Update Harga Emas Antam Kamis 23 April 2026, Buyback Ikut Melemah
Ilustrasi harga emas hari ini Kamis, 23 April 2026. Foto: SM News/Created by Al
JAKARTA, SabangMerauke News - Harga emas hari ini Kamis, 23 April 2026, kembali mengalami penurunan yang cukup terasa. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun dari posisi sebelumnya Rp2.830.000 menjadi Rp2.805.000 per gram pada pukul 08.30 WIB. Penurunan ini sekaligus memperpanjang tren koreksi harga emas dalam beberapa hari terakhir.
Tak hanya harga jual, harga beli kembali atau buyback juga mengalami penyesuaian turun. Saat ini, harga buyback emas Antam berada di level Rp2.610.000 per gram. Penurunan pada kedua sisi harga ini menjadi sinyal bahwa pasar emas domestik tengah berada dalam tekanan, seiring dinamika global yang memengaruhi harga logam mulia.
Fluktuasi harga emas memang menjadi hal yang lumrah, terutama karena dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga bank sentral global, pergerakan nilai tukar dolar AS, hingga kondisi geopolitik dunia. Dalam beberapa waktu terakhir, penguatan dolar AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga menjadi salah satu pemicu utama turunnya harga emas.
Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, harga yang turun membuka kesempatan untuk membeli emas dengan harga lebih rendah. Namun di sisi lain, ketidakpastian arah pergerakan harga juga menuntut kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi.
Selain itu, masyarakat juga perlu memahami bahwa transaksi emas batangan tidak lepas dari ketentuan perpajakan. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Untuk penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan tarif sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.
Pajak tersebut akan langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima oleh penjual. Hal ini penting diperhatikan agar investor tidak salah menghitung potensi keuntungan atau kerugian dari transaksi emas.
Di sisi lain, pembelian emas batangan juga dikenakan pajak PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai dengan bukti potong pajak resmi, yang menjadi bagian dari administrasi perpajakan yang harus dipenuhi.
Adapun rincian harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan terbaru menunjukkan variasi harga sesuai ukuran. Untuk ukuran terkecil, yakni 0,5 gram, harga dibanderol Rp1.452.000. Sementara itu, emas 1 gram dijual Rp2.805.000, dan 2 gram sebesar Rp5.550.000.
Untuk ukuran yang lebih besar, harga emas 3 gram mencapai Rp8.300.000, sedangkan 5 gram berada di angka Rp13.800.000. Emas 10 gram dijual seharga Rp27.545.000, dan ukuran 25 gram mencapai Rp68.737.000.
Selanjutnya, untuk pecahan 50 gram, harga berada di level Rp137.395.000. Emas 100 gram dibanderol Rp274.712.000, sementara ukuran 250 gram mencapai Rp686.515.000. Untuk ukuran 500 gram, harga tercatat Rp1.372.820.000, dan pecahan terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram berada di angka Rp2.745.600.000.
Perbedaan harga pada setiap pecahan ini dipengaruhi oleh biaya produksi dan distribusi, sehingga semakin besar ukuran emas, biasanya harga per gram akan relatif lebih murah dibandingkan ukuran kecil.
Penurunan harga emas hari ini juga menjadi perhatian bagi pelaku pasar dan analis. Sebagian memprediksi bahwa harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam jangka pendek, tergantung pada perkembangan ekonomi global. Jika tekanan eksternal masih berlanjut, bukan tidak mungkin harga emas kembali terkoreksi.
Namun demikian, emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang aman (safe haven), terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Dalam jangka panjang, emas cenderung mempertahankan nilainya dan menjadi lindung nilai terhadap inflasi.
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas, penting untuk tidak hanya melihat harga harian, tetapi juga mempertimbangkan tujuan investasi jangka panjang. Membeli emas saat harga turun bisa menjadi strategi yang menguntungkan, asalkan dilakukan dengan perencanaan yang matang.
Selain itu, investor juga disarankan untuk memantau perkembangan harga secara berkala melalui sumber resmi agar mendapatkan informasi yang akurat dan terkini. Mengingat harga emas bisa berubah sewaktu-waktu, keputusan yang cepat namun tetap rasional menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi keuntungan.
Dengan kondisi saat ini, pasar emas masih akan menjadi sorotan utama, baik bagi investor pemula maupun berpengalaman. Pergerakan harga yang dinamis membuka peluang, namun juga menuntut kewaspadaan dalam setiap langkah investasi. (R-05)

