Kampung Sabu Medan Digerebek, Belasan Pengedar Kabur Ketika Polisi Bersenjata Menyerbu
Petugas BNNP Sumut menggiring belasan orang yang terjerat kasus peredaran narkoba pada penggerebekan di kampung narkoba, Gang Impian di Jalan Aluminium Raya, Medan, Senin sore, 25 Mei 2026. (ist)
SUMUT, SabangMerauke News - Gang Impian di Jalan Aluminium Raya, Medan, mendadak ricuh pada Senin sore, 25 Mei 2026. Suara langkah petugas bercampur dengan teriakan warga memecah suasana kawasan padat penduduk di Kecamatan Medan Deli. Belasan pria langsung berhamburan saat tim gabungan BNNP Sumut masuk ke lorong-lorong sempit yang diduga menjadi lapak narkoba.
Beberapa pria terlihat melompati parit kecil sambil mencari jalan kabur. Ada juga yang masuk ke sela rumah warga demi menghindari kejaran petugas. Kawasan yang biasanya ramai obrolan sore mendadak berubah tegang dalam hitungan menit.
Penggerebekan itu dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara sebagai bagian dari operasi pemberantasan narkoba. Lokasi tersebut sudah lama dicurigai menjadi tempat transaksi sabu secara terang-terangan. Keluhan warga terus berdatangan hingga akhirnya petugas turun langsung ke lapangan.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol C P Sinaga, mengatakan kawasan itu memang sudah masuk target operasi. Tim lebih dulu melakukan penyelidikan sebelum penggerebekan digelar. Informasi awal berasal dari keresahan masyarakat sekitar. “Lokasi ini memang sudah menjadi target operasi berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi masyarakat,” ujar Sinaga, Senin, 25 Mei 2026.
Petugas kemudian menyisir sejumlah titik mencurigakan di dalam gang. Beberapa lapak kecil diduga dipakai sebagai tempat transaksi sekaligus lokasi memakai sabu. Saat penyisiran berlangsung, petugas menemukan alat hisap sabu masih tergeletak di lokasi.
Suasana makin panas ketika beberapa pria mencoba kabur bersamaan. Gang sempit membuat pengejaran berlangsung cukup sulit. Namun, petugas berhasil mengepung sejumlah akses keluar kawasan tersebut.
Dari operasi itu, sedikitnya 16 pria berhasil diamankan. Mereka diduga terlibat dalam aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Seluruhnya langsung dibawa menuju kantor BNNP Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi penggerebekan. Paket sabu siap edar ditemukan di beberapa titik penyisiran. Selain itu, bong dan telepon genggam yang diduga dipakai untuk transaksi ikut diamankan.
Gang Impian memang lama dikenal warga sebagai kawasan rawan narkoba. Aktivitas mencurigakan sering terlihat terutama menjelang malam. Banyak warga mengaku resah, namun takut berbicara secara terbuka.
Beberapa ibu rumah tangga tampak berdiri di depan rumah setelah operasi berlangsung. Mereka memperhatikan petugas membawa sejumlah pria keluar gang. Sebagian warga berharap penggerebekan seperti ini terus dilakukan. “BNNP Sumut tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi pelaku narkoba di Sumatera Utara,” kata Sinaga.
Petugas kini masih memburu bandar besar yang diduga mengendalikan jaringan tersebut. Pemeriksaan intensif terus dilakukan terhadap pria yang diamankan. Tes urine juga dilakukan guna mengetahui keterlibatan masing-masing.
Penggerebekan itu sempat membuat aktivitas warga terhenti beberapa jam. Jalan kecil dipenuhi petugas berseragam lengkap. Anak-anak yang biasanya bermain sore memilih untuk masuk ke rumah untuk melihat situasi menegangkan tersebut.
BNNP Sumut juga meminta masyarakat terus memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan. Dukungan warga dianggap penting untuk memutus jaringan narkoba hingga ke akar. Informasi kecil sering membuka jalan pengungkapan kasus besar. “Kami mengimbau masyarakat terus melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba,” ucap Sinaga.
Kasus narkoba masih menjadi persoalan serius di Kota Medan. Kawasan padat penduduk sering dimanfaatkan jaringan pengedar untuk bersembunyi. Lorong sempit dan rumah berhimpitan membuat pelaku merasa aman menjalankan aktivitas.
Namun, sore itu suasana berubah total. Gang kecil yang biasanya tenang mendadak dipenuhi langkah petugas dan suara pengejaran. Warga hanya bisa melihat dari balik pintu saat satu per satu pria diamankan.
Kini 16 pria masih menjalani pemeriksaan di kantor BNNP Sumut. Barang bukti sabu dan alat hisap sudah diamankan petugas. Sementara jaringan besar di balik peredaran narkoba di kawasan tersebut masih terus diburu. R-02

