SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Musorkablub KONI Meranti 2026 Tetapkan Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Periode 2026-2030

      Musorkablub KONI Meranti 2026 Tetapkan Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Periode 2026-2030

      15/06/2026  ❘  18:08 WIB
    • Main Sepeda Bersama Teman, Bocah 7 Tahun Berakhir Tragis di Kanal

      Main Sepeda Bersama Teman, Bocah 7 Tahun Berakhir Tragis di Kanal

      15/06/2026  ❘  09:43 WIB
    • Pencuri Kabel Tantang Polisi Duel di Medan Ditangkap, Kabel Curian Dijual Rp32 Ribu untuk Beli Nasi

      Pencuri Kabel Tantang Polisi Duel di Medan Ditangkap, Kabel Curian Dijual Rp32 Ribu untuk Beli Nasi

      15/06/2026  ❘  08:58 WIB
    • Juru Parkir Ditangkap Usai Gelapkan Dana Infak Pembangunan Masjid

      Juru Parkir Ditangkap Usai Gelapkan Dana Infak Pembangunan Masjid

      14/06/2026  ❘  22:03 WIB
  • Nasional
    • Kejagung dan BPKP Dalami Seluruh Pengadaan BGN Terkait Dugaan Korupsi MBG

      Kejagung dan BPKP Dalami Seluruh Pengadaan BGN Terkait Dugaan Korupsi MBG

      15/06/2026  ❘  13:13 WIB
    • Rp49,80 Triliun Disiapkan, Program LPDP hingga Sekolah Rakyat Jadi Prioritas

      Rp49,80 Triliun Disiapkan, Program LPDP hingga Sekolah Rakyat Jadi Prioritas

      15/06/2026  ❘  13:11 WIB
    • Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Ungkap Tiga Pertimbangan Penting

      Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Ungkap Tiga Pertimbangan Penting

      15/06/2026  ❘  13:09 WIB
    • Ribuan Warga Selatpanjang Semarakkan Pawai 1 Muharam 1448 H, Bupati Asmar Serukan Persatuan dan Tolak Fitnah

      Ribuan Warga Selatpanjang Semarakkan Pawai 1 Muharam 1448 H, Bupati Asmar Serukan Persatuan dan Tolak Fitnah

      15/06/2026  ❘  12:21 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.690 per Dolar AS, Kombinasi Damai Global dan Langkah BI Ubah Arah Pasar

      Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.690 per Dolar AS, Kombinasi Damai Global dan Langkah BI Ubah Arah Pasar

      15/06/2026  ❘  18:23 WIB
    • IHSG Melonjak 4,12 Persen, Saham Emas Jadi Mesin Penggerak Usai Kabar Damai AS-Iran

      IHSG Melonjak 4,12 Persen, Saham Emas Jadi Mesin Penggerak Usai Kabar Damai AS-Iran

      15/06/2026  ❘  18:13 WIB
    • Riau Mulai Sensus Ekonomi 2026, Lebih dari 5.300 Petugas Turun ke Lapangan

      Riau Mulai Sensus Ekonomi 2026, Lebih dari 5.300 Petugas Turun ke Lapangan

      15/06/2026  ❘  11:23 WIB
    • Dolar AS Tumbang Pagi Ini, Rupiah Mendadak Perkasa!

      Dolar AS Tumbang Pagi Ini, Rupiah Mendadak Perkasa!

      15/06/2026  ❘  09:36 WIB
  • Politik
    • Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      15/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      14/06/2026  ❘  22:40 WIB
    • PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu

      PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu

      14/06/2026  ❘  08:26 WIB
    • Panas! PDIP Tegaskan Jokowi Dipecat Desember 2024, Sindir Keras Gabung PSI

      Panas! PDIP Tegaskan Jokowi Dipecat Desember 2024, Sindir Keras Gabung PSI

      14/06/2026  ❘  08:21 WIB
  • Hukrim
    • Gempur Peredaran Sabu di Bengkalis, 3 Pengedar Digulung Polisi

      Gempur Peredaran Sabu di Bengkalis, 3 Pengedar Digulung Polisi

      15/06/2026  ❘  20:03 WIB
    • Gagahi Anak Kecil! Aksi SZ Berhenti karena Teriakan Ibu Korban di Depan Rumah

      Gagahi Anak Kecil! Aksi SZ Berhenti karena Teriakan Ibu Korban di Depan Rumah

      15/06/2026  ❘  17:47 WIB
    • Begal Sadis di Pekanbaru Terbongkar, Tiga Pelakunya Ternyata Masih Anak-anak

      Begal Sadis di Pekanbaru Terbongkar, Tiga Pelakunya Ternyata Masih Anak-anak

      15/06/2026  ❘  15:00 WIB
    • Laporan terhadap Wali Kota Dumai Mulai Diselidiki, Polda Riau Turun Beri Asistensi

      Laporan terhadap Wali Kota Dumai Mulai Diselidiki, Polda Riau Turun Beri Asistensi

      15/06/2026  ❘  14:01 WIB
  • Umum
    • Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      15/06/2026  ❘  11:39 WIB
    • Warga RI Masuk Daftar Negara Paling Dermawan di Dunia, Donasi Kalahkan Banyak Negara Maju

      Warga RI Masuk Daftar Negara Paling Dermawan di Dunia, Donasi Kalahkan Banyak Negara Maju

      15/06/2026  ❘  08:11 WIB
    • TikTok Jadi Raja Media Sosial di Indonesia, Ini Daftar Medsos yang Paling Banyak Diakses

      TikTok Jadi Raja Media Sosial di Indonesia, Ini Daftar Medsos yang Paling Banyak Diakses

      14/06/2026  ❘  11:06 WIB
    • Waspada Orang Tua, Anak Kecanduan Media Sosial Terancam Sulit Berempati dan Bersosialisasi

      Waspada Orang Tua, Anak Kecanduan Media Sosial Terancam Sulit Berempati dan Bersosialisasi

      14/06/2026  ❘  07:34 WIB
  • Riau
    • Agung Nugroho Tegaskan Komite Sekolah Dilarang Keras Jadi Tameng Pungli SPMB 2026

      Agung Nugroho Tegaskan Komite Sekolah Dilarang Keras Jadi Tameng Pungli SPMB 2026

      15/06/2026  ❘  19:22 WIB
    • Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Hadir di 4 Lokasi

      Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Hadir di 4 Lokasi

      15/06/2026  ❘  11:30 WIB
    • Siak dan Kampar Membara di Peta Satelit, BMKG Temukan Puluhan Hotspot

      Siak dan Kampar Membara di Peta Satelit, BMKG Temukan Puluhan Hotspot

      15/06/2026  ❘  08:22 WIB
    • BMKG Bongkar Pola Cuaca Riau Hari Ini, Sejumlah Daerah Wajib Waspada

      BMKG Bongkar Pola Cuaca Riau Hari Ini, Sejumlah Daerah Wajib Waspada

      15/06/2026  ❘  08:16 WIB
  • Sport
    • Iran Datang dari Tengah Badai, Selandia Baru Bisa Jadi Korban Pertama

      Iran Datang dari Tengah Badai, Selandia Baru Bisa Jadi Korban Pertama

      15/06/2026  ❘  18:33 WIB
    • Arab Saudi Bertekad Mengubah Status Underdog Saat Menantang Uruguay

      Arab Saudi Bertekad Mengubah Status Underdog Saat Menantang Uruguay

      15/06/2026  ❘  14:43 WIB
    • Kevin De Bruyne vs Mohamed Salah, Pertarungan Bintang yang Bisa Mengubah Segalanya

      Kevin De Bruyne vs Mohamed Salah, Pertarungan Bintang yang Bisa Mengubah Segalanya

      15/06/2026  ❘  14:31 WIB
    • Swedia Mengamuk di Monterrey, Tunisia Dibuat Tak Berkutik dalam Hujan Lima Gol

      Swedia Mengamuk di Monterrey, Tunisia Dibuat Tak Berkutik dalam Hujan Lima Gol

      15/06/2026  ❘  11:15 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      15/06/2026  ❘  07:48 WIB
    • AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      14/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Swiss Mau Batasi Penduduk Maksimal 10 Juta Jiwa, Imigran Terancam Dipangkas Besar-besaran!

      Swiss Mau Batasi Penduduk Maksimal 10 Juta Jiwa, Imigran Terancam Dipangkas Besar-besaran!

      14/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      13/06/2026  ❘  13:57 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.690 per Dolar AS, Kombinasi Damai Global dan Langkah BI Ubah Arah Pasar

15/06/2026  ❘  18:23 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.690 per Dolar AS, Kombinasi Damai Global dan Langkah BI Ubah Arah Pasar

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News – Nilai tukar rupiah menutup perdagangan dengan penguatan tajam terhadap dolar Amerika Serikat. Mata uang Garuda berakhir di kisaran Rp17.690 hingga Rp17.703 per dolar AS. Kenaikan hampir satu persen tersebut menjadi pencapaian terbaik dalam tiga pekan terakhir dan menjadi mata uang terkuat kedua di Asia pada hari ini.

Pergerakan rupiah terlihat berbeda sejak pagi. Mata uang nasional langsung membuka perdagangan di zona hijau. Tekanan terhadap dolar AS terus berlanjut hingga sore hari. Penguatan rupiah sempat membawa kurs mendekati level Rp17.670 per dolar AS.

Di pasar global, dolar AS kehilangan sebagian kekuatannya. Indeks dolar atau DXY turun ke area 99,5. Kondisi tersebut membuka ruang lebih luas bagi mata uang negara berkembang untuk menguat.

Perubahan arah pasar tidak muncul begitu saja. Ada rangkaian peristiwa besar yang menjadi pemicunya. Faktor global dan domestik bergerak bersamaan.

Salah satu pemicu utama datang dari Timur Tengah. Amerika Serikat dan Iran mencapai kerangka kesepakatan damai setelah ketegangan panjang. Kabar tersebut langsung mengubah sentimen pasar dunia.

Investor melihat peluang stabilitas energi global kembali terbuka. Jalur pelayaran Selat Hormuz diproyeksikan kembali normal. Pasokan energi dunia diperkirakan lebih lancar dibanding beberapa bulan terakhir.

Efek pertama langsung terasa pada harga minyak mentah. Minyak Brent turun lebih dari 4 persen. Harga bergerak menuju kisaran US$83 per barel. Penurunan harga minyak memberi keuntungan bagi banyak negara pengimpor energi. Indonesia termasuk salah satunya. Risiko tekanan inflasi menjadi lebih rendah.

Ketika harga energi turun, beban ekonomi ikut berkurang. Pelaku pasar kemudian mulai memburu aset negara berkembang. Rupiah menjadi salah satu penerima manfaat terbesar. 

Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, menilai penguatan rupiah didorong kombinasi beberapa faktor sekaligus.  "Perbaikan sentimen global memberi ruang bagi mata uang kawasan untuk menguat. Kondisi itu diperkuat langkah stabilisasi domestik yang cukup konsisten," kata Josua Pardede, Senin, 15 Juni 2026.

Selain faktor global, kebijakan Bank Indonesia ikut menjadi penopang utama. Bank sentral telah menaikkan suku bunga acuan secara bertahap. Total kenaikan mencapai 75 basis poin sejak Mei 2026. 

Langkah tersebut memberi pesan kuat kepada pasar. Stabilitas nilai tukar menjadi fokus utama. Investor asing mulai melihat aset keuangan Indonesia lebih menarik.

Tidak berhenti sampai di situ. Bank Indonesia juga meningkatkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI. Dalam lelang terakhir pada Jumat, 12 Juni 2026, tingkat imbal hasil mencapai 7,64 persen.

Imbal hasil tinggi menjadi magnet bagi investor. Dana asing memiliki alasan lebih kuat untuk masuk ke instrumen rupiah. Permintaan terhadap mata uang domestik ikut meningkat.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, melihat perubahan persepsi pasar mulai terbentuk. "Pelaku pasar membaca adanya keseriusan menjaga stabilitas ekonomi makro. Kepercayaan tersebut mulai tercermin pada pergerakan nilai tukar," ujar Fakhrul Fulvian, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia.

 

Menurut Fakhrul, ada tiga fondasi penting di balik penguatan rupiah. Pertama, kenaikan suku bunga Bank Indonesia. Kedua, penyesuaian harga bahan bakar minyak non-subsidi. Ketiga, perubahan sejumlah alokasi anggaran pemerintah.

Pemerintah sebelumnya menaikkan harga BBM non-subsidi menjadi Rp16.250 per liter. Kebijakan tersebut dianggap membantu menjaga ruang fiskal negara. Pasar menilai langkah itu mengurangi tekanan terhadap APBN.

Selain itu, pemerintah mulai melakukan penyesuaian anggaran pada beberapa program prioritas. Program Makan Bergizi Gratis atau MBG ikut masuk dalam evaluasi. Program Koperasi Desa Merah Putih juga mengalami penyesuaian.

Pelaku pasar membaca langkah tersebut sebagai sinyal disiplin fiskal. Pengeluaran negara mulai diarahkan lebih selektif. Persepsi terhadap kesehatan keuangan negara ikut membaik.

Penguatan rupiah juga terjadi hampir di seluruh kawasan Asia. Mata uang regional bergerak positif sepanjang hari. Peso Filipina menjadi yang terkuat dengan kenaikan 1,44 persen.

Rupiah berada di posisi kedua. Rupee India menempati posisi berikutnya dengan penguatan sekitar 0,52 persen. Tren tersebut menunjukkan perubahan sentimen global berlangsung cukup luas.

Analis Barclays, Brian Tan, melihat kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran memberi ruang baru bagi kebijakan moneter kawasan. "Perkembangan geopolitik terbaru mengurangi sebagian tekanan eksternal. Kondisi tersebut memberi fleksibilitas lebih besar bagi bank sentral regional," kata Brian Tan.

Meski demikian, pasar belum sepenuhnya tenang. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih memberi peringatan terkait negosiasi lanjutan program nuklir Iran.

Pelaku pasar tetap memantau perkembangan berikutnya. Setiap perubahan dalam hubungan kedua negara berpotensi memengaruhi arah pasar keuangan dunia. Risiko geopolitik belum sepenuhnya hilang.

Fokus investor saat ini beralih ke Bank Indonesia. Rapat Dewan Gubernur dijadwalkan berlangsung pekan ini. Konsensus ekonom memperkirakan suku bunga acuan kembali naik 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Jika prediksi tersebut terwujud, daya tarik aset rupiah berpotensi semakin kuat. Arus modal asing memiliki peluang kembali meningkat. Stabilitas nilai tukar dapat terjaga lebih baik.

Di sisi lain, suku bunga yang lebih tinggi juga memiliki konsekuensi. Biaya pinjaman perbankan dapat ikut meningkat. Kredit rumah dan kendaraan berpotensi menjadi lebih mahal.

Pelaku usaha juga mencermati perkembangan tersebut. Stabilitas rupiah penting bagi perusahaan yang mengandalkan bahan baku impor. Penguatan mata uang domestik membantu menekan biaya produksi.

Bagi masyarakat, rupiah yang lebih kuat berpotensi mengurangi tekanan harga barang impor. Produk elektronik, bahan baku industri, hingga kebutuhan tertentu dapat memperoleh manfaat dari kondisi tersebut.

 

Perjalanan rupiah dalam beberapa hari ke depan masih akan dipengaruhi banyak faktor. Situasi Timur Tengah tetap menjadi perhatian utama. Kebijakan Federal Reserve Amerika Serikat juga masuk dalam radar investor.

Untuk sementara, pasar memberi sinyal positif. Setelah berbulan-bulan menghadapi tekanan berat, rupiah berhasil bangkit dan menunjukkan tenaga baru. Mata uang Garuda kembali terbang tinggi, didorong kombinasi damai global, disiplin fiskal, serta langkah agresif Bank Indonesia menjaga stabilitas ekonomi nasional. R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASKurs Hari IniNilai TukarBank IndonesiaEkonomi Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • Dolar AS Tumbang Pagi Ini, Rupiah Mendadak Perkasa!

    Dolar AS Tumbang Pagi Ini, Rupiah Mendadak Perkasa!

    Ekonomi •
    15/06/2026 ❘ 09:36 WIB
  • Pasar Saham Indonesia Dibuka Positif di Tengah Sentimen Global

    Pasar Saham Indonesia Dibuka Positif di Tengah Sentimen Global

    Ekonomi •
    15/06/2026 ❘ 09:30 WIB
  • Rupiah Tertekan, Pemerintah Izinkan Harga Obat Naik hingga 20 Persen

    Rupiah Tertekan, Pemerintah Izinkan Harga Obat Naik hingga 20 Persen

    Nasional •
    13/06/2026 ❘ 20:38 WIB
  • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

    Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

    Ekonomi •
    12/06/2026 ❘ 18:34 WIB
  • IHSG Terbang ke Atas 6.000, Bursa Asia Tertinggal di Belakang

    IHSG Terbang ke Atas 6.000, Bursa Asia Tertinggal di Belakang

    Ekonomi •
    12/06/2026 ❘ 18:14 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    04/06/2026  ❘  18:23 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan