Saat Ronaldo Keluar, Portugal Malah Menemukan Gol Penentu Kemenangan
Selebrasi Pedro Neto (tengah) usai mencetak gol di laga Portugal vs Nigeria, Kamis (11/6/2026). (sumber: AP Photo)
JAKARTA, SabangMerauke News - Timnas Portugal menutup uji coba terakhir menjelang Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Nigeria pada Kamis dini hari, 11 Juni 2026. Pada laga di Estadio Dr Magalhaes Pessoa, Leiria, Portugal itu, Cristiano Ronaldo tampil sejak menit awal. Namun, gol kemenangan justru hadir setelah sang kapten meninggalkan lapangan.
Portugal datang ke pertandingan dengan satu misi. Mereka ingin mengakhiri masa persiapan dengan kemenangan. Roberto Martinez menurunkan sebagian besar pemain utama. Cristiano Ronaldo memimpin lini depan sejak peluit pertama berbunyi.
Pertandingan langsung berjalan cepat. Portugal mengambil kendali penguasaan bola. Nigeria memilih bertahan rapat. Tim tamu sesekali melancarkan serangan balik berbahaya. Pada menit kedua, Ronaldo mengirim ancaman pertama. Tembakan jarak jauhnya melayang tinggi. Bola gagal menemui sasaran. Portugal tetap melanjutkan tekanan.
Enam menit kemudian peluang emas datang lagi. Nelson Semedo mengirim umpan terobosan matang. Ronaldo lolos dari penjagaan lawan. Penyelesaian akhirnya tidak maksimal.
Nigeria memberi jawaban cepat. Akor Adams bergerak menusuk pertahanan Portugal. Penyerang itu berhasil melewati Goncalo Inacio. Tembakannya masih melebar tipis. Pertandingan mulai terbuka. Portugal menyerang lebih agresif. Nigeria bertahan disiplin. Tempo pertandingan terus meningkat.
Gol pertama akhirnya lahir pada menit ke-23. Pedro Neto memecah kebuntuan Portugal. Pemain sayap itu menerima umpan Diogo Dalot. Neto melepaskan tembakan satu sentuhan. Bola meluncur deras ke sudut bawah gawang. Maduka Okoye gagal menjangkaunya. Portugal unggul 1-0. Stadion Leiria langsung bergemuruh.
Keunggulan membuat Portugal semakin percaya diri. Bruno Fernandes mencoba peruntungannya. Gelandang Manchester United itu melepaskan tendangan keras. Okoye masih mampu melakukan penyelamatan.
Ronaldo kembali memperoleh kesempatan mencetak gol. Kali ini melalui situasi sepak pojok. Sundulannya mengarah ke gawang. Bola melayang tipis di atas mistar. Saat Portugal terlihat nyaman, kejutan datang. Nigeria berhasil mencuri gol penyama kedudukan. Akor Adams menjadi aktor utama.
Menit ke-37 menjadi titik balik sementara. Adams memenangi duel fisik. Ruben Dias terlambat menutup ruang. Penyerang Nigeria itu menaklukkan Diogo Costa dengan tenang.
Skor berubah menjadi 1-1. Portugal terlihat terkejut. Nigeria memperoleh suntikan semangat besar. Hingga turun minum kedudukan tetap sama. Babak kedua dimulai dengan tekanan baru dari Portugal. Joao Felix hampir mencetak gol cepat. Tembakan setengah volinya menghantam mistar gawang.
Stadion kembali bergemuruh. Bola nyaris melewati garis. Keberuntungan masih berpihak kepada Nigeria. Portugal harus bersabar lebih lama. Nigeria mulai melakukan pergantian pemain. Eric Chelle ingin menjaga energi timnya. Portugal juga menyiapkan perubahan strategi.
Menit ke-65 menjadi momen penting. Roberto Martinez menarik Cristiano Ronaldo keluar. Goncalo Ramos masuk menggantikannya. Pergantian itu langsung memunculkan berbagai reaksi. Ronaldo belum mencetak gol. Portugal juga masih tertahan. Banyak yang bertanya arah permainan berikutnya.
Jawabannya datang sepuluh menit kemudian. Francisco Conceicao menerima bola dari Joao Cancelo. Pemain muda itu bergerak dari sisi kanan. Ia memotong ke tengah lapangan.
Conceicao lalu melepaskan tembakan akurat. Bola meluncur ke sudut bawah gawang. Okoye hanya terpaku melihat arah bola. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-1. Portugal kembali memimpin. Stadion Leiria meledak dalam kegembiraan.
Conceicao berlari menuju tribun penonton. Rekan-rekannya langsung menghampiri. Selebrasi berlangsung penuh emosi. Portugal akhirnya menemukan jalan keluar. Nigeria tidak menyerah. Tim Afrika itu mencoba mencari gol balasan. Serangan demi serangan dibangun dengan cepat.
Portugal juga memperoleh peluang tambahan. Joao Felix hampir memperbesar keunggulan. Samu juga mengancam lewat tendangan voli keras. Maduka Okoye tampil cukup baik. Kiper Nigeria itu menggagalkan beberapa peluang berbahaya. Skor tidak berubah hingga akhir pertandingan.
Wasit meniup peluit panjang. Portugal menang 2-1. Kemenangan tersebut menutup rangkaian persiapan sebelum Piala Dunia 2026. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Portugal. Penguasaan bola mencapai 61 persen. Nigeria hanya mencatat 39 persen.
Portugal menghasilkan 13 tembakan. Nigeria melepaskan lima percobaan. Enam tembakan Portugal mengarah tepat sasaran. Portugal juga mencatat akurasi operan tinggi. Sebanyak 535 operan sukses tercipta. Tingkat keberhasilannya mencapai 91 persen.
Nigeria memang kalah statistik. Mereka tetap menunjukkan perlawanan sengit. Tim asuhan Eric Chelle beberapa kali membuat Portugal kesulitan. Roberto Martinez, pelatih Timnas Portugal, menilai pertandingan tersebut sangat berguna. Ia melihat banyak hal positif dari timnya menjelang turnamen besar.
"Kami mendapatkan ujian yang sangat penting malam ini," kata Roberto Martinez. "Kami mengontrol permainan dalam banyak fase pertandingan. Kemenangan seperti ini memberi kepercayaan diri tambahan," tambahnya.
Martinez juga memuji respons para pemain setelah kebobolan. Menurutnya, Portugal tetap tenang saat skor berubah imbang. "Kami tidak kehilangan identitas permainan. Kami terus mencari solusi sampai gol kedua datang," katanya.
Di kubu Nigeria, Eric Chelle mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Ia menilai timnya mampu membuat Portugal bekerja keras sepanjang pertandingan. "Kami menunjukkan karakter yang bagus. Kami menghadapi salah satu tim terbaik dunia. Kami memiliki banyak pelajaran berharga," katanya.
Satu hal menarik muncul setelah pertandingan berakhir. Gol kemenangan Portugal lahir setelah Ronaldo meninggalkan lapangan. Fakta tersebut langsung menjadi bahan pembicaraan.
Meski tidak mencetak gol, kontribusi Ronaldo tetap terasa. Kehadirannya menarik perhatian pertahanan Nigeria. Ruang bagi pemain lain menjadi lebih terbuka. Portugal juga menunjukkan kedalaman skuad yang kuat. Pemain pengganti mampu memberi dampak besar. Situasi itu menjadi kabar baik menjelang Piala Dunia.
Kini fokus Portugal beralih ke pertandingan pembuka. Selecao akan menghadapi Republik Demokratik Kongo pada Kamis, 18 Juni 2026. Kemenangan atas Nigeria menjadi bekal penting. Permainan belum sempurna. Banyak pekerjaan masih menunggu.
Satu pesan sudah terlihat jelas. Portugal memiliki banyak cara untuk menang. Bahkan ketika Cristiano Ronaldo tidak mencetak gol, mereka tetap mampu menemukan pahlawan baru. R-02

