❘  11:22 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Melemah ke Rp17.747 per Dolar AS Jelang Keputusan The Fed

17/06/2026  ❘  09:39 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Melemah ke Rp17.747 per Dolar AS Jelang Keputusan The Fed

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News — Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026. Mata uang Garuda dibuka turun ke level Rp17.738 per dolar AS sebelum bergerak ke Rp17.747 per dolar AS.

Pelemahan ini mengakhiri tren penguatan yang berlangsung selama lima hari perdagangan berturut-turut. Pelaku pasar memilih bersikap lebih hati-hati menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Fed.

Pergerakan rupiah menjadi perhatian pelaku pasar sejak awal perdagangan. Setelah sempat menunjukkan pemulihan cukup kuat dalam beberapa hari terakhir, tekanan kembali muncul. Dolar AS mendapatkan dukungan dari sikap investor yang cenderung menunggu kepastian arah kebijakan moneter global.

Sebelumnya, rupiah menikmati periode penguatan yang cukup impresif. Dalam lima hari perdagangan terakhir, mata uang Indonesia menguat sekitar 1,41 persen. Kinerja tersebut menempatkan rupiah sebagai salah satu mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan Asia.

Penguatan tersebut berjalan seiring membaiknya sentimen pasar global. Ketegangan geopolitik yang sempat memicu kekhawatiran mulai mereda. Harga minyak dunia juga kembali turun ke bawah level 80 dolar AS per barel sehingga memberi ruang bernapas bagi pasar negara berkembang.

Dari dalam negeri, sentimen positif juga sempat datang dari arah kebijakan fiskal. Pelaku pasar menyambut baik berbagai sinyal pemerintah terkait pengelolaan anggaran negara. Penyesuaian belanja sejumlah program prioritas dianggap membantu meredakan kekhawatiran terhadap tekanan fiskal.

Situasi berubah saat pasar mulai fokus pada agenda bank sentral Amerika Serikat. Investor global memilih mengurangi aktivitas transaksi berisiko tinggi. Langkah tersebut terlihat pada sejumlah pasar keuangan Asia, termasuk Indonesia.

Rabu pagi, rupiah dibuka melemah sekitar 0,25 persen ke level Rp17.735 per dolar AS. Pelemahan tersebut terjadi setelah pasar keuangan domestik libur memperingati Tahun Baru Islam atau 1 Muharram. Aktivitas perdagangan kembali berlangsung dengan tekanan yang cukup terasa.

Meski rupiah melemah, indeks dolar AS atau DXY sebenarnya masih bergerak relatif stabil. Pada pukul 09.00 WIB, indeks tersebut berada di kisaran 99,5. Angka itu menunjukkan dolar belum mengalami lonjakan besar, meski tetap cukup kuat untuk menekan sebagian mata uang Asia.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang berlangsung beragam. Yen Jepang mencatat penguatan tipis. Yuan China juga bergerak positif. Dolar Singapura ikut menguat meski dalam kisaran terbatas.

Sebaliknya, rupiah dan won Korea Selatan mengalami tekanan lebih besar dibanding mata uang kawasan lainnya. Won tercatat melemah sekitar 0,27 persen. Rupiah bahkan sempat menjadi mata uang dengan pelemahan harian terbesar di Asia.

 

Data perdagangan menunjukkan rupiah turun hingga 0,37 persen ke level Rp17.755 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibanding penutupan sebelumnya yang berada di sekitar Rp17.690 per dolar AS. Angka itu memperlihatkan tekanan masih membayangi pasar valuta asing domestik.

Bila melihat kinerja sepanjang tahun berjalan, posisi rupiah bahkan lebih menantang. Sejak awal 2026, rupiah telah melemah sekitar 6,11 persen. Angka tersebut menjadi pelemahan terdalam dibanding mayoritas mata uang Asia lainnya.

Won Korea Selatan mengalami pelemahan sekitar 4,86 persen. Rupee India terkoreksi sekitar 4,96 persen. Baht Thailand melemah sekitar 3,31 persen.

Sementara itu, yuan China justru mampu mencatat penguatan sekitar 3,42 persen sepanjang tahun ini. Dolar Singapura juga masih berada di zona positif. Ringgit Malaysia bergerak relatif stabil dibanding mata uang lain di kawasan.

Perbedaan kinerja tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah masih cukup besar. Faktor eksternal menjadi salah satu penyebab utama. Penguatan dolar AS dan perubahan arus modal global terus memengaruhi pasar domestik.

Fokus utama investor saat ini tertuju pada keputusan The Fed. Bank sentral Amerika Serikat diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di level 3,75 persen. Meski demikian, pasar lebih tertarik pada pernyataan lanjutan dan proyeksi ekonomi yang akan disampaikan.

Para ekonom memperkirakan The Fed akan menaikkan proyeksi inflasi. Ekspektasi pemangkasan suku bunga juga diperkirakan bergeser lebih lambat dibanding perkiraan sebelumnya. Situasi tersebut membuat investor memilih bersikap konservatif.

Selain keputusan suku bunga, pasar juga menunggu pembaruan dot plot. Dokumen tersebut berisi pandangan para pejabat The Fed mengenai arah suku bunga ke depan. Setiap perubahan dapat memengaruhi arus dana global.

Jika sinyal yang muncul cenderung ketat, dolar AS berpotensi menguat lebih lanjut. Kondisi tersebut dapat memberi tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang. Rupiah menjadi salah satu yang paling sensitif terhadap perubahan sentimen tersebut.

Di Korea Selatan, investor asing juga melakukan aksi jual cukup besar. Tercatat penjualan bersih saham mencapai sekitar 652 juta dolar AS dalam satu sesi perdagangan. Pergerakan itu ikut memberi tekanan terhadap won.

Indonesia menghadapi situasi yang hampir serupa. Pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026, investor asing mencatat penjualan saham domestik sekitar 6 juta dolar AS secara harian. Dalam sepekan, nilai jual bersih mencapai hampir 750 juta dolar AS.

Arus keluar modal tersebut ikut memengaruhi nilai tukar rupiah. Ketika investor menjual aset domestik, permintaan dolar AS cenderung meningkat. Akibatnya, tekanan terhadap rupiah menjadi lebih besar.

Selain The Fed, perhatian pasar juga tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung pada 17 hingga 18 Juni 2026. Agenda ini dinilai penting karena BI sebelumnya mengambil langkah cukup agresif dalam menjaga stabilitas rupiah.

 

Pada awal Juni, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin melalui rapat mingguan. Sebelumnya, BI juga menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada rapat bulanan. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat mengenai komitmen menjaga stabilitas nilai tukar.

Pelaku pasar kini menunggu arah kebijakan berikutnya. Sebagian besar analis memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini. Fokus utama diperkirakan tetap tertuju pada stabilitas pasar keuangan dan pengendalian inflasi.

Meski ruang kenaikan suku bunga mulai terbatas, BI diperkirakan tetap mempertahankan nada kebijakan yang ketat. Langkah tersebut dianggap penting untuk menjaga kepercayaan investor. Stabilitas rupiah masih menjadi prioritas utama.

Sejumlah analis menilai tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya berakhir. Ketidakpastian ekonomi global masih cukup tinggi. Arus modal internasional juga bergerak sangat cepat mengikuti perubahan kebijakan bank sentral utama dunia.

Rabu, 17 Juni 2026, menjadi hari yang penting bagi pasar keuangan global. Keputusan The Fed dan arah kebijakan Bank Indonesia akan menjadi penentu sentimen dalam beberapa pekan mendatang. Rupiah saat ini berada di persimpangan penting.

Setelah sempat menunjukkan penguatan selama lima hari berturut-turut, mata uang Garuda kembali menghadapi ujian. Investor menunggu kepastian. Pasar mencari arah baru. Rupiah pun kembali menjadi pusat perhatian dalam dinamika ekonomi kawasan Asia. R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASKurs Hari IniPasar Valuta AsingBank IndonesiaThe FedBerita Ekonomi

BERITA TERKAIT :

  • Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.690 per Dolar AS, Kombinasi Damai Global dan Langkah BI Ubah Arah Pasar

    Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.690 per Dolar AS, Kombinasi Damai Global dan Langkah BI Ubah Arah Pasar

    Ekonomi •
    15/06/2026 ❘ 18:23 WIB
  • Dolar AS Tumbang Pagi Ini, Rupiah Mendadak Perkasa!

    Dolar AS Tumbang Pagi Ini, Rupiah Mendadak Perkasa!

    Ekonomi •
    15/06/2026 ❘ 09:36 WIB
  • Rupiah Tertekan, Pemerintah Izinkan Harga Obat Naik hingga 20 Persen

    Rupiah Tertekan, Pemerintah Izinkan Harga Obat Naik hingga 20 Persen

    Nasional •
    13/06/2026 ❘ 20:38 WIB
  • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

    Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

    Ekonomi •
    12/06/2026 ❘ 18:34 WIB
  • 10 Saksi Kasus Korupsi CSR Bank Indonesia-OJK Mangkir Dipanggil KPK, Termasuk Anggota DPR

    10 Saksi Kasus Korupsi CSR Bank Indonesia-OJK Mangkir Dipanggil KPK, Termasuk Anggota DPR

    Hukrim •
    12/06/2026 ❘ 12:10 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan