SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Berusaha Cegah Truk Mundur, Ardan Malah Tewas Terjepit Kolong

      Berusaha Cegah Truk Mundur, Ardan Malah Tewas Terjepit Kolong

      07/07/2026  ❘  19:53 WIB
    • Penyidikan Dugaan Penipuan Pesparawi Kepri Masuki Tahap Gelar Perkara

      Penyidikan Dugaan Penipuan Pesparawi Kepri Masuki Tahap Gelar Perkara

      07/07/2026  ❘  18:33 WIB
    • Rugi Jutaan Rupiah, Peternak Solo Protes dengan Mandi Telur di Tengah Kota

      Rugi Jutaan Rupiah, Peternak Solo Protes dengan Mandi Telur di Tengah Kota

      07/07/2026  ❘  18:10 WIB
    • Rem Blong! Truk Tronton Seruduk Belasan Warga, Dua Tewas Seketika

      Rem Blong! Truk Tronton Seruduk Belasan Warga, Dua Tewas Seketika

      06/07/2026  ❘  10:13 WIB
  • Nasional
    • Usai Dua Bupati Ditangkap, KPK Bongkar Dugaan Kebocoran Operasi Senyap

      Usai Dua Bupati Ditangkap, KPK Bongkar Dugaan Kebocoran Operasi Senyap

      07/07/2026  ❘  23:35 WIB
    • Perusahaan Udang Kaesang Anak Jokowi Berutang Rp 2,8 Triliun, Ini Rinciannnya

      Perusahaan Udang Kaesang Anak Jokowi Berutang Rp 2,8 Triliun, Ini Rinciannnya

      07/07/2026  ❘  23:30 WIB
    • Indonesia Resmi Gandeng India, Rudal BrahMos Masuk Daftar Kesepakatan Strategis

      Indonesia Resmi Gandeng India, Rudal BrahMos Masuk Daftar Kesepakatan Strategis

      07/07/2026  ❘  22:36 WIB
    • KPK Bongkar Barang Bukti Mobil Mewah Suap Suhardiman Amby, Toyota Land Cruiser Ditemukan di Gudang Pematang Siantar

      KPK Bongkar Barang Bukti Mobil Mewah Suap Suhardiman Amby, Toyota Land Cruiser Ditemukan di Gudang Pematang Siantar

      07/07/2026  ❘  18:47 WIB
  • Ekonomi
    • BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak

      BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak

      07/07/2026  ❘  20:06 WIB
    • BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam

      BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam

      07/07/2026  ❘  18:31 WIB
    • Saham Properti Mengamuk, IHSG Tancap Gas ke Zona Hijau

      Saham Properti Mengamuk, IHSG Tancap Gas ke Zona Hijau

      07/07/2026  ❘  18:19 WIB
    • Naik Tipis Hari Ini, Rupiah Belum Lolos dari Bayang-Bayang Dolar AS

      Naik Tipis Hari Ini, Rupiah Belum Lolos dari Bayang-Bayang Dolar AS

      07/07/2026  ❘  18:07 WIB
  • Politik
    • Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      05/07/2026  ❘  10:22 WIB
    • Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      04/07/2026  ❘  14:25 WIB
    • PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      04/07/2026  ❘  09:16 WIB
    • Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      03/07/2026  ❘  15:10 WIB
  • Hukrim
    • 32 Tersangka Penipuan Haji Diciduk, Kerugian Korban Tembus Rp116 Miliar

      32 Tersangka Penipuan Haji Diciduk, Kerugian Korban Tembus Rp116 Miliar

      07/07/2026  ❘  22:34 WIB
    • Transaksi Tengah Malam Berakhir di Sel, Satu Nama Masuk Daftar Buronan

      Transaksi Tengah Malam Berakhir di Sel, Satu Nama Masuk Daftar Buronan

      07/07/2026  ❘  17:59 WIB
    • Empat Pil Buka Jalan, Polisi Bongkar Sarang Narkoba Sepasang Kekasih

      Empat Pil Buka Jalan, Polisi Bongkar Sarang Narkoba Sepasang Kekasih

      07/07/2026  ❘  17:46 WIB
    • Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba di Bengkalis Ditangkap, Polisi Sita 27,72 Gram Sabu dan 48 Butir Ekstasi

      Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba di Bengkalis Ditangkap, Polisi Sita 27,72 Gram Sabu dan 48 Butir Ekstasi

      07/07/2026  ❘  17:31 WIB
  • Umum
    • Sering Nonton Film Favorit Berkali-kali? Psikologi Ungkap 7 Alasan yang Jarang Disadari

      Sering Nonton Film Favorit Berkali-kali? Psikologi Ungkap 7 Alasan yang Jarang Disadari

      07/07/2026  ❘  21:47 WIB
    • Waspada! Mi Instan Rasa Ayam Dikaitkan dengan Wabah Salmonella, Puluhan Korban Dirawat di Rumah Sakit

      Waspada! Mi Instan Rasa Ayam Dikaitkan dengan Wabah Salmonella, Puluhan Korban Dirawat di Rumah Sakit

      07/07/2026  ❘  08:09 WIB
    • Ternyata Cuma 3 Makanan Ini yang Baik untuk Ginjal, Nomor 2 Sering Ada di Dapur

      Ternyata Cuma 3 Makanan Ini yang Baik untuk Ginjal, Nomor 2 Sering Ada di Dapur

      06/07/2026  ❘  21:35 WIB
    • Jangan Abaikan! Bangun Tidur Badan Pegal dan Nyeri Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

      Jangan Abaikan! Bangun Tidur Badan Pegal dan Nyeri Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

      05/07/2026  ❘  16:17 WIB
  • Riau
    • 3 Hari Lakukan Penggeledahan di Kuansing dan Pekanbaru, Ini Temuan KPK

      3 Hari Lakukan Penggeledahan di Kuansing dan Pekanbaru, Ini Temuan KPK

      07/07/2026  ❘  21:09 WIB
    • Pemprov Riau Dorong Penguatan Tata Kelola Zakat melalui BAZNAS Strategic Development 2026

      Pemprov Riau Dorong Penguatan Tata Kelola Zakat melalui BAZNAS Strategic Development 2026

      07/07/2026  ❘  20:32 WIB
    • Pemprov Riau Dukung Implementasi SIPD Guna Perkuat Tata Kelola BUMD Berbasis Data

      Pemprov Riau Dukung Implementasi SIPD Guna Perkuat Tata Kelola BUMD Berbasis Data

      07/07/2026  ❘  20:24 WIB
    • Plt Gubri SF Hariyanto Tegaskan MPLS 2026 di Riau Harus Bebas Perpeloncoan

      Plt Gubri SF Hariyanto Tegaskan MPLS 2026 di Riau Harus Bebas Perpeloncoan

      07/07/2026  ❘  16:46 WIB
  • Sport
    • Tiga Tuan Rumah Rontok Beruntun, Piala Dunia 2026 Tinggalkan Luka Besar

      Tiga Tuan Rumah Rontok Beruntun, Piala Dunia 2026 Tinggalkan Luka Besar

      07/07/2026  ❘  20:05 WIB
    • Belgia Bantai Amerika 4-1, De Ketelaere Menggila dan Siap Tantang Spanyol

      Belgia Bantai Amerika 4-1, De Ketelaere Menggila dan Siap Tantang Spanyol

      07/07/2026  ❘  11:01 WIB
    • PSPS Pekanbaru Lakukan Perombakan Besar Jelang Musim 2026-2027, Dua Pemain Asing Siap Bergabung

      PSPS Pekanbaru Lakukan Perombakan Besar Jelang Musim 2026-2027, Dua Pemain Asing Siap Bergabung

      07/07/2026  ❘  08:57 WIB
    • Cristiano Ronaldo Gigit Jari, Spanyol Menang Dramatis Lewat Gol Mikel Merino di Menit Akhir

      Cristiano Ronaldo Gigit Jari, Spanyol Menang Dramatis Lewat Gol Mikel Merino di Menit Akhir

      07/07/2026  ❘  05:27 WIB
  • Opini
    • Luka Lama yang Kembali Terbuka

      Luka Lama yang Kembali Terbuka

      07/07/2026  ❘  12:25 WIB
    • Dinamika Perhutanan Sosial di Provinsi Riau

      Dinamika Perhutanan Sosial di Provinsi Riau

      07/07/2026  ❘  07:31 WIB
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
  • Internasional
    • Dua Kapal Rusak Diserang Rudal Iran, Jalur Minyak Global Kembali Dalam Bahaya

      Dua Kapal Rusak Diserang Rudal Iran, Jalur Minyak Global Kembali Dalam Bahaya

      07/07/2026  ❘  18:24 WIB
    • Korupsi Rp5,8 Triliun Berujung Hukuman Mati, Pengakuan dan Penyesalan Tak Selamatkan Mantan Pejabat Ini

      Korupsi Rp5,8 Triliun Berujung Hukuman Mati, Pengakuan dan Penyesalan Tak Selamatkan Mantan Pejabat Ini

      07/07/2026  ❘  17:58 WIB
    • Laut Merah Memanas! Kapal Kargo Diserang Misterius, Jalur Perdagangan Dunia Terancam

      Laut Merah Memanas! Kapal Kargo Diserang Misterius, Jalur Perdagangan Dunia Terancam

      06/07/2026  ❘  08:20 WIB
    • Netanyahu Siap Tarik Pasukan dari Lebanon, Israel Mulai Ubah Strategi?

      Netanyahu Siap Tarik Pasukan dari Lebanon, Israel Mulai Ubah Strategi?

      06/07/2026  ❘  08:08 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Pengusaha Nakal Jantungan, Purbaya Laporkan 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor Sawit ke Prabowo

21/05/2026  ❘  16:18 WIB • Nasional
Bagikan :
Pengusaha Nakal Jantungan, Purbaya Laporkan 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor Sawit ke Prabowo

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Dok SM News

JAKARTA, SabangMerauke News - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan praktik manipulasi nilai ekspor komoditas crude palm oil (CPO) yang diduga dilakukan sejumlah perusahaan besar. Temuan tersebut langsung dibawa ke hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah karena praktik manipulasi dokumen perdagangan atau trade misinvoicing disebut berpotensi menggerus penerimaan negara dalam jumlah besar. Purbaya mengungkapkan, pihaknya menemukan pola permainan harga ekspor yang dilakukan secara sistematis melalui perusahaan perantara di luar negeri.

Dalam keterangannya, Purbaya menjelaskan investigasi dilakukan terhadap 10 perusahaan sawit besar di Indonesia. Dari masing-masing perusahaan tersebut, tim memilih tiga aktivitas pengapalan secara acak untuk diperiksa lebih mendalam. Hasilnya, ditemukan dugaan ketidaksesuaian antara harga ekspor yang dilaporkan di Indonesia dengan harga sebenarnya di negara tujuan.

Menurut Purbaya, modus yang digunakan cukup rapi. Perusahaan di Indonesia diduga menjual produk sawit ke anak usaha mereka di Singapura dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga pasar. Setelah itu, barang yang sama dijual kembali ke Amerika Serikat dengan harga sebenarnya yang jauh lebih tinggi.

“Kapalnya langsung dari Indonesia ke Amerika, tetapi dokumennya dimainkan lewat Singapura,” ungkap Purbaya dalam penjelasannya kepada media.

Purbaya menyebut pihaknya melakukan pengecekan terhadap tiga pengapalan pada 10 perusahaan secara acak. Perusahaan tersebut bergerak di sektor industri kelapa sawit (crude palm oil/CPO).

"Mereka kelihatan sekali melakukan manipulasi harga ekspor ke Amerika Serikat," ujar Purbaya.

Misalnya, sebuah perusahaan mencatatkan harga ekspor sebesar 2,6 juta dolar AS, sedangkan harga yang dibayarkan oleh pengimpor di Amerika Serikat 4,2 juta dolar AS.

"Jadi, 57 persen lebih rendah. Ada yang lebih gila lagi, satu perusahaan lagi, di sini ekspor 1,43 juta dolar AS. Di sana (impor) 4 jutaan dolar AS. Berubah harganya 200 persen. Kita mau deteksi kapal per kapal," jelas Purbaya.

Sebelumnya Purbaya menyebut praktik under invoicing seperti ini selama bertahun-tahun sulit dideteksi karena keterbatasan akses data lintas negara. Namun kini, Kementerian Keuangan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan integrasi data melalui sistem National Single Window (NSW) untuk membongkar pola tersebut.

Purbaya mengaku sengaja membentuk tim khusus yang disebut “Tim 10”, berisi para ahli terbaik dari lingkungan Kementerian Keuangan. Tim ini bertugas melakukan pelacakan mendalam terhadap data ekspor dan impor dari berbagai negara mitra dagang Indonesia.

Dengan bantuan AI, pemerintah mulai bisa membandingkan harga yang dilaporkan eksportir Indonesia dengan data impor resmi di negara tujuan seperti Amerika Serikat. Dari situ ditemukan adanya disparitas harga yang sangat mencolok.

“Di Indonesia dilaporkan murah, tetapi di Amerika nilainya bisa dua kali sampai tiga kali lebih tinggi,” kata Purbaya.

Temuan tersebut membuat pemerintah menduga adanya potensi kebocoran pajak dan devisa ekspor dalam skala besar. Selisih harga yang tidak tercatat di Indonesia diduga menjadi keuntungan yang disimpan di luar negeri sehingga negara kehilangan potensi penerimaan.

Presiden Prabowo sebelumnya memang telah beberapa kali menyinggung praktik manipulasi ekspor dan impor dalam berbagai kesempatan. Kepala negara bahkan menyebut praktik under invoicing sebagai salah satu penyebab kebocoran kekayaan negara selama puluhan tahun.

Dalam pidatonya beberapa waktu lalu, Prabowo mengungkapkan dugaan kerugian negara akibat manipulasi perdagangan bisa mencapai Rp15.400 triliun dalam rentang 1991 hingga 2024. Nilai tersebut berasal dari berbagai praktik pelaporan ekspor yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Prabowo juga secara terbuka meminta jajaran pemerintah melakukan pembenahan besar-besaran terhadap sistem perdagangan dan pengawasan ekspor. Ia menegaskan negara tidak boleh terus dirugikan oleh permainan dokumen perdagangan.

Presiden bahkan memberi sinyal keras kepada jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai agar segera memperbaiki pengawasan. Jika tidak mampu menutup kebocoran, pimpinan lembaga terkait diminta untuk diganti.

Di tengah mencuatnya kasus ini, pemerintah juga dikabarkan tengah mengkaji pembentukan badan khusus ekspor nasional. Lembaga tersebut nantinya diproyeksikan menjadi pengelola tunggal ekspor sejumlah komoditas strategis Indonesia.

Skema itu diyakini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mempersempit ruang manipulasi harga ekspor oleh perusahaan swasta. Dalam konsep yang berkembang, eksportir harus menjual komoditas terlebih dahulu kepada badan tersebut sebelum dipasarkan ke pembeli internasional.

Meski demikian, Purbaya belum mau memberikan banyak komentar terkait rencana pembentukan badan ekspor tersebut. Ia mengatakan keputusan resmi akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo.

Kasus dugaan manipulasi ekspor CPO ini diperkirakan bakal menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk memperketat tata kelola perdagangan internasional Indonesia. Selain menyasar sektor sawit, investigasi serupa juga disebut berpotensi dilakukan pada komoditas lain seperti batu bara dan mineral.

Pemerintah berharap langkah tegas ini bisa mengurangi kebocoran penerimaan negara sekaligus meningkatkan transparansi perdagangan ekspor nasional. (R-03)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :manipulasi ekspor CPOPurbaya lapor Prabowounder invoicing ekspor sawitSabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Bobotnya Hampir Se-Ton! Inilah Samson, Sapi asal Dumai yang Jadi Kurban Presiden Tahun Ini

    Bobotnya Hampir Se-Ton! Inilah Samson, Sapi asal Dumai yang Jadi Kurban Presiden Tahun Ini

    Riau •
    21/05/2026 ❘ 11:35 WIB
  • Perampokan Fantastis Guncang Louvre, Museum Ikonik Paris Langsung Ubah Sistem Keamanan

    Perampokan Fantastis Guncang Louvre, Museum Ikonik Paris Langsung Ubah Sistem Keamanan

    Internasional •
    21/05/2026 ❘ 11:20 WIB
  • Liberika Meranti Disebut Jadi Kopi Masa Depan di Tengah Ancaman Krisis Iklim Global

    Liberika Meranti Disebut Jadi Kopi Masa Depan di Tengah Ancaman Krisis Iklim Global

    Ekonomi •
    21/05/2026 ❘ 08:21 WIB
  • Harga Emas Pegadaian 21 Mei 2026 Turun, Berikut Rincian Antam, UBS, dan Galeri24

    Harga Emas Pegadaian 21 Mei 2026 Turun, Berikut Rincian Antam, UBS, dan Galeri24

    Ekonomi •
    21/05/2026 ❘ 08:47 WIB
  • Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, BRK Syariah Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Bintan

    Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, BRK Syariah Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Bintan

    Ekonomi •
    21/05/2026 ❘ 08:30 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    30/06/2026  ❘  20:21 WIB
  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    01/07/2026  ❘  11:26 WIB
  • Banggakan Kepulauan Meranti, Enam Kepala Desa Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia

    Banggakan Kepulauan Meranti, Enam Kepala Desa Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia

    01/07/2026  ❘  10:22 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan