SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Anggota DPRD Pelalawan Sunardi Banding Usai Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Ijazah Palsu

      Anggota DPRD Pelalawan Sunardi Banding Usai Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Ijazah Palsu

      21/07/2026  ❘  20:29 WIB
    • Saksi Mata: Teriakan Wanita Hanya Sebentar, Bayi Berlumuran Darah di Atas Rumah

      Saksi Mata: Teriakan Wanita Hanya Sebentar, Bayi Berlumuran Darah di Atas Rumah

      21/07/2026  ❘  17:48 WIB
    • Petani Sawit di Riau Selamat Dari Terkaman Harimau Sumatera

      Petani Sawit di Riau Selamat Dari Terkaman Harimau Sumatera

      21/07/2026  ❘  14:28 WIB
    • Cincin Tersangkut di Alat Kelamin, Pria di Dumai Minta Bantuan Petugas Damkar

      Cincin Tersangkut di Alat Kelamin, Pria di Dumai Minta Bantuan Petugas Damkar

      21/07/2026  ❘  14:12 WIB
  • Nasional
    • Bahlil Pastikan Relaksasi RKAB Batu Bara Tak Ganggu Pasokan PLN, Kebutuhan Dalam Negeri Jadi Prioritas

      Bahlil Pastikan Relaksasi RKAB Batu Bara Tak Ganggu Pasokan PLN, Kebutuhan Dalam Negeri Jadi Prioritas

      21/07/2026  ❘  21:31 WIB
    • BRIN Bongkar Penyebab Menyusutnya Ketinggian Air Danau Toba

      BRIN Bongkar Penyebab Menyusutnya Ketinggian Air Danau Toba

      21/07/2026  ❘  20:31 WIB
    • Kembali Dilaporkan Wartawan, Polda Metrojaya Mulai Proses Kasus Hotman Paris

      Kembali Dilaporkan Wartawan, Polda Metrojaya Mulai Proses Kasus Hotman Paris

      21/07/2026  ❘  19:03 WIB
    • Di Balik Kipas Angin Rp1,8 Triliun, KPK Ungkap Modus Lama yang Terus Berulang

      Di Balik Kipas Angin Rp1,8 Triliun, KPK Ungkap Modus Lama yang Terus Berulang

      21/07/2026  ❘  18:11 WIB
  • Ekonomi
    • Resmi! Pemprov Riau Tetapkan Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Rp3.846 per Kg, Ini Daftar Lengkapnya

      Resmi! Pemprov Riau Tetapkan Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Rp3.846 per Kg, Ini Daftar Lengkapnya

      21/07/2026  ❘  21:21 WIB
    • Sembilan Hari Melesat Tanpa Henti, IHSG Kembali Tunjukkan Taringnya

      Sembilan Hari Melesat Tanpa Henti, IHSG Kembali Tunjukkan Taringnya

      21/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • BI Rate Dikabarkan Naik Lagi, Rupiah Langsung Jadi Mata Uang Terkuat Asia

      BI Rate Dikabarkan Naik Lagi, Rupiah Langsung Jadi Mata Uang Terkuat Asia

      21/07/2026  ❘  18:28 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Semua Kadar dari 24K hingga 5K

      Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Semua Kadar dari 24K hingga 5K

      21/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Polda Riau Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Amankan 3 Tersangka dan 2 Unit Truk Tangki

      Polda Riau Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Amankan 3 Tersangka dan 2 Unit Truk Tangki

      21/07/2026  ❘  20:50 WIB
    • Karyawan Pabrik Sawit PTPN IV di Rokan Hilir Tewas Kecelakaan Kerja, Manajemen Buka Suara

      Karyawan Pabrik Sawit PTPN IV di Rokan Hilir Tewas Kecelakaan Kerja, Manajemen Buka Suara

      21/07/2026  ❘  13:59 WIB
    • Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      21/07/2026  ❘  10:02 WIB
    • Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      21/07/2026  ❘  08:59 WIB
  • Umum
    • 2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      21/07/2026  ❘  16:16 WIB
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
  • Riau
    • Catat! Mobil Pak Aman Keliling Pekanbaru Hingga 30 Juli, Sembako Murah Dijual di 6 Kelurahan

      Catat! Mobil Pak Aman Keliling Pekanbaru Hingga 30 Juli, Sembako Murah Dijual di 6 Kelurahan

      21/07/2026  ❘  21:39 WIB
    • Di Balik Ringgit Malaysia, Ada Air Mata Keluarga: Dua Warga Kepulauan Meranti Ditangkap Imigresen, Keberadaannya Masih Misterius

      Di Balik Ringgit Malaysia, Ada Air Mata Keluarga: Dua Warga Kepulauan Meranti Ditangkap Imigresen, Keberadaannya Masih Misterius

