Harga Emas Mendadak Berubah, Pegadaian Rilis Daftar Baru Antam, UBS, Galeri24
Ilustrasi harga emas hari ini. (ist)
JAKARTA, SabangMerauke News - Harga emas Pegadaian bergerak beragam setelah Galeri24 dan UBS kompak mengalami penurunan perdagangan pada Jumat pagi, 15 Mei 2026. Emas Antam masih bertahan pada level tinggi ketika pasar global mulai diguncang oleh tekanan inflasi dunia yang sekarang berlangsung. Situasi tersebut membuat investor logam mulia kembali memantau pergerakan harga emas nasional sepanjang perdagangan akhir pekan ini.
Pegadaian melalui layanan Sahabat Pegadaian kembali merilis daftar harga emas terbaru untuk berbagai merek logam mulia pagi tadi. Produk emas tersedia mulai cetakan Galeri24, UBS, Antam, hingga Antam Mulia Retro dengan ukuran bervariasi sepanjang perdagangan berjalan. Harga beberapa produk tercatat turun dibandingkan dengan perdagangan Kamis, 14 Mei 2026, terutama kategori UBS serta Galeri24 ukuran kecil.
Emas Galeri24 ukuran satu gram kini dijual Rp2.828.000 setelah sebelumnya berada pada level Rp2.836.000 pada perdagangan kemarin. Penurunan tersebut membuat Galeri24 menjadi produk emas paling murah dibandingkan dengan Antam serta UBS pada perdagangan Jumat pagi. Ukuran setengah gram Galeri24 juga turun menjadi Rp1.484.000 setelah sebelumnya diperdagangkan lebih tinggi beberapa waktu lalu.
Sementara emas UBS ukuran satu gram dipatok Rp2.885.000 pada perdagangan Jumat, 15 Mei 2026, pagi hari sekarang berlangsung. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan dengan posisi sebelumnya setelah pasar emas domestik mengalami koreksi ringan menjelang akhir pekan perdagangan. UBS ukuran setengah gram juga mengalami kenaikan tipis menjadi Rp1.561.000 dibandingkan dengan posisi perdagangan sehari sebelumnya.
Emas Antam justru terlihat lebih stabil ketika dua merek lain mulai bergerak melemah sepanjang perdagangan pasar logam mulia sekarang. Pegadaian masih membanderol emas Antam ukuran satu gram senilai Rp2.939.000 tanpa perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya berlangsung. Harga emas Antam ukuran setengah gram juga tetap bertahan pada posisi Rp1.522.000 sepanjang Jumat pagi ini.
Selain Antam reguler, Pegadaian turut menjual emas Antam Mulia Retro berbagai ukuran kepada masyarakat sepanjang perdagangan berlangsung sekarang. Harga Antam Mulia Retro ukuran satu gram tercatat Rp2.912.000 setelah sebelumnya diperdagangkan Rp2.914.000 sehari sebelumnya. Penurunan tipis tersebut menunjukkan pasar emas domestik sedang bergerak cukup hati-hati menjelang pembukaan perdagangan global akhir pekan.
Produk Galeri24 sendiri tersedia mulai dari setengah gram hingga satu kilogram sepanjang perdagangan resmi Pegadaian hari ini berlangsung. Untuk ukuran dua gram, Galeri24 dijual Rp5.588.000, sedangkan ukuran lima gram dipatok Rp13.868.000 pagi tadi berlangsung. Sementara ukuran sepuluh gram dijual Rp27.662.000 dan ukuran seratus gram menembus Rp274.778.000 pada perdagangan Jumat pagi.
Harga emas UBS ukuran dua gram tercatat Rp5.725.000, sedangkan ukuran lima gram diperdagangkan pada level Rp14.148.000 sekarang. UBS ukuran sepuluh gram dijual Rp28.146.000, sedangkan ukuran lima puluh gram menembus angka Rp140.165.000 pagi tadi. Produk UBS ukuran lima ratus gram bahkan sudah diperdagangkan senilai Rp1.399.041.000 sepanjang perdagangan Pegadaian hari ini berlangsung.
Antam tetap menjadi produk logam mulia termahal dibandingkan UBS serta Galeri24 pada perdagangan Jumat, 15 Mei 2026, sekarang. Harga emas Antam ukuran dua gram tercatat Rp5.815.000, sedangkan ukuran lima gram mencapai Rp14.459.000 pada perdagangan pagi tadi. Untuk ukuran seratus gram, Pegadaian membanderol emas Antam senilai Rp287.846.000 sepanjang perdagangan akhir pekan yang sekarang berlangsung.
Pergerakan harga emas domestik tidak lepas dari tekanan pasar emas global yang sedang mengalami koreksi cukup dalam beberapa hari terakhir. Harga emas dunia pada pasar spot tercatat turun sekitar 0,75 persen menuju level US$4.651 per troy ons kemarin. Situasi tersebut ikut memengaruhi harga emas Antam serta beberapa produk logam mulia lain pada perdagangan domestik sekarang.
Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mengalami pelemahan cukup terasa sepanjang perdagangan logam mulia pekan ini. Logam Mulia mencatat harga buyback emas Antam kini berada pada level Rp2.636.000 per gram pada perdagangan terbaru hari ini. Posisi tersebut turun sekitar Rp20.000 dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya akibat tekanan pasar global yang beberapa hari terakhir berjalan.
Tekanan harga emas global dipicu oleh ketidakpastian ekonomi dunia yang masih dipenuhi ancaman inflasi cukup tinggi beberapa waktu terakhir. Ketegangan kawasan Timur Tengah juga membuat harga minyak dunia bertahan tinggi sehingga memengaruhi sentimen perdagangan komoditas internasional. Situasi tersebut membuat investor global kembali menghitung peluang penurunan suku bunga bank sentral dunia nantinya.
Emas selama ini dikenal sebagai aset aman ketika kondisi ekonomi global sedang mengalami tekanan cukup berat beberapa waktu terakhir. Namun, logam mulia tetap menghadapi tantangan besar ketika suku bunga tinggi masih bertahan cukup lama di banyak negara sekarang. Kondisi tersebut membuat sebagian investor mulai mengalihkan dana menuju instrumen lain dengan imbal hasil lebih tinggi sementara waktu.
Meski beberapa produk emas mengalami penurunan, minat masyarakat terhadap logam mulia masih tergolong cukup tinggi sepanjang tahun 2026. Pegadaian tetap menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk membeli emas karena menyediakan pilihan ukuran yang sangat lengkap setiap harinya. Selain investasi jangka panjang, emas juga masih dianggap sebagai aset perlindungan terhadap ketidakpastian ekonomi global.
Pengamat pasar keuangan menilai pergerakan harga emas domestik beberapa hari mendatang masih berpotensi bergerak cukup fluktuatif sepanjang perdagangan. Faktor utama tetap berasal dari perkembangan ekonomi global, inflasi Amerika Serikat, serta arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia. Ketegangan geopolitik internasional juga diperkirakan masih menjadi faktor utama penggerak harga emas global sepanjang Mei 2026. R-02

