Warga Tobek Godang Kaget Saat Subuh, Rumah dan Kos-Kosan Mendadak Dilalap Api
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang melahap sebuah rumah di Jalan Anggrek, Tabek Godang, Sabtu subuh, 30 Mei 2026. (sumber: istimewa)
RIAU, SabangMerauke News - Subuh di Jalan Anggrek, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, mendadak berubah tegang pada Sabtu, 30 Mei 2026. Saat sebagian warga masih terlelap, kobaran api muncul dari rumah induk milik Hj Halimah. Dalam hitungan menit, cahaya merah dari si jago merah memecah gelapnya pagi.
Asap tebal mulai terlihat membumbung dari kawasan permukiman tersebut. Warga yang terbangun bergegas keluar rumah sambil mencari tahu sumber kebakaran. Suasana yang biasanya tenang mendadak ramai oleh teriakan dan kepanikan.
Laporan pertama masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru pukul 04.56 WIB. Seorang warga bernama Raju menghubungi petugas setelah melihat api terus membesar. Informasi itu langsung memicu pergerakan cepat dari markas pemadam.
Tak sampai dua menit setelah laporan diterima, armada pemadam sudah meluncur menuju lokasi. Lima unit mobil pemadam bersama personel Peleton Jaya dikerahkan menghadapi kebakaran. Jalanan yang masih lengang membantu petugas tiba lebih cepat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan waktu menjadi faktor penting dalam penanganan kebakaran tersebut. Tim berangkat pukul 04.58 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 05.03 WIB. Setibanya di sana, petugas langsung bekerja membendung laju api.
"Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak menuju lokasi. Fokus utama petugas memadamkan api dan mencegah kobaran meluas," kata Zarman Candra, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru.
Rumah yang terbakar merupakan rumah induk atau rumah bulatan yang berada dalam satu kawasan dengan bangunan kos-kosan. Meski berada berdekatan, bangunan kos berhasil diselamatkan. Api hanya melahap bangunan utama yang menjadi titik awal kebakaran.
Petugas menyadari kondisi sekitar cukup berisiko. Di sebelah kiri terdapat rumah warga yang jaraknya tidak terlalu jauh. Sementara di sisi kanan berdiri sebuah rumah makan yang bisa ikut terdampak jika api menjalar.
Karena itu, strategi pelokalisiran langsung dilakukan begitu armada tiba. Sebagian personel memadamkan titik api utama. Sebagian lainnya membuat batas agar kobaran tidak meloncat ke bangunan sekitar.
Perlahan, upaya tersebut membuahkan hasil. Api yang semula terlihat ganas mulai kehilangan tenaga. Kepulan asap masih membumbung, tetapi kobaran tidak lagi bergerak ke arah permukiman warga.
Data lapangan menunjukkan area yang terbakar memiliki ukuran sekitar 10 x 12 meter persegi. Sementara keseluruhan bangunan mencapai sekitar 20 × 30 meter persegi. Sebagian besar kawasan sekitar berhasil diselamatkan dari ancaman api.
Di tengah proses pemadaman, warga hanya bisa menyaksikan dari jarak aman. Sebagian merekam peristiwa itu menggunakan telepon genggam. Sebagian lainnya membantu membuka akses agar mobil pemadam dapat bergerak lebih leluasa.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tidak ada penghuni maupun warga sekitar yang mengalami luka. Kondisi itu menjadi kabar melegakan di tengah besarnya kebakaran yang terjadi menjelang pagi. "Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Bangunan di sekitar lokasi juga berhasil diamankan," ujar Zarman.
Setelah api berhasil dipadamkan, pekerjaan petugas belum selesai. Pendinginan dilakukan di seluruh area yang terdampak. Langkah itu penting untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Proses penanganan berlangsung hingga pagi hari. Petugas terus memeriksa setiap sudut bangunan yang hangus terbakar. Mereka memastikan seluruh area benar-benar aman sebelum meninggalkan lokasi.
Sekitar pukul 06.45 WIB, operasi pemadaman dinyatakan selesai. Armada pemadam kembali ke pos setelah situasi terkendali. Aktivitas warga perlahan kembali normal seperti biasanya.
Meski kebakaran berhasil diatasi, penyebab munculnya api masih menjadi tanda tanya. Hingga Sabtu siang, proses penyelidikan masih berlangsung. Petugas terkait masih mengumpulkan keterangan dan informasi dari lokasi kejadian.
Nilai kerugian akibat kebakaran juga belum diketahui. Fokus utama saat ini masih tertuju pada pencarian penyebab kebakaran. Hasil penyelidikan nantinya diharapkan memberi gambaran jelas mengenai awal munculnya api.
Bagi warga Tobek Godang, pagi itu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Keheningan subuh berubah menjadi kepanikan hanya dalam beberapa menit. Namun, berkat gerak cepat petugas pemadam, kebakaran yang berpotensi membesar berhasil dihentikan sebelum menjalar ke permukiman sekitar. R-02

