SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Mobil Terbang ke Jurang 40 Meter, Ayah dan Anak Selamat dari Maut di Kelok Sembilan

      Mobil Terbang ke Jurang 40 Meter, Ayah dan Anak Selamat dari Maut di Kelok Sembilan

      05/07/2026  ❘  11:37 WIB
    • Bermula dari Persahabatan, Berakhir di Ruang Sidang: Jaksa Tuntut Hukuman Mati Pembunuh Mahasiswa

      Bermula dari Persahabatan, Berakhir di Ruang Sidang: Jaksa Tuntut Hukuman Mati Pembunuh Mahasiswa

      04/07/2026  ❘  17:46 WIB
    • Supir Tiba-tiba Stroke, Mitsubishi Storm Sapu Delapan Motor di Lampu Merah

      Supir Tiba-tiba Stroke, Mitsubishi Storm Sapu Delapan Motor di Lampu Merah

      04/07/2026  ❘  13:36 WIB
    • Rohil Juara Umum MTQ Riau 2026, Piala Bergilir Akhirnya Kembali ke Negeri Seribu Kubah

      Rohil Juara Umum MTQ Riau 2026, Piala Bergilir Akhirnya Kembali ke Negeri Seribu Kubah

      04/07/2026  ❘  10:04 WIB
  • Nasional
    • Kasus OTT Kuansing Melebar, KPK Dalami Dugaan Suap Pelepasan 3.800 Hektare Hutan

      Kasus OTT Kuansing Melebar, KPK Dalami Dugaan Suap Pelepasan 3.800 Hektare Hutan

      05/07/2026  ❘  13:21 WIB
    • Aturan Baru Terbit, PPPK Paruh Waktu Berpeluang Naik Status Lebih Cepat

      Aturan Baru Terbit, PPPK Paruh Waktu Berpeluang Naik Status Lebih Cepat

      05/07/2026  ❘  12:00 WIB
    • Dua Bupati Pengganti Kembali Kena OTT, DPR Soroti Lemahnya Pencegahan Korupsi

      Dua Bupati Pengganti Kembali Kena OTT, DPR Soroti Lemahnya Pencegahan Korupsi

      05/07/2026  ❘  10:25 WIB
    • Tokopedia Dikabarkan Pangkas 90 Persen Karyawan, GoTo Akhirnya Buka Suara

      Tokopedia Dikabarkan Pangkas 90 Persen Karyawan, GoTo Akhirnya Buka Suara

      04/07/2026  ❘  19:08 WIB
  • Ekonomi
    • Akhir Pekan Bikin Dompet Berdebar, Harga Beras dan Daging Kompak Merangkak

      Akhir Pekan Bikin Dompet Berdebar, Harga Beras dan Daging Kompak Merangkak

      05/07/2026  ❘  11:15 WIB
    • Harga Emas Antam Hari Ini 5 Juli 2026 Tak Bergerak, Cek Rincian Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

      Harga Emas Antam Hari Ini 5 Juli 2026 Tak Bergerak, Cek Rincian Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

      05/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Harga Emas Dunia Berbalik Menguat, Data AS Jadi Pemicu Utama Kenaikan

      Harga Emas Dunia Berbalik Menguat, Data AS Jadi Pemicu Utama Kenaikan

      04/07/2026  ❘  13:52 WIB
    • Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu 4 Juli 2026 Tidak Berubah, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

      Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu 4 Juli 2026 Tidak Berubah, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

      04/07/2026  ❘  09:21 WIB
  • Politik
    • Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      05/07/2026  ❘  10:22 WIB
    • Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      04/07/2026  ❘  14:25 WIB
    • PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      04/07/2026  ❘  09:16 WIB
    • Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      03/07/2026  ❘  15:10 WIB
  • Hukrim
    • Transaksi Sabu di Jalan SM Amin Terbongkar, Polisi Sita Puluhan Paket

      Transaksi Sabu di Jalan SM Amin Terbongkar, Polisi Sita Puluhan Paket

      05/07/2026  ❘  15:29 WIB
    • Langkat Kembali Diguncang OTT KPK, Pengganti Bupati Malah Tersandung Kasus Serupa

      Langkat Kembali Diguncang OTT KPK, Pengganti Bupati Malah Tersandung Kasus Serupa

      05/07/2026  ❘  14:33 WIB
    • Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat? Nilainya Ditaksir Tembus Rp40 Miliar

      Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat? Nilainya Ditaksir Tembus Rp40 Miliar

      05/07/2026  ❘  13:58 WIB
    • Niat Tangkap Pelaku Curat, Polisi Malah Temukan Sabu di Saku Celana

      Niat Tangkap Pelaku Curat, Polisi Malah Temukan Sabu di Saku Celana

      05/07/2026  ❘  13:04 WIB
  • Umum
    • Ring Jantung Bukan Obat Sakti, Dokter Ungkap Mengapa Sebagian Pasien Justru Harus Menjalani Bypass

      Ring Jantung Bukan Obat Sakti, Dokter Ungkap Mengapa Sebagian Pasien Justru Harus Menjalani Bypass

      05/07/2026  ❘  12:17 WIB
    • Viral untuk Diet, Cuka Apel Benar Ampuh Turunkan Berat Badan? Simak Penjelasan Ahli

      Viral untuk Diet, Cuka Apel Benar Ampuh Turunkan Berat Badan? Simak Penjelasan Ahli

      05/07/2026  ❘  08:32 WIB
    • Waspada Biang Kerok Perut Membuncit, Bakar Lemak Visceral dengan 3 Sayuran Ini

      Waspada Biang Kerok Perut Membuncit, Bakar Lemak Visceral dengan 3 Sayuran Ini

      05/07/2026  ❘  07:39 WIB
    • Anak Sekolah Kini Makin Padat Aktivitas, Ternyata Dipengaruhi Pola Asuh Concerted Cultivation

      Anak Sekolah Kini Makin Padat Aktivitas, Ternyata Dipengaruhi Pola Asuh Concerted Cultivation

      04/07/2026  ❘  13:39 WIB
  • Riau
    • Usai Jadi Tersangka, Suhardiman Amby Kembali Disorot, KPK Didesak Usut Dana Musda PPM Riau

      Usai Jadi Tersangka, Suhardiman Amby Kembali Disorot, KPK Didesak Usut Dana Musda PPM Riau

      05/07/2026  ❘  13:47 WIB
    • Umumkan Hasil SPMB SD, Disdik Pekanbaru Imbau Wali Murid Daftar Ulang Sesuai Jadwal

      Umumkan Hasil SPMB SD, Disdik Pekanbaru Imbau Wali Murid Daftar Ulang Sesuai Jadwal

      05/07/2026  ❘  12:52 WIB
    • Waspada, Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Enam Wilayah Riau

      Waspada, Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Enam Wilayah Riau

      05/07/2026  ❘  08:07 WIB
    • 9.184 ASN Padati Masjid Agung An Nur, Pekanbaru Cetak Rekor MURI di Puncak HUT ke-242

      9.184 ASN Padati Masjid Agung An Nur, Pekanbaru Cetak Rekor MURI di Puncak HUT ke-242

      05/07/2026  ❘  07:31 WIB
  • Sport
    • Daftar Lengkap 16 Besar Piala Dunia 2026, Eropa Berjaya Asia Habis Tak Bersisa

      Daftar Lengkap 16 Besar Piala Dunia 2026, Eropa Berjaya Asia Habis Tak Bersisa

      04/07/2026  ❘  19:10 WIB
    • Duel 120 Menit Penuh Drama, Argentina Singkirkan Tanjung Verde dengan Skor 3-2

      Duel 120 Menit Penuh Drama, Argentina Singkirkan Tanjung Verde dengan Skor 3-2

      04/07/2026  ❘  13:25 WIB
    • Trionda, Bola Piala Dunia 2026 Buatan Indonesia, Gunakan Teknologi Sensor Canggih

      Trionda, Bola Piala Dunia 2026 Buatan Indonesia, Gunakan Teknologi Sensor Canggih

      04/07/2026  ❘  10:16 WIB
    • Resmi Dibuka, Turnamen Piala Bupati Rohil Rayon II Jadi Ajang Lahirkan Bibit Pesepak Bola

      Resmi Dibuka, Turnamen Piala Bupati Rohil Rayon II Jadi Ajang Lahirkan Bibit Pesepak Bola

      04/07/2026  ❘  08:48 WIB
  • Opini
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
  • Internasional
    • Mengapa Pemakaman Ali Khamenei Berubah-ubah? Keamanan hingga Suksesi Jadi Faktor Utama

      Mengapa Pemakaman Ali Khamenei Berubah-ubah? Keamanan hingga Suksesi Jadi Faktor Utama

      04/07/2026  ❘  19:22 WIB
    • Heboh! Israel Setujui RUU Pembatasan Azan di Masjid, Palestina Sebut Langgar Kebebasan Beragama

      Heboh! Israel Setujui RUU Pembatasan Azan di Masjid, Palestina Sebut Langgar Kebebasan Beragama

      03/07/2026  ❘  17:34 WIB
    • 130 Orang Diciduk dalam Operasi Antikorupsi Arab Saudi, Pegawai Kementerian Mendominasi

      130 Orang Diciduk dalam Operasi Antikorupsi Arab Saudi, Pegawai Kementerian Mendominasi

      03/07/2026  ❘  16:24 WIB
    • Dunia Sepak Bola Berduka, Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel

      Dunia Sepak Bola Berduka, Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel

      03/07/2026  ❘  09:20 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Israel Cegat Kapal Bantuan Gaza, Lima WNI Hilang Kontak di Laut Mediterania

19/05/2026  ❘  11:14 WIB • Internasional
Bagikan :
Israel Cegat Kapal Bantuan Gaza, Lima WNI Hilang Kontak di Laut Mediterania

Prajurit Israel menodong penumpang kapal misi Global Sumud Flotilla di perairan Mediterania. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News - Armada kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang membawa relawan internasional, susu bayi, obat-obatan, serta bantuan logistik untuk Gaza, Palestina, dicegat tentara Israel. Lima warga Indonesia dilaporkan ditahan, sementara empat lainnya masih terpisah di beberapa kapal berbeda.

Kabar itu langsung membuat suasana Jakarta ikut tegang sejak pagi tadi. Pemerintah bergerak cepat membuka jalur diplomasi melalui Kementerian Luar Negeri dan jaringan kedutaan kawasan Timur Tengah. Laut internasional mendadak terasa sempit ketika kapal sipil diperlakukan seperti ancaman besar.

Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengaku terus memantau situasi sembilan WNI dalam misi kemanusiaan tersebut. Komunikasi darurat langsung dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri setelah kabar intersepsi kapal menyebar luas sejak pagi. “Saya sudah berkomunikasi dengan Kemlu untuk segera melakukan pendekatan melalui jalur diplomasi,” ujar Dudung.

Dudung menjelaskan pemerintah belum memperoleh kepastian lokasi seluruh relawan Indonesia hingga siang tadi. Informasi terakhir menyebut lima WNI sudah ditahan tentara Israel, sedangkan empat lainnya masih berlayar terpisah. Laut Mediterania terasa seperti labirin ketika komunikasi kapal mulai terputus satu demi satu.

Misi Global Sumud Flotilla berangkat dari Marmaris, Turki, sejak Kamis, 14 Mei 2026, menuju Gaza. Lebih dari 50 kapal sipil membawa hampir 500 aktivis kemanusiaan dari puluhan negara di dunia yang berbeda. Mereka datang membawa bantuan pangan, susu bayi, logistik medis, serta harapan kecil warga Palestina.

Perjalanan itu berubah mencekam ketika kapal perang Israel mulai mengepung armada sipil dekat Siprus. Siaran langsung para relawan memperlihatkan pasukan bersenjata lengkap mendekati kapal menggunakan perahu cepat militer. Aktivis di atas kapal langsung mengenakan pelampung sambil mengangkat tangan demi menghindari situasi lebih buruk.

Detik-detik pencegatan itu langsung menyebar luas di media sosial internasional sejak Senin sore kemarin, 18 Mei 2026. Rekaman memperlihatkan suara panik relawan bercampur dengan alarm kapal yang meraung panjang di tengah laut. Beberapa menit kemudian, sambungan komunikasi mendadak hilang tanpa kabar jelas dari puluhan kapal berbeda.

Penyelenggara Global Sumud Flotilla langsung menuduh Israel melakukan penculikan terhadap relawan sipil internasional tersebut. Mereka menilai intersepsi kapal bantuan melanggar hukum maritim internasional dan kebebasan navigasi laut dunia. “Global Sumud Flotilla sedang diserang,” tulis penyelenggara melalui akun media sosial resmi mereka.

Ketegangan makin terasa setelah media Israel melaporkan sekitar 100 aktivis sudah diamankan tentara Tel Aviv. Para relawan dipindahkan menuju kapal Angkatan Laut Israel sebelum dibawa ke pelabuhan Ashdod di bagian selatan. Kapal bantuan kemanusiaan mendadak berubah seperti penjara terapung di tengah Laut Mediterania yang biru.

Indonesia ikut terseret dalam pusaran panas diplomatik akibat penahanan lima relawan dan jurnalis nasional tersebut. Mereka terdiri dari aktivis kemanusiaan, wartawan media nasional, serta relawan jaringan bantuan kemanusiaan Indonesia. Nama-nama mereka langsung ramai dibagikan masyarakat melalui media sosial sejak pagi tadi.

Koordinator Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia, Maimon Herawati, menyebut lima WNI yang diduga sudah ditangkap tentara Israel. Mereka terdiri dari Andi Angga Prasadewa, Bambang Noroyono, Thoudy Badai Rifan Billah, Rahendro Herubowo, serta Andre Prasetyo Nugroho. Empat WNI lainnya masih berada dalam armada berbeda dan belum kehilangan kontak total.

 

Nama Andre Prasetyo Nugroho mendadak viral setelah video SOS miliknya menyebar luas di internet. Jurnalis Tempo itu merekam pesan darurat sebelum intersepsi kapal benar-benar terjadi di laut internasional. Video tersebut terasa dingin sekaligus menyesakkan ketika ditonton ribuan pengguna media sosial Indonesia.

“Saya Andre Nugroho, warga Indonesia yang mengikuti Global Sumud Flotilla,” ucap Andre dalam rekaman videonya. Ia meminta masyarakat menyebarkan video tersebut jika komunikasi dirinya mendadak hilang bersama rombongan kapal bantuan. Kalimat itu sederhana, tetapi langsung membuat media sosial Indonesia ramai sepanjang pagi tadi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, menegaskan Indonesia mengecam keras intersepsi kapal bantuan tersebut. Kemlu juga meminta Israel segera membebaskan seluruh awak dan armada kemanusiaan internasional tanpa syarat tambahan. “Kami mendesak Israel segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional,” kata Yvonne.

Kemlu juga mengaktifkan jalur koordinasi bersama KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman sejak awal insiden muncul. Langkah itu ditempuh demi memastikan keselamatan seluruh WNI sekaligus mempercepat perlindungan diplomatik mereka. Diplomasi Indonesia mendadak sibuk seperti ruang darurat ketika kabar penahanan relawan terus bertambah.

Sementara itu, sepuluh negara ikut mengecam aksi Israel terhadap armada bantuan sipil tersebut secara bersama-sama. Indonesia bergabung bersama Turki, Pakistan, Spanyol, Brasil, Yordania, hingga Kolombia mengeluarkan pernyataan resmi internasional. Mereka menilai intersepsi kapal sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan hukum humaniter.

Pernyataan bersama itu menyoroti keselamatan para relawan sipil yang sedang membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza. Negara-negara tersebut mendesak pembebasan segera seluruh aktivis serta penghormatan penuh terhadap hak kemanusiaan mereka. Laut internasional dinilai tidak boleh berubah menjadi arena penangkapan sipil seenaknya.

Ketegangan sebenarnya sudah terasa sejak beberapa jam sebelum operasi militer Israel dimulai di Mediterania Timur. Kementerian Luar Negeri Israel sempat memperingatkan armada bantuan agar mengubah jalur pelayaran menuju Gaza segera. Israel bahkan menuding misi kemanusiaan tersebut sekadar aksi mencari perhatian dunia internasional.

Namun, para relawan tetap melanjutkan perjalanan meski ancaman intersepsi mulai muncul sejak pagi hari sebelumnya. Mereka menganggap blokade Gaza sudah terlalu lama membuat warga sipil kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar sehari-hari. Kapal-kapal kecil itu tetap melaju membawa susu bayi di tengah ancaman kapal perang bersenjata lengkap.

Berdasarkan rekaman siaran langsung, pasukan Israel mulai mendekati kapal sekitar pukul 10.30 waktu Siprus. Kapal perang terlihat mengepung armada sipil sekitar 250 mil laut dari wilayah Gaza bagian utara. Relawan di atas kapal tampak tenang meski wajah mereka jelas menyimpan ketegangan besar sepanjang intersepsi.

Beberapa relawan bahkan sempat melambaikan tangan sambil mengenakan pelampung keselamatan berwarna oranye terang. Pemandangan itu terasa ganjil ketika kapal bantuan sipil berhadapan langsung dengan personel bersenjata lengkap di laut. Laut Mediterania siang itu tampak tenang, tetapi suasananya jauh dari kata damai.

Global Sumud Flotilla sendiri bukan misi pertama yang mencoba menembus blokade laut menuju Gaza dalam beberapa tahun terakhir. Banyak armada bantuan sebelumnya juga dicegat sebelum berhasil mencapai wilayah pesisir Palestina secara penuh. Namun, misi tahun ini terasa lebih besar karena melibatkan ratusan relawan lintas negara di dunia.

 

Sebanyak 426 peserta dari 40 negara ikut dalam konvoi bantuan kemanusiaan tersebut menuju Gaza melalui Mediterania. Mereka berasal dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, Pakistan, Kanada, hingga Indonesia yang mengirim beberapa relawan kemanusiaan. Kapal-kapal kecil itu sebenarnya hanya membawa logistik sipil, bukan perlengkapan militer berbahaya.

Menurut Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 1982, kapal sipil memiliki hak kebebasan navigasi internasional. Penyitaan kapal asing di laut bebas hanya diperbolehkan dalam kondisi hukum yang sangat terbatas dan ketat. Karena itu, aksi Israel langsung memantik kecaman luas dari berbagai negara di dunia.

Di Indonesia, kabar penahanan WNI langsung ramai dibicarakan sejak pagi di berbagai platform media sosial nasional. Nama para jurnalis dan relawan kemanusiaan terus dibagikan warganet bersama tagar dukungan terhadap Palestina dan Gaza. Timeline media sosial berubah seperti ruang solidaritas virtual penuh doa dan kemarahan publik.

Banyak masyarakat meminta pemerintah mengambil langkah diplomatik yang lebih keras demi membebaskan seluruh relawan Indonesia segera. Beberapa organisasi jurnalis nasional juga mulai menyuarakan perlindungan terhadap wartawan Indonesia dalam misi kemanusiaan tersebut.

Hingga Senin malam tadi, pemerintah masih terus menunggu kepastian terbaru mengenai kondisi seluruh WNI dalam armada tersebut. Jalur komunikasi diplomatik tetap dibuka sambil memantau perkembangan keamanan kawasan Mediterania Timur secara intensif. R-02 

Daftar 9 WNI Tergabung dalam Misi

  1. Herman Budianto Sudarsono. (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  2. Ronggo Wirasanu (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  3. Andi Angga Prasadewa - (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef
  4. Asad Aras Muhammad - (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
  5. Hendro Prasetyo (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1
  6. Bambang Noroyono (Republika) Kapal BoraLize
  7. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika) Kapal Ozgurluk
  8. Andre Prasetyo Nugroho - (Tempo) Kapal Ozgurluk
  9. Rahendro Herubowo (GPCI - iNewsTV, Berita1, CNN) Kapal Ozgurluk

Editor: Krisman
Tags :IsraelGlobal Sumud FlotillaMisi KemanusianGazaKemenluDudung Abdurachman

BERITA TERKAIT :

  • Israel Tahan Aktivis Flotilla, Ada WNI di Dalamnya! RI Desak Pembebasan Segera

    Israel Tahan Aktivis Flotilla, Ada WNI di Dalamnya! RI Desak Pembebasan Segera

    Internasional •
    18/05/2026 ❘ 20:04 WIB
  • Tangisan Pecah di Pangkor! Kapal Migran Indonesia Tenggelam, 16 Nyawa Tak Terselamatkan

    Tangisan Pecah di Pangkor! Kapal Migran Indonesia Tenggelam, 16 Nyawa Tak Terselamatkan

    Internasional •
    18/05/2026 ❘ 19:49 WIB
  • Siap-Siap Dieksekusi! Israel Sahkan Hukum Gantung Bagi 400 Milisi Hamas di Yerusalem

    Siap-Siap Dieksekusi! Israel Sahkan Hukum Gantung Bagi 400 Milisi Hamas di Yerusalem

    Internasional •
    12/05/2026 ❘ 08:37 WIB
  • Bawa Jutaan Barel Minyak, Dua Kapal Tangker Iran Main Petak Umpet di Perairan RI

    Bawa Jutaan Barel Minyak, Dua Kapal Tangker Iran Main Petak Umpet di Perairan RI

    Internasional •
    06/05/2026 ❘ 18:02 WIB
  • Serangan Berulang Israel di Lebanon Tewaskan Jurnalis Amal Khalil, Dinilai Kejahatan Perang

    Serangan Berulang Israel di Lebanon Tewaskan Jurnalis Amal Khalil, Dinilai Kejahatan Perang

    Internasional •
    24/04/2026 ❘ 12:01 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    30/06/2026  ❘  20:21 WIB
  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan