SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Festival Bakar Tongkang 2026 Tak Seramai Tahun Lalu, Sekda Rohil Sebut Jumlah Pengunjung Menurun

      Festival Bakar Tongkang 2026 Tak Seramai Tahun Lalu, Sekda Rohil Sebut Jumlah Pengunjung Menurun

      01/07/2026  ❘  22:59 WIB
    • Empat Saksi Diperiksa dalam Dugaan Penipuan Perjalanan Pesparawi Kepri

      Empat Saksi Diperiksa dalam Dugaan Penipuan Perjalanan Pesparawi Kepri

      01/07/2026  ❘  17:52 WIB
    • Diduga Sopir Ngantuk Subuh Hari, Mobil Berisi Bayi Terjun Bebas ke Jurang di Lembah Anai

      Diduga Sopir Ngantuk Subuh Hari, Mobil Berisi Bayi Terjun Bebas ke Jurang di Lembah Anai

      01/07/2026  ❘  12:05 WIB
    • Kue Oleh-oleh Ditolak Jadi Petaka, Suami Kalap Bunuh Istri Pakai Martil

      Kue Oleh-oleh Ditolak Jadi Petaka, Suami Kalap Bunuh Istri Pakai Martil

      01/07/2026  ❘  11:50 WIB
  • Nasional
    • Nama Menhut Raja Juli Antoni Terseret Kasus Bupati Kuansing, KPK: Bisa Dipanggil Jika Dibutuhkan

      Nama Menhut Raja Juli Antoni Terseret Kasus Bupati Kuansing, KPK: Bisa Dipanggil Jika Dibutuhkan

      02/07/2026  ❘  07:30 WIB
    • Profil 3 Dirjen Baru Kementerian Keuangan yang Dilantik Purbaya, Dari Ahli Anggaran hingga Pakar Keuangan

      Profil 3 Dirjen Baru Kementerian Keuangan yang Dilantik Purbaya, Dari Ahli Anggaran hingga Pakar Keuangan

      01/07/2026  ❘  21:45 WIB
    • Vonis Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 10 Tahun, Kejagung Buka Peluang Banding

      Vonis Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 10 Tahun, Kejagung Buka Peluang Banding

      01/07/2026  ❘  15:43 WIB
    • Prabowo: Jangan Ada Kriminalisasi, Hukum Harus Lindungi Rakyat!

      Prabowo: Jangan Ada Kriminalisasi, Hukum Harus Lindungi Rakyat!

      01/07/2026  ❘  14:05 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Ditutup Melemah Dipicu Tekanan Global dan Domestik

      Rupiah Ditutup Melemah Dipicu Tekanan Global dan Domestik

      01/07/2026  ❘  17:44 WIB
    • Energi Mengamuk, IHSG Hijau Saat Data Ekonomi Memburuk

      Energi Mengamuk, IHSG Hijau Saat Data Ekonomi Memburuk

      01/07/2026  ❘  17:34 WIB
    • Mulai Hari Ini! Jualan Online Langsung Kena Potongan Pajak

      Mulai Hari Ini! Jualan Online Langsung Kena Potongan Pajak

      01/07/2026  ❘  11:16 WIB
    • Rupiah Makin Loyo! Tinggal Selangkah Lagi Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

      Rupiah Makin Loyo! Tinggal Selangkah Lagi Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

      01/07/2026  ❘  10:15 WIB
  • Politik
    • Warna Politik Bupati Kuansing Suhardiman Amby: Besar di Partai Hanura Loncat ke Gerindra Tapi Dicopot Prabowo, Rencana Nyaleg DPR 2029 Lewat Demokrat

      Warna Politik Bupati Kuansing Suhardiman Amby: Besar di Partai Hanura Loncat ke Gerindra Tapi Dicopot Prabowo, Rencana Nyaleg DPR 2029 Lewat Demokrat

      01/07/2026  ❘  11:58 WIB
    • Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      29/06/2026  ❘  10:06 WIB
    • Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      27/06/2026  ❘  21:00 WIB
    • PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      27/06/2026  ❘  14:47 WIB
  • Hukrim
    • Kronologi Mahasiswi di Kandis Siak Tewas Diduga Dibunuh, Terduga Pelaku Nyaris Tewas Dikeroyok Warga

      Kronologi Mahasiswi di Kandis Siak Tewas Diduga Dibunuh, Terduga Pelaku Nyaris Tewas Dikeroyok Warga

      02/07/2026  ❘  07:36 WIB
    • Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp3 Miliar untuk Mengambil Tanggung Jawab Perkara

      Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp3 Miliar untuk Mengambil Tanggung Jawab Perkara

      01/07/2026  ❘  19:36 WIB
    • Bukan Cuma Suap Mobil Land Cruiser dan Pajero, KPK Dalami Kasus Bupati Suhardiman Amby Terkait Pelepasan Kawasan Hutan

      Bukan Cuma Suap Mobil Land Cruiser dan Pajero, KPK Dalami Kasus Bupati Suhardiman Amby Terkait Pelepasan Kawasan Hutan

      01/07/2026  ❘  18:08 WIB
    • KPK Ungkap Bupati Kuansing Suhardiman Amby Terima Suap Mobil Toyota Land Cruiser dari Sekda Zulkarnaen

      KPK Ungkap Bupati Kuansing Suhardiman Amby Terima Suap Mobil Toyota Land Cruiser dari Sekda Zulkarnaen

      01/07/2026  ❘  16:55 WIB
  • Umum
    • Jangan Asal Pilih Lagu di Mobil! Tempo Musik Ternyata Bisa Pengaruhi Kecepatan dan Konsentrasi Berkendara

      Jangan Asal Pilih Lagu di Mobil! Tempo Musik Ternyata Bisa Pengaruhi Kecepatan dan Konsentrasi Berkendara

      01/07/2026  ❘  08:27 WIB
    • Sering Overthinking? Dokter Ungkap Penyebab GERD Bisa Makin Parah Saat Stres

      Sering Overthinking? Dokter Ungkap Penyebab GERD Bisa Makin Parah Saat Stres

      30/06/2026  ❘  21:43 WIB
    • Jangan Putus Sembarangan! Ini Cara Aman Mengakhiri Hubungan Toxic Menurut Psikolog

      Jangan Putus Sembarangan! Ini Cara Aman Mengakhiri Hubungan Toxic Menurut Psikolog

      30/06/2026  ❘  21:34 WIB
    • Terungkap! Biaya Avtur Bikin Harga Tiket Pesawat Sulit Murah, Ini Fakta yang Jarang Diketahui

      Terungkap! Biaya Avtur Bikin Harga Tiket Pesawat Sulit Murah, Ini Fakta yang Jarang Diketahui

      30/06/2026  ❘  09:56 WIB
  • Riau
    • Tegas, Plt Gubri Minta PNS Jika Ada Atasan Ajak Berbuat Salah Segera Laporkan

      Tegas, Plt Gubri Minta PNS Jika Ada Atasan Ajak Berbuat Salah Segera Laporkan

      02/07/2026  ❘  07:22 WIB
    • SF Hariyanto Tunjuk Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing: MTQ Riau dan Pacu Jalur Harus Tuntas Dilaksanakan!

      SF Hariyanto Tunjuk Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing: MTQ Riau dan Pacu Jalur Harus Tuntas Dilaksanakan!

      01/07/2026  ❘  23:24 WIB
    • Pemprov Riau Ajak Masyarakat Sukseskan Survei IHaI 2026

      Pemprov Riau Ajak Masyarakat Sukseskan Survei IHaI 2026

      01/07/2026  ❘  19:35 WIB
    • Tak Lagi Menempuh Perjalanan Panjang, Warga Suku Akit Dusun Nerlang Kini Dilayani Disdukcapil di Atas Kempang

      Tak Lagi Menempuh Perjalanan Panjang, Warga Suku Akit Dusun Nerlang Kini Dilayani Disdukcapil di Atas Kempang

      01/07/2026  ❘  19:27 WIB
  • Sport
    • Resmi! DPR Sahkan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia Makin Kuat

      Resmi! DPR Sahkan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia Makin Kuat

      01/07/2026  ❘  20:39 WIB
    • Profil Reidel Toiran, Pelatih

      Profil Reidel Toiran, Pelatih 'Dadakan' yang Bawa Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 untuk Pertama Kali

      01/07/2026  ❘  13:46 WIB
    • Sabet 12 Medali, Atlet Binaan YAME Taekwondo Duri Raih Gelar Juara Umum Sumut National Championship 2026

      Sabet 12 Medali, Atlet Binaan YAME Taekwondo Duri Raih Gelar Juara Umum Sumut National Championship 2026

      30/06/2026  ❘  22:43 WIB
    • Casemiro dan Martinelli Antar Brasil Singkirkan Jepang dari Piala Dunia 2026

      Casemiro dan Martinelli Antar Brasil Singkirkan Jepang dari Piala Dunia 2026

      30/06/2026  ❘  11:35 WIB
  • Opini
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
  • Internasional
    • MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran, Putusan 6-3 Jadi Pukulan Telak

      MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran, Putusan 6-3 Jadi Pukulan Telak

      01/07/2026  ❘  20:45 WIB
    • Kapok Andalkan AI, Ford Rekrut Lagi Pegawai yang Di-PHK, Hasilnya Langsung Bikin Heboh!

      Kapok Andalkan AI, Ford Rekrut Lagi Pegawai yang Di-PHK, Hasilnya Langsung Bikin Heboh!

      30/06/2026  ❘  19:52 WIB
    • Kasus Pertama Usai LGBT Dicap Ekstremis, Rusia Vonis 3 Pengelola Klub Malam Pose

      Kasus Pertama Usai LGBT Dicap Ekstremis, Rusia Vonis 3 Pengelola Klub Malam Pose

      30/06/2026  ❘  09:14 WIB
    • Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      29/06/2026  ❘  08:53 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Tangis Siswi 14 Tahun Pecah di Ruang PPA Polres Siak, Penyidik Diduga Membentak Korban

15/05/2026  ❘  09:20 WIB • Hukrim
Bagikan :
Tangis Siswi 14 Tahun Pecah di Ruang PPA Polres Siak, Penyidik Diduga Membentak Korban

AKP Raja Kosmos, Kasat Reskrim Polres Siak. (ist)

RIAU, SabangMerauke News - Nasib malang menimpa anak perempuan berinisial V yang masih berusia 14 tahun. Korban dugaan kekerasan ini justru mengalami tekanan psikis berat saat menjalani pemeriksaan kepolisian. Kejadian memilukan ini mencuat di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak alias PPA Polres Siak.

Peristiwa menegangkan ini terjadi tepat pada Senin, 11 Mei 2026, lalu. V datang menemui penyidik didampingi ibunya berinisial DR serta penasihat hukum bernama Azman Hadi. Suasana ruang pemeriksaan berubah menjadi sangat menakutkan bagi bocah di bawah umur tersebut saat itu.

Penyidik berinisial M diduga melakukan tekanan verbal dengan nada bicara tinggi.  V menangis meraung ketakutan setelah mendapat bentakan keras dari oknum petugas penegak hukum tersebut. Ibu korban merasa sangat terpukul melihat perlakuan tidak manusiawi terhadap buah hati tercintanya itu.

"Saya sangat keberatan dan merasa terpukul atas perlakuan penyidik itu terhadap anak saya," ujar DR. Ia  menyampaikan keluhan ini secara terbuka pada Kamis, 14 Mei 2026. Korban dituding dengan nada keras hingga merasa sangat tertekan di ruang pemeriksaan tersebut.

Awalnya, proses tanya jawab seputar surat perdamaian antara kedua belah pihak terlihat biasa saja. Namun, situasi mendadak berubah sangat tegang ketika M mulai berbicara dengan nada suara tinggi. Penyidik tersebut bahkan disebut melotot sambil menuding-nuding korban di hadapan banyak orang saksi mata.

DR sudah memohon agar petugas berbicara lebih lembut mengingat kondisi psikis korban yang rapuh. Namun, permintaan sang ibu tersebut sama sekali tidak diindahkan oleh oknum penyidik berinisial M. Akibatnya, V menangis histeris lalu nekat berlari keluar ruang pemeriksaan karena merasa sangat ketakutan.

Hati seorang ibu tentu merasa sangat hancur melihat kejadian buruk menimpa sang anak kandung. Perlakuan kasar di depan umum itu meninggalkan luka batin yang sangat mendalam bagi korban. Unit PPA yang seharusnya menjadi tempat perlindungan justru memberikan rasa tidak aman bagi anak.

Keluarga korban juga menemukan sejumlah hal aneh selama proses penanganan perkara hukum ini berlangsung. Surat perdamaian yang diserahkan langsung sebelumnya sempat ditolak petugas dengan berbagai alasan tidak masuk akal. Petugas bahkan sempat mengaku bahwa stempel kantor tidak ada saat akan menandatangani bukti terima surat.

"Baru setelah keluar beberapa saat, stempelnya dikeluarkan dari laci meja," kata DR heran. Kejadian tersebut dinilai sangat janggal dan tidak profesional bagi sebuah institusi pelayanan publik pemerintah. Padahal Unit PPA wajib memberikan rasa aman maksimal bagi setiap perempuan serta anak-anak korban.

Azman Hadi selaku penasihat hukum membenarkan adanya peristiwa intimidasi verbal di ruang penyidikan itu. Katanya, Kasat Reskrim Polres Siak segera memanggil semua saksi guna mendengar penjelasan kronologi kejadian sebenarnya. Pimpinan kepolisian setempat langsung mengambil langkah cepat demi meredam gejolak yang semakin meluas di masyarakat.

Pimpinan Polres Siak sudah menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada keluarga korban dan pengacara. Evaluasi internal langsung dilakukan dengan mencopot penyidik M dari daftar tim pemeriksaan perkara tersebut. Langkah tegas ini diambil agar kondisi psikologis anak korban kekerasan tetap terjaga dengan sangat stabil.

"Pendekatan terhadap anak tentu harus lebih hati-hati, humanis, dan memperhatikan kondisi psikologis," tutur Azman. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali pada masa mendatang di wilayah hukum Siak. Lingkungan pemeriksaan bagi anak wajib dibuat senyaman mungkin agar mereka tidak merasa semakin terpuruk.

Fokus utama keluarga saat ini adalah menyembuhkan trauma mendalam yang dialami oleh korban V. Bantuan psikolog mungkin diperlukan guna memulihkan kesehatan mental anak setelah kejadian bentakan polisi itu. Proses hukum harus tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia, terutama bagi kelompok rentan anak.

Penyidik berinisial M sendiri belum memberikan tanggapan apa pun saat dikonfirmasi lewat pesan singkat elektronik. Meskipun pesan tersebut sudah terbaca, yang bersangkutan memilih diam seribu bahasa sampai saat ini. Kasat Reskrim memastikan persoalan ini sudah selesai melalui mekanisme penyelesaian internal institusi Polri tersebut.

"Sudah langsung bertemu dengan ibu dan penasihat hukumnya," singkat AKP Raja Kosmos, Kasat Reskrim Polres Siak. Ia berkomitmen untuk memperbaiki sistem pelayanan di Unit PPA agar lebih ramah. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota kepolisian dalam menangani perkara anak korban.

Masyarakat berharap polisi benar-benar menjadi pelindung bagi warga yang sedang mengalami musibah kekerasan fisik. Profesionalisme dalam menjalankan tugas penyidikan sangat dituntut demi menjaga nama baik institusi kepolisian negara. Jangan sampai oknum tidak bertanggung jawab merusak citra Polri sebagai pengayom masyarakat di daerah.

Kasus dugaan kekerasan terhadap V akan terus dipantau perkembangannya oleh berbagai lembaga perlindungan anak. Transparansi dan keadilan menjadi harapan utama bagi keluarga DR dalam menuntut hak-hak sang anak. Semoga V segera pulih dari trauma dan mendapatkan keadilan seadil-adilnya melalui jalur hukum formal. R-02

Editor: Krisman
Sumber: riauonline.co.id
Tags :Perlindungan AnakKekerasan AnakPolres SiakPPABerita Kriminal RiauInfo Kriminal Siak

BERITA TERKAIT :

  • Polisi Gagalkan Solar Subsidi Riau Menuju Jambi, 180 Jerigen Diamankan Tengah Malam

    Polisi Gagalkan Solar Subsidi Riau Menuju Jambi, 180 Jerigen Diamankan Tengah Malam

    Hukrim •
    14/05/2026 ❘ 19:00 WIB
  • Inter Milan Menggila! Lazio Dibungkam, Nerazzurri Sapu Bersih Italia Musim Ini
    Coppa Italia

    Inter Milan Menggila! Lazio Dibungkam, Nerazzurri Sapu Bersih Italia Musim Ini

    Sport •
    14/05/2026 ❘ 07:31 WIB
  • Buron Kasus Persetubuhan Anak Diciduk Tim Resmob Saat Bersembunyi di Minas

    Buron Kasus Persetubuhan Anak Diciduk Tim Resmob Saat Bersembunyi di Minas

    Hukrim •
    13/05/2026 ❘ 19:00 WIB
  • Polisi Bongkar Aksi Bejat Juru Parkir Lansia di Pekanbaru Pada Anak Penjual Kue Keliling Sejak 2025

    Polisi Bongkar Aksi Bejat Juru Parkir Lansia di Pekanbaru Pada Anak Penjual Kue Keliling Sejak 2025

    Hukrim •
    13/05/2026 ❘ 18:43 WIB
  • Polisi Bongkar Sarang Sabu di Siak Kecil, Acai Tak Berkutik Saat Digerebek

    Polisi Bongkar Sarang Sabu di Siak Kecil, Acai Tak Berkutik Saat Digerebek

    Hukrim •
    13/05/2026 ❘ 15:31 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    30/06/2026  ❘  20:21 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan