Agung Nugroho Klaim Kepercayaan Warga Naik 60 Persen, TRC Pekanbaru Aman 112 Makin Dipercaya
Agung Nugroho menyebut tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan TRC Pekanbaru Aman 112 terus meningkat. Foto : Istimewa
PEKANBARU, SabangMerauke News - Agung Nugroho menyebut tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan TRC Pekanbaru Aman 112 terus meningkat. Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat kepercayaan publik mencapai 60 persen sejak layanan darurat terpadu diluncurkan. Respons cepat penanganan laporan warga menjadi faktor utama meningkatnya penilaian masyarakat.
Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat pelayanan publik melalui Tim Reaksi Cepat Pekanbaru Aman 112. Program layanan darurat terpadu tersebut resmi berjalan sejak April 2026 lalu. Kehadiran layanan ini mempermudah masyarakat menyampaikan berbagai persoalan lingkungan secara cepat.
Agung Nugroho menilai kecepatan penanganan laporan menjadi kunci meningkatnya kepercayaan masyarakat Pekanbaru. Menurutnya, pelayanan cepat mampu memperkuat hubungan pemerintah bersama warga dalam berbagai persoalan. “Hari ini dari rating yang terlihat, total masyarakat percaya dengan TRC sudah mencapai 60 persen,” katanya, Ahad, 24 Mei 2026.
Ia menegaskan peningkatan pelayanan publik harus terus dilakukan seluruh jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru setiap hari. Langkah tersebut penting demi menjaga tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintahan daerah. “Kepercayaan publik harus dibangun terus supaya masyarakat benar-benar percaya terhadap pemerintahan Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Pemko Pekanbaru juga menyiapkan hadiah menarik bagi warga aktif melaporkan persoalan lingkungan melalui layanan 112. Langkah tersebut dilakukan demi meningkatkan partisipasi masyarakat menjaga kondisi lingkungan sekitar tetap tertib. Hadiah diberikan dalam bentuk pulsa telepon hingga voucher belanja kebutuhan harian masyarakat.
Agung mengungkapkan sejumlah warga telah menerima hadiah karena aktif menyampaikan laporan melalui layanan TRC. Pemerintah berharap langkah tersebut mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar mereka. “Kemarin sudah ada warga menerima bingkisan, pulsa Rp100 ribu, hingga voucher belanja,” ungkapnya.
Sebagian besar laporan masyarakat berkaitan dengan persoalan sampah pada kawasan permukiman warga Kota Pekanbaru. Warga melaporkan tumpukan sampah menumpuk selama beberapa hari tanpa proses pengangkutan petugas kebersihan. Selain itu, aksi pembuangan sampah sembarangan juga sering dilaporkan melalui layanan darurat tersebut.
Menurut Agung, laporan masyarakat langsung diteruskan menuju tim lapangan untuk segera mendapatkan penanganan cepat. Sistem terpadu tersebut membuat proses koordinasi lintas instansi berjalan lebih efektif setiap harinya. “Ada laporan tumpukan sampah belum diangkut dan pembuangan sembarangan langsung diteruskan menuju TRC,” jelasnya.
TRC Pekanbaru Aman 112 menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Pekanbaru selama tahun 2026 ini. Layanan tersebut melibatkan tim gabungan lintas instansi bersama personel kepolisian serta dukungan aparat TNI. Masyarakat dapat melaporkan kebakaran, kecelakaan lalu lintas, tindak kejahatan, hingga persoalan lingkungan secara cepat.(R-04)