      21/07/2026  ❘  20:57 WIB
    • Densus 88 Turun Tangan! Pemprov Riau Siapkan Langkah Besar Cegah Terorisme 2026–2029

      Densus 88 Turun Tangan! Pemprov Riau Siapkan Langkah Besar Cegah Terorisme 2026–2029

      21/07/2026  ❘  20:54 WIB
    • SF Hariyanto Gerak Cepat Bantu Pemko Pekanbaru Atasi Banjir di Jalan Sudirman

      SF Hariyanto Gerak Cepat Bantu Pemko Pekanbaru Atasi Banjir di Jalan Sudirman

      21/07/2026  ❘  19:02 WIB
  • Sport
    • 4 Atlet NPCI Riau Siap Guncang Kapolri Cup 2026, Targetkan Hujan Medali Nasional!

      4 Atlet NPCI Riau Siap Guncang Kapolri Cup 2026, Targetkan Hujan Medali Nasional!

      21/07/2026  ❘  19:22 WIB
    • Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      21/07/2026  ❘  10:19 WIB
    • 6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      21/07/2026  ❘  09:12 WIB
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Kiamat Rupiah! Dolar AS Tembus Rp17.370 Pagi Ini Gara-Gara Perang Minyak Timur Tengah

30/04/2026  ❘  09:52 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Kiamat Rupiah! Dolar AS Tembus Rp17.370 Pagi Ini Gara-Gara Perang Minyak Timur Tengah

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News - Rupiah kembali tertekan mendekati level kritis Rp17.400 per dolar Amerika Serikat pada Kamis pagi, 30 April 2026. Data pasar pukul 09.30 WIB menunjukkan rupiah melemah 0,55 persen ke posisi Rp17.370 per dolar AS. Angka itu memperlihatkan tekanan makin dalam sejak pembukaan perdagangan pagi dengan pelemahan awal 0,38 persen.

Pergerakan tersebut menempatkan rupiah menjauh dari penutupan sebelumnya di kisaran Rp17.275 per dolar AS. Level psikologis Rp17.400 semakin dekat, menandakan tekanan eksternal masih menggigit tanpa ampun di pasar. Situasi ini membuat pelaku pasar domestik bergerak hati-hati sambil memantau arah kebijakan global yang belum jelas.

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, mengungkap bahwa tekanan rupiah berasal dari kombinasi faktor global yang kuat. Ia mengatakan ketidakpastian konflik Timur Tengah menjadi pemicu utama lonjakan harga energi dunia saat ini. “Gangguan pasokan minyak global memperkuat tekanan inflasi dan meningkatkan permintaan dolar sebagai aset aman,” ujar Andry.

Ketegangan kawasan Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak mentah hingga menyentuh level tinggi baru pekan ini. Harga minyak dunia yang melonjak meningkatkan kebutuhan dolar untuk impor energi negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini otomatis mempersempit ruang gerak rupiah di tengah dominasi mata uang Amerika Serikat.

Selain faktor geopolitik, keputusan bank sentral Amerika Serikat ikut memberi tekanan tambahan terhadap rupiah hari ini. The Federal Reserve kembali menahan suku bunga acuan sehingga ekspektasi penurunan suku bunga semakin terbatas. Langkah tersebut membuat dolar tetap menarik di mata investor global yang mencari stabilitas jangka pendek.

Strategist OCBC Sim Moh Siong menilai tekanan rupiah masih akan berlanjut selama sentimen global belum mereda. Ia menyoroti sensitivitas tinggi Indonesia terhadap harga energi sebagai faktor utama pelemahan mata uang domestik. “Selama harga minyak tinggi, ruang pemulihan rupiah sangat terbatas dalam jangka pendek,” kata Sim Moh Siong.

Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat tetap bertahan tinggi di kisaran 98,7 dalam beberapa pekan terakhir. Penguatan indeks dolar mempertegas dominasi mata uang tersebut di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini. Investor global cenderung memindahkan dana ke dolar untuk menghindari risiko dari pasar negara berkembang.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah sempat bergerak di kisaran Rp17.215 hingga Rp17.370 sepanjang perdagangan pagi ini. Pergerakan tersebut menempatkan rupiah sebagai salah satu mata uang dengan kinerja terlemah di kawasan Asia. Kondisi ini memperlihatkan tekanan terhadap rupiah tidak hanya bersifat sementara, tetapi berpotensi berlanjut.

Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, melihat rupiah masih bergerak dalam rentang lemah jangka pendek. Ia memprediksi rentang perdagangan berada di kisaran Rp17.300 hingga Rp17.500 selama tekanan global bertahan. “Pemulihan rupiah bergantung pada penurunan harga minyak dan perbaikan arus modal masuk,” ujar Josua.

Sementara itu, Lionel Priyadi dari Mega Capital Sekuritas menilai arah kebijakan moneter global masih belum jelas. Ia menyebut ketidakpastian kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor utama pelemahan mata uang negara berkembang. “Depresiasi rupiah berpeluang berlanjut menuju Rp17.400 jika tekanan eksternal belum mereda,” kata Lionel.

 

Di pasar regional Asia, pergerakan mata uang menunjukkan pola beragam mengikuti sentimen global yang berubah cepat. Beberapa mata uang seperti yen Jepang dan won Korea Selatan sempat menguat di tengah pelemahan dolar global. Namun, rupiah tetap tertinggal, mencerminkan tekanan domestik yang lebih besar dibandingkan dengan negara lain.

Faktor domestik juga ikut memberi tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan kebutuhan impor energi serta kekhawatiran fiskal memperburuk sentimen terhadap mata uang nasional. Selain itu, arus keluar dana asing masih terjadi di pasar keuangan domestik secara konsisten.

Di sektor perbankan, nilai tukar rupiah di beberapa bank besar bahkan telah melampaui Rp17.300 per dolar AS. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan nyata yang dirasakan pelaku pasar dalam transaksi harian. Harga jual dolar di beberapa bank bahkan mendekati Rp17.400 untuk transaksi fisik hari ini.

Pengamat pasar melihat situasi ini sebagai fase sensitif yang perlu diwaspadai dalam jangka pendek. Lonjakan harga minyak, konflik geopolitik, serta kebijakan moneter global menjadi kombinasi tekanan yang kompleks. Ketiganya menciptakan tekanan berlapis yang sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Meski begitu, peluang pemulihan rupiah masih terbuka jika kondisi global mulai membaik dalam waktu dekat. Penurunan harga minyak dan meredanya konflik Timur Tengah bisa menjadi katalis positif bagi mata uang domestik. Selain itu, masuknya kembali dana asing akan membantu memperkuat posisi rupiah secara bertahap.

Namun, untuk saat ini, pasar masih bergerak dalam mode waspada menunggu arah kebijakan global berikutnya. Setiap pernyataan dari bank sentral Amerika Serikat berpotensi mengubah arah pergerakan rupiah secara cepat. Pelaku pasar pun memilih strategi defensif sambil memantau perkembangan situasi global yang dinamis.

Kondisi ini menjadikan rupiah berada di titik krusial yang menentukan arah pergerakan ke depan. Jika tekanan berlanjut, level Rp17.400 bisa menjadi pintu menuju rekor pelemahan baru dalam sejarah. Sebaliknya, sentimen positif global dapat membuka peluang pemulihan meski masih terbatas dalam jangka pendek. R-02

Editor: Krisman
Tags :Rupiah Hari IniKurs Dolar ASPasar Valuta AsingKrisis GlobalHarga Minyak Dunia

BERITA TERKAIT :

  • Dompet Menangis! Dolar AS Tembus Rp17.341 Pecahkan Rekor Terburuk Sejarah

    Dompet Menangis! Dolar AS Tembus Rp17.341 Pecahkan Rekor Terburuk Sejarah

    Ekonomi •
    29/04/2026 ❘ 19:10 WIB
  • Drama Minyak Global! UEA Tinggalkan OPEC, Arab Saudi Kena Pukulan Berat

    Drama Minyak Global! UEA Tinggalkan OPEC, Arab Saudi Kena Pukulan Berat

    Internasional •
    29/04/2026 ❘ 10:57 WIB
  • Gawat! Rupiah Tembus Rp17.300 Pagi Ini, Dompet Importir Bakal Menjerit?

    Gawat! Rupiah Tembus Rp17.300 Pagi Ini, Dompet Importir Bakal Menjerit?

    Ekonomi •
    29/04/2026 ❘ 10:24 WIB
  • Rupiah Mendadak Ngegas ke Rp17.229, Tapi Bayang-Bayang Perang Bikin Deg-degan!

    Rupiah Mendadak Ngegas ke Rp17.229, Tapi Bayang-Bayang Perang Bikin Deg-degan!

    Ekonomi •
    28/04/2026 ❘ 18:51 WIB
  • Dolar AS Bangkit, Rupiah Tertekan Parah! Ini Penyebab Utamanya Hari Ini

    Dolar AS Bangkit, Rupiah Tertekan Parah! Ini Penyebab Utamanya Hari Ini

    Ekonomi •
    28/04/2026 ❘ 09:55 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Dana Asing Kabur, IHSG Tetap Bertahan! Ini Fakta yang Mengejutkan Investor

    Dana Asing Kabur, IHSG Tetap Bertahan! Ini Fakta yang Mengejutkan Investor

    13/07/2026  ❘  09:49 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan