SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Berusaha Cegah Truk Mundur, Ardan Malah Tewas Terjepit Kolong

      Berusaha Cegah Truk Mundur, Ardan Malah Tewas Terjepit Kolong

      07/07/2026  ❘  19:53 WIB
    • Penyidikan Dugaan Penipuan Pesparawi Kepri Masuki Tahap Gelar Perkara

      Penyidikan Dugaan Penipuan Pesparawi Kepri Masuki Tahap Gelar Perkara

      07/07/2026  ❘  18:33 WIB
    • Rugi Jutaan Rupiah, Peternak Solo Protes dengan Mandi Telur di Tengah Kota

      Rugi Jutaan Rupiah, Peternak Solo Protes dengan Mandi Telur di Tengah Kota

      07/07/2026  ❘  18:10 WIB
    • Rem Blong! Truk Tronton Seruduk Belasan Warga, Dua Tewas Seketika

      Rem Blong! Truk Tronton Seruduk Belasan Warga, Dua Tewas Seketika

      06/07/2026  ❘  10:13 WIB
  • Nasional
    • Usai Dua Bupati Ditangkap, KPK Bongkar Dugaan Kebocoran Operasi Senyap

      Usai Dua Bupati Ditangkap, KPK Bongkar Dugaan Kebocoran Operasi Senyap

      07/07/2026  ❘  23:35 WIB
    • Perusahaan Udang Kaesang Anak Jokowi Berutang Rp 2,8 Triliun, Ini Rinciannnya

      Perusahaan Udang Kaesang Anak Jokowi Berutang Rp 2,8 Triliun, Ini Rinciannnya

      07/07/2026  ❘  23:30 WIB
    • Indonesia Resmi Gandeng India, Rudal BrahMos Masuk Daftar Kesepakatan Strategis

      Indonesia Resmi Gandeng India, Rudal BrahMos Masuk Daftar Kesepakatan Strategis

      07/07/2026  ❘  22:36 WIB
    • KPK Bongkar Barang Bukti Mobil Mewah Suap Suhardiman Amby, Toyota Land Cruiser Ditemukan di Gudang Pematang Siantar

      KPK Bongkar Barang Bukti Mobil Mewah Suap Suhardiman Amby, Toyota Land Cruiser Ditemukan di Gudang Pematang Siantar

      07/07/2026  ❘  18:47 WIB
  • Ekonomi
    • BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak

      BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak

      07/07/2026  ❘  20:06 WIB
    • BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam

      BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam

      07/07/2026  ❘  18:31 WIB
    • Saham Properti Mengamuk, IHSG Tancap Gas ke Zona Hijau

      Saham Properti Mengamuk, IHSG Tancap Gas ke Zona Hijau

      07/07/2026  ❘  18:19 WIB
    • Naik Tipis Hari Ini, Rupiah Belum Lolos dari Bayang-Bayang Dolar AS

      Naik Tipis Hari Ini, Rupiah Belum Lolos dari Bayang-Bayang Dolar AS

      07/07/2026  ❘  18:07 WIB
  • Politik
    • Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      05/07/2026  ❘  10:22 WIB
    • Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      04/07/2026  ❘  14:25 WIB
    • PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      04/07/2026  ❘  09:16 WIB
    • Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      03/07/2026  ❘  15:10 WIB
  • Hukrim
    • 32 Tersangka Penipuan Haji Diciduk, Kerugian Korban Tembus Rp116 Miliar

      32 Tersangka Penipuan Haji Diciduk, Kerugian Korban Tembus Rp116 Miliar

      07/07/2026  ❘  22:34 WIB
    • Transaksi Tengah Malam Berakhir di Sel, Satu Nama Masuk Daftar Buronan

      Transaksi Tengah Malam Berakhir di Sel, Satu Nama Masuk Daftar Buronan

      07/07/2026  ❘  17:59 WIB
    • Empat Pil Buka Jalan, Polisi Bongkar Sarang Narkoba Sepasang Kekasih

      Empat Pil Buka Jalan, Polisi Bongkar Sarang Narkoba Sepasang Kekasih

      07/07/2026  ❘  17:46 WIB
    • Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba di Bengkalis Ditangkap, Polisi Sita 27,72 Gram Sabu dan 48 Butir Ekstasi

      Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba di Bengkalis Ditangkap, Polisi Sita 27,72 Gram Sabu dan 48 Butir Ekstasi

      07/07/2026  ❘  17:31 WIB
  • Umum
    • Sering Nonton Film Favorit Berkali-kali? Psikologi Ungkap 7 Alasan yang Jarang Disadari

      Sering Nonton Film Favorit Berkali-kali? Psikologi Ungkap 7 Alasan yang Jarang Disadari

      07/07/2026  ❘  21:47 WIB
    • Waspada! Mi Instan Rasa Ayam Dikaitkan dengan Wabah Salmonella, Puluhan Korban Dirawat di Rumah Sakit

      Waspada! Mi Instan Rasa Ayam Dikaitkan dengan Wabah Salmonella, Puluhan Korban Dirawat di Rumah Sakit

      07/07/2026  ❘  08:09 WIB
    • Ternyata Cuma 3 Makanan Ini yang Baik untuk Ginjal, Nomor 2 Sering Ada di Dapur

      Ternyata Cuma 3 Makanan Ini yang Baik untuk Ginjal, Nomor 2 Sering Ada di Dapur

      06/07/2026  ❘  21:35 WIB
    • Jangan Abaikan! Bangun Tidur Badan Pegal dan Nyeri Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

      Jangan Abaikan! Bangun Tidur Badan Pegal dan Nyeri Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

      05/07/2026  ❘  16:17 WIB
  • Riau
    • 3 Hari Lakukan Penggeledahan di Kuansing dan Pekanbaru, Ini Temuan KPK

      3 Hari Lakukan Penggeledahan di Kuansing dan Pekanbaru, Ini Temuan KPK

      07/07/2026  ❘  21:09 WIB
    • Pemprov Riau Dorong Penguatan Tata Kelola Zakat melalui BAZNAS Strategic Development 2026

      Pemprov Riau Dorong Penguatan Tata Kelola Zakat melalui BAZNAS Strategic Development 2026

      07/07/2026  ❘  20:32 WIB
    • Pemprov Riau Dukung Implementasi SIPD Guna Perkuat Tata Kelola BUMD Berbasis Data

      Pemprov Riau Dukung Implementasi SIPD Guna Perkuat Tata Kelola BUMD Berbasis Data

      07/07/2026  ❘  20:24 WIB
    • Plt Gubri SF Hariyanto Tegaskan MPLS 2026 di Riau Harus Bebas Perpeloncoan

      Plt Gubri SF Hariyanto Tegaskan MPLS 2026 di Riau Harus Bebas Perpeloncoan

      07/07/2026  ❘  16:46 WIB
  • Sport
    • Tiga Tuan Rumah Rontok Beruntun, Piala Dunia 2026 Tinggalkan Luka Besar

      Tiga Tuan Rumah Rontok Beruntun, Piala Dunia 2026 Tinggalkan Luka Besar

      07/07/2026  ❘  20:05 WIB
    • Belgia Bantai Amerika 4-1, De Ketelaere Menggila dan Siap Tantang Spanyol

      Belgia Bantai Amerika 4-1, De Ketelaere Menggila dan Siap Tantang Spanyol

      07/07/2026  ❘  11:01 WIB
    • PSPS Pekanbaru Lakukan Perombakan Besar Jelang Musim 2026-2027, Dua Pemain Asing Siap Bergabung

      PSPS Pekanbaru Lakukan Perombakan Besar Jelang Musim 2026-2027, Dua Pemain Asing Siap Bergabung

      07/07/2026  ❘  08:57 WIB
    • Cristiano Ronaldo Gigit Jari, Spanyol Menang Dramatis Lewat Gol Mikel Merino di Menit Akhir

      Cristiano Ronaldo Gigit Jari, Spanyol Menang Dramatis Lewat Gol Mikel Merino di Menit Akhir

      07/07/2026  ❘  05:27 WIB
  • Opini
    • Luka Lama yang Kembali Terbuka

      Luka Lama yang Kembali Terbuka

      07/07/2026  ❘  12:25 WIB
    • Dinamika Perhutanan Sosial di Provinsi Riau

      Dinamika Perhutanan Sosial di Provinsi Riau

      07/07/2026  ❘  07:31 WIB
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
  • Internasional
    • Dua Kapal Rusak Diserang Rudal Iran, Jalur Minyak Global Kembali Dalam Bahaya

      Dua Kapal Rusak Diserang Rudal Iran, Jalur Minyak Global Kembali Dalam Bahaya

      07/07/2026  ❘  18:24 WIB
    • Korupsi Rp5,8 Triliun Berujung Hukuman Mati, Pengakuan dan Penyesalan Tak Selamatkan Mantan Pejabat Ini

      Korupsi Rp5,8 Triliun Berujung Hukuman Mati, Pengakuan dan Penyesalan Tak Selamatkan Mantan Pejabat Ini

      07/07/2026  ❘  17:58 WIB
    • Laut Merah Memanas! Kapal Kargo Diserang Misterius, Jalur Perdagangan Dunia Terancam

      Laut Merah Memanas! Kapal Kargo Diserang Misterius, Jalur Perdagangan Dunia Terancam

      06/07/2026  ❘  08:20 WIB
    • Netanyahu Siap Tarik Pasukan dari Lebanon, Israel Mulai Ubah Strategi?

      Netanyahu Siap Tarik Pasukan dari Lebanon, Israel Mulai Ubah Strategi?

      06/07/2026  ❘  08:08 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Enam Tahun Sekolah Rusak dan Bertahan Belajar di Vihara, Anak-anak Suku Akit di Kepulauan Meranti Masih Menunggu Perhatian Negara

21/05/2026  ❘  19:09 WIB • Riau
Bagikan :
Enam Tahun Sekolah Rusak dan Bertahan Belajar di Vihara, Anak-anak Suku Akit di Kepulauan Meranti Masih Menunggu Perhatian Negara

Kondisi Sekolah Dasar Negeri 14 Baran Melintang, Kepulauan Meranti yanh sangat memprihatinkan. Foto: SM News

RIAU, SabangMerauke News - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menerima pengaduan mengenai kondisi fasilitas pendidikan yang memprihatinkan di wilayah terpencil. Kali ini, perhatian tertuju pada sekolah marginal di kawasan Baran Melintang, Kecamatan Pulau Merbau, yang diketahui sudah enam tahun tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Akibat kondisi itu, anak-anak Suku Akit yang seharusnya belajar di sekolah marginal yang menjadi bagian dari SD Negeri 14 Baran Melintang tersebut terpaksa menumpang belajar dengan segala keterbatasan yang ada.

Menyadari persoalan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Tunjiarto bersama Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Irwanto dan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Budi Hardiantika turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya.

Perjalanan menuju dusun terpencil itu bukan perjalanan yang mudah. Jalan yang terbatas, akses yang sulit, hingga jalur setapak yang harus ditempuh berjalan kaki menjadi tantangan tersendiri demi memastikan anak-anak di wilayah marginal itu tetap mendapatkan hak pendidikan mereka.

Saat tiba di lokasi pada 19 Mei 2026 lalu, rombongan dinas menyaksikan sendiri bagaimana sekolah kecil itu bertahan dalam kondisi yang sangat terbatas.

Di sekolah induk, kondisi bangunan juga jauh dari kata layak. Tiga ruang kelas mengalami kerusakan sedang. Ruang kantor sekolah pun dalam kondisi serupa. Tidak tersedia WC siswa maupun WC guru, bahkan rumah dinas guru juga tidak ada.

Jumlah ruang kelas yang tersedia saat ini hanya lima lokal, sementara kebutuhan belajar mengajar memerlukan tambahan satu ruang kelas lagi.

Di tengah keterbatasan itu, proses belajar mengajar tetap berjalan dengan tenaga pendidik yang jumlahnya juga terbatas.

Tercatat ada 13 tenaga pendidik dan kependidikan di SD Negeri 14 Baran Melintang
yang terdiri dari dua guru PNS, lima guru PPPK, empat guru paruh waktu, dan dua operator sekolah.

Sementara jumlah siswa yang tercatat dalam
Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebanyak 62 orang. Namun masih ada 10 siswa lain yang belum dapat masuk dalam sistem administrasi pendidikan tersebut.

Di sekolah induk, jumlah siswa kelas satu sebanyak delapan orang, kelas dua tujuh orang, kelas tiga tujuh orang, kelas empat enam orang, kelas lima delapan orang, dan kelas enam sebanyak 15 orang.

Sedangkan di sekolah marginal, kelas satu terdapat tiga siswa, kelas tiga dua siswa, kelas empat empat siswa, kelas lima satu siswa, dan kelas enam satu siswa. Tidak ada siswa di kelas dua.

Yang paling menyedihkan, terdapat 10 siswa sekolah marginal yang hingga kini belum dapat masuk ke dalam Dapodik tersebut karena tidak memiliki Kartu Keluarga (KK).

Ironi itu terasa semakin pahit ketika melihat kondisi bangunan sekolah marginal yang didirikan pada tahun 2018 tersebut.

Bangunan yang merupakan aset Dinas Pendidikan Provinsi itu kini rusak berat dan tidak lagi layak digunakan. Atap bangunan sudah tidak ada. Plafon hilang. Pintu dan jendela pun sudah rusak dan lenyap.

Ruang kelas yang dulu menjadi tempat anak-anak Suku Akit belajar perlahan berubah menjadi bangunan kosong yang nyaris tak tersisa.

Akibatnya, para siswa marginal kini terpaksa belajar menumpang di vihara yang berada di depan sekolah marginal tersebut.

Di ruang sederhana itulah mereka tetap bertahan belajar, meski jauh dari fasilitas pendidikan yang layak.

Persoalan lain juga muncul dari nasib para guru. Sebelumnya, para guru yang mengajar di sekolah marginal tersebut mendapat honor sekitar Rp2 juta dari pemerintah provinsi. Namun setelah kewenangan dilepaskan dan menjadi tanggungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, penghasilan mereka turun drastis menjadi sekitar Rp850 ribu.

Hal itu karena status mereka kini menjadi tenaga paruh waktu dengan posisi operator dan jenjang pendidikan SMA.

Untuk sampai ke sekolah marginal pun bukan perkara mudah.

Jarak tempuh dari sekolah induk menuju sekolah marginal sekitar lima kilometer. Sekitar tiga kilometer berupa jalan semenisasi, sementara dua kilometer lainnya harus ditempuh melalui jalan setapak.

Para guru membutuhkan waktu lebih dari satu jam berjalan kaki menuju lokasi. Di beberapa titik, mereka bahkan harus menyingsingkan celana dan melepaskan sepatu agar bisa melewati jalur berlumpur dan licin demi sampai ke tempat anak-anak itu belajar.

Namun di tengah keterbatasan tersebut, para guru tetap datang. Mereka tetap berjalan menembus jalan setapak demi memastikan anak-anak di pelosok itu tidak benar-benar kehilangan pendidikan.

Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti menyiapkan sejumlah solusi sementara.

Sekolah marginal tersebut rencananya akan ditetapkan secara resmi menjadi lokal jauh melalui Surat Keputusan (SK).

Selain itu, tenaga pendidik akan dibagi secara bergantian, yakni tiga orang guru setiap minggunya untuk mengajar di sekolah lokal jauh tersebut.

Pemerintah daerah juga tengah mencari regulasi yang tepat untuk penambahan biaya transportasi guru yang bertugas di wilayah marginal.

Sementara untuk kerusakan bangunan dan kekurangan fasilitas di sekolah induk, akan diusulkan pembangunannya pada tahun 2027 mendatang.

Tak hanya itu, pihak dinas juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait status administrasi anak-anak yang belum memiliki dokumen kependudukan agar mereka dapat tercatat dalam sistem pendidikan nasional.

Di balik seluruh keterbatasan itu, satu hal yang masih bertahan adalah harapan.

Harapan dimana anak-anak Suku Akit di pelosok Kepulauan Meranti tetap berhak bermimpi, tetap layak belajar, dan tidak boleh tertinggal hanya karena lahir jauh dari pusat kota.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto, saat dikonfirmasi mengaku persoalan pendidikan di wilayah marginal dan terpencil seperti yang dialami anak-anak Suku Akit di Baran Melintang menjadi perhatian serius pihaknya.

Menurutnya, kondisi yang ditemukan di lapangan bukan sekadar persoalan bangunan sekolah yang rusak, tetapi juga menyangkut masa depan anak-anak yang hidup jauh dari akses pendidikan layak.

“Ketika kami turun langsung ke sana, kami melihat sendiri bagaimana anak-anak itu tetap datang belajar di tengah segala keterbatasan. Itu tentu membuat kami prihatin. Karena sejatinya mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak seperti anak-anak lain,” ujarnya.

Tunjiarto mengatakan, persoalan pendidikan di wilayah terpencil memang memiliki tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding sekolah di perkotaan. Selain akses yang sulit, keterbatasan tenaga pendidik, fasilitas, hingga persoalan administrasi kependudukan juga menjadi hambatan yang harus diselesaikan secara bertahap.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin anak-anak di wilayah marginal kehilangan kesempatan belajar hanya karena kondisi geografis dan keterbatasan fasilitas.

“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak ini tertinggal. Mereka tetap generasi bangsa yang harus kita jaga masa depannya. Walaupun kondisi di lapangan penuh keterbatasan, proses belajar harus tetap berjalan,” katanya.

Tunjiarto juga mengapresiasi para guru yang selama ini tetap bertahan mengajar di daerah terpencil meski dengan keterbatasan penghasilan dan medan perjalanan yang berat.

Menurutnya, pengabdian para guru tersebut menjadi bukti bahwa masih ada orang-orang yang bekerja dengan hati demi pendidikan anak-anak di pelosok daerah.

“Mereka berjalan kaki melewati jalan setapak, bahkan harus melepas sepatu dan menyingsingkan celana untuk sampai ke sekolah. Itu merupakan pengorbanan yang luar biasa dan patut diapresiasi,” tuturnya.

Ia mengakui, saat ini pemerintah daerah tengah berupaya mencari skema terbaik agar kesejahteraan guru di sekolah marginal dapat lebih diperhatikan, termasuk terkait tambahan biaya transportasi dan penguatan status sekolah lokal jauh.

Selain itu, pihaknya juga akan mengusulkan pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah secara bertahap agar anak-anak tidak lagi belajar dalam kondisi bangunan yang rusak dan serba terbatas.

“Kita berharap ke depan fasilitas pendidikan di wilayah marginal ini bisa lebih baik. Karena pendidikan bukan hanya milik anak-anak di kota, tetapi juga hak anak-anak yang tinggal di pelosok,” ungkapnya.

Tunjiarto berharap seluruh pihak dapat bersama-sama memberikan perhatian terhadap pendidikan masyarakat adat dan wilayah terpencil agar tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan hak belajar hanya karena lahir jauh dari pusat pemerintahan dan pembangunan. (R-01)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :SDN 14 Baran MelintangKepulauan MerantiSekolah RusakSabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Dandrem 031 Wirabima Tinjau Pembangunam Makodim Kuansing

    Dandrem 031 Wirabima Tinjau Pembangunam Makodim Kuansing

    Riau •
    21/05/2026 ❘ 16:31 WIB
  • ABK Tenggelam di Selat Rupat Ditemukan Meninggal Dunia

    ABK Tenggelam di Selat Rupat Ditemukan Meninggal Dunia

    Riau •
    21/05/2026 ❘ 16:27 WIB
  • Pengusaha Nakal Jantungan, Purbaya Laporkan 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor Sawit ke Prabowo

    Pengusaha Nakal Jantungan, Purbaya Laporkan 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor Sawit ke Prabowo

    Nasional •
    21/05/2026 ❘ 16:18 WIB
  • Bobotnya Hampir Se-Ton! Inilah Samson, Sapi asal Dumai yang Jadi Kurban Presiden Tahun Ini

    Bobotnya Hampir Se-Ton! Inilah Samson, Sapi asal Dumai yang Jadi Kurban Presiden Tahun Ini

    Riau •
    21/05/2026 ❘ 11:35 WIB
  • Perampokan Fantastis Guncang Louvre, Museum Ikonik Paris Langsung Ubah Sistem Keamanan

    Perampokan Fantastis Guncang Louvre, Museum Ikonik Paris Langsung Ubah Sistem Keamanan

    Internasional •
    21/05/2026 ❘ 11:20 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    30/06/2026  ❘  20:21 WIB
  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    01/07/2026  ❘  11:26 WIB
  • Banggakan Kepulauan Meranti, Enam Kepala Desa Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia

    Banggakan Kepulauan Meranti, Enam Kepala Desa Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia

    01/07/2026  ❘  10:22 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan