SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Dari Kasus 25 Kg, Polisi Sambar 130 Kg Sabu Jaringan Malaysia

      Dari Kasus 25 Kg, Polisi Sambar 130 Kg Sabu Jaringan Malaysia

      21/07/2026  ❘  07:29 WIB
    • Kecelakaan Kerja, Manajemen PKS Tanjung Medan PTPN IV di Rohil Masih Bungkam, Jenazah Korban Dipulangkan Tanpa Otopsi

      Kecelakaan Kerja, Manajemen PKS Tanjung Medan PTPN IV di Rohil Masih Bungkam, Jenazah Korban Dipulangkan Tanpa Otopsi

      20/07/2026  ❘  22:39 WIB
    • Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      20/07/2026  ❘  19:26 WIB
    • Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Hancurkan Tiga Rumah Mewah

      Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Hancurkan Tiga Rumah Mewah

      20/07/2026  ❘  19:12 WIB
  • Nasional
    • Walau Sudah Minta Maaf, PWI  Tetap Polisikan Hotman Paris

      Walau Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Polisikan Hotman Paris

      21/07/2026  ❘  06:46 WIB
    • Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      20/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      20/07/2026  ❘  14:16 WIB
    • Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      20/07/2026  ❘  13:23 WIB
  • Ekonomi
    • BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      20/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      20/07/2026  ❘  18:29 WIB
    • Tak Semua Jatuh, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Lain Naik

      Tak Semua Jatuh, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Lain Naik

      20/07/2026  ❘  18:18 WIB
    • Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

      Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

      20/07/2026  ❘  13:13 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      21/07/2026  ❘  06:59 WIB
    • Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      20/07/2026  ❘  16:15 WIB
    • Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      20/07/2026  ❘  13:07 WIB
    • Buronan Narkotika Sembunyi di Bengkalis, Terbongkar Laporan Warga Lewat Telepon Darurat

      Buronan Narkotika Sembunyi di Bengkalis, Terbongkar Laporan Warga Lewat Telepon Darurat

      20/07/2026  ❘  12:21 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Kijang LGX Terbakar Saat Isi BBM, SPBU Hangtuah Pekanbaru Nyaris Dilalap Api

      Kijang LGX Terbakar Saat Isi BBM, SPBU Hangtuah Pekanbaru Nyaris Dilalap Api

      21/07/2026  ❘  06:34 WIB
    • Pemprov Riau Akselerasi Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Pemenuhan Asta Cita Presiden RI

      Pemprov Riau Akselerasi Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Pemenuhan Asta Cita Presiden RI

      20/07/2026  ❘  20:48 WIB
    • Tunggakan Rp4,2 triliun, Pemprov Riau Cari Jalan Keluar Lewat Obligasi

      Tunggakan Rp4,2 triliun, Pemprov Riau Cari Jalan Keluar Lewat Obligasi

      20/07/2026  ❘  18:37 WIB
    • Pilih Riau Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nasional, Plt Gubri Sampaikan Apresiasi Kepada MPR RI

      Pilih Riau Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nasional, Plt Gubri Sampaikan Apresiasi Kepada MPR RI

      20/07/2026  ❘  17:46 WIB
  • Sport
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      20/07/2026  ❘  09:06 WIB
    • Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      20/07/2026  ❘  07:57 WIB
    • Mimpi Messi Pupus, Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia

      Mimpi Messi Pupus, Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia

      20/07/2026  ❘  06:37 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Di Atas Lahan Gambut, Mimpi Pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Meranti Masih Ditunda

13/04/2026  ❘  18:18 WIB • Daerah
Bagikan :
Di Atas Lahan Gambut, Mimpi Pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Meranti Masih Ditunda

Bangunan bekas kandang sapi milik BUMD yang akan dijadikan Sekolah Rakyat di di Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Foto: SM News

Selatpanjang, SABANGMERAUKE NEWS - Di tengah semangat pemerataan akses pendidikan yang digaungkan pemerintah pusat melalui program Sekolah Rakyat, harapan besar sempat tumbuh di dua daerah di Provinsi Riau yakni Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Program yang menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 itu digadang-gadang menjadi pintu baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkelanjutan.

Namun di lapangan, perjalanan kedua daerah tersebut kini tampak berbeda arah.

Di Kuansing, pembangunan Sekolah Rakyat terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Aktivitas pekerjaan fisik di lokasi proyek berjalan bertahap, menjadi penanda bahwa harapan masyarakat terhadap hadirnya fasilitas pendidikan inklusif itu mulai menemukan bentuk nyata. Pemerintah daerah bersama pihak terkait menargetkan pembangunan dapat rampung pada Agustus 2026 mendatang, sehingga sekolah tersebut segera dapat difungsikan sebagai pusat pendidikan terpadu bagi anak-anak dari berbagai wilayah.

Sementara itu di Kepulauan Meranti, cerita yang berkembang justru masih dipenuhi tanda tanya.

Padahal sebelumnya, tahun ajaran baru 2025/2026 sempat ditargetkan menjadi momentum bersejarah bagi dimulainya operasional Sekolah Rakyat di daerah pesisir tersebut. Banyak masyarakat terutama keluarga dari desa-desa terpencil menaruh harapan besar agar anak-anak mereka dapat merasakan kesempatan belajar yang lebih layak tanpa harus menghadapi keterbatasan akses seperti selama ini.

Padahal rencana besar itu sudah disusun rapi, dimana telah direncanakan terdiri dari 6 rombongan belajar SD, menampung 336 siswa, 3 rombongan belajar SMP, untuk 243 siswa dan 3 rombongan belajar SMA, juga untuk 243 siswa. Tak hanya ruang belajar, di atas tanah ini juga akan berdiri asrama putra dan putri, ruang guru, masjid, kantin, dan gedung serba guna dengan total luas bangunan mencapai 26.179,04 meter persegi. 

Namun hingga kini, progres pembangunan yang ditunggu-tunggu itu belum juga terlihat secara fisik di lapangan.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program strategis nasional yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial, sementara pelaksanaan pembangunan infrastrukturnya menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum. Program ini dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan yang lebih merata, sekaligus menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Terkait perkembangan di Kepulauan Meranti, wartawan mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kepulauan Meranti, Rokhaizal.

Ia memastikan bahwa secara prinsip tidak ada persoalan administratif yang menghambat pembangunan Sekolah Rakyat di daerah tersebut.

“Secara prinsip tidak ada masalah, semua yang menjadi persyaratan administrasi sudah kita penuhi semuanya, hanya saja waktu kami mengikuti rapat koordinasi terkait hal ini ada kendala dalam perencanaan teknis, dimana salah satunya konstruksi lahan kita masuk dalam kategori gambut sehingga diharuskan ada penghitungan ulang. Namun tidak ada istilah batal, hanya saja ditunda sampai dengan waktu yang ditentukan,” jelas Rokhaizal.

 

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri sebenarnya telah menunjukkan komitmen serius dengan menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah tersebut. Sebidang tanah hibah seluas 64.624 meter persegi berlokasi di Jalan Pelajar, tepat di samping SMAN 3 yang telah diproyeksikan menjadi kawasan kompleks pendidikan terintegrasi.

Saat ini, di atas lahan tersebut masih berdiri kandang sapi milik BUMD PT Bumi Meranti. Namun pemerintah daerah telah mempersiapkan langkah-langkah penyesuaian agar area tersebut dapat segera dialihfungsikan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Kendala utama yang dihadapi ternyata bukan pada aspek legalitas lahan ataupun kesiapan pemerintah daerah, melainkan pada karakteristik struktur tanah gambut yang membutuhkan perencanaan konstruksi lebih matang. Kondisi ini mengharuskan adanya penghitungan teknis ulang agar pembangunan nantinya tetap aman dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat Kepulauan Meranti, penundaan ini tentu menjadi kabar yang menimbulkan rasa harap sekaligus cemas.

Harapan tetap ada, karena pemerintah memastikan program tersebut tidak dibatalkan. Namun di sisi lain, waktu terus berjalan, sementara anak-anak di pelosok desa masih menunggu hadirnya sekolah yang dijanjikan menjadi jembatan masa depan mereka. 

Kini masyarakat hanya berharap proses penyesuaian teknis dapat segera diselesaikan, sehingga Sekolah Rakyat benar-benar dapat berdiri di Kepulauan Meranti bukan sekadar rencana di atas kertas, tetapi menjadi ruang belajar nyata yang membuka jalan bagi generasi muda daerah pesisir untuk melangkah lebih jauh.

Sementara itu, penjelasan lebih rinci juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia ST. Ia membenarkan bahwa hingga saat ini pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Meranti memang masih harus ditunda untuk sementara waktu.

Penundaan tersebut, menurutnya, bukan disebabkan persoalan administratif ataupun kesiapan pemerintah daerah. Justru sebaliknya, seluruh persyaratan dasar telah dipenuhi. Namun tantangan muncul pada aspek teknis yang berkaitan langsung dengan karakteristik lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan.

 

Rahmat menjelaskan bahwa proyek pembangunan Sekolah Rakyat dengan nilai anggaran kurang lebih Rp200 miliar yang dikelola oleh Satker Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum di wilayah Riau itu membutuhkan penyesuaian ulang dalam perencanaan konstruksi. Hal ini karena kondisi tanah di Kepulauan Meranti memiliki karakteristik berbeda dibandingkan daerah lain yang menjadi lokasi pembangunan program serupa.

“Jadi terhadap persoalan administrasi memang benar tidak ada persoalan lagi. Ditundanya pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Meranti ini karena tim teknis sedang menghitung ulang karena daya dukung tanah untuk bangunannya tidak sesuai dengan wilayah lain sehingga terjadi perbedaan RAB, sehingga usulan kita harus di-hold sambil ada perumusan baru yang dilakukan dan kita masih terus menunggu,” ujar Rahmat Kurnia.

Menurutnya, proses penghitungan ulang tersebut menjadi langkah penting agar pembangunan nantinya tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. Apalagi, struktur tanah gambut yang mendominasi wilayah Kepulauan Meranti memang membutuhkan pendekatan konstruksi khusus agar bangunan yang berdiri benar-benar aman, kuat, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Situasi ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pembangunan di wilayah kepulauan seperti Meranti memang memiliki tantangan tersendiri. Tidak cukup hanya kesiapan lahan dan administrasi, tetapi juga membutuhkan perencanaan teknis yang lebih detail dan matang dibandingkan wilayah daratan dengan struktur tanah yang lebih stabil.

Di tengah proses penyesuaian tersebut, pemerintah daerah memastikan komunikasi dengan pihak kementerian tetap berjalan intensif. Harapannya, formulasi teknis baru dapat segera dirampungkan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Meranti bisa kembali masuk tahap pelaksanaan.

Bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu di pelosok desa, Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek infrastruktur pendidikan. Ia adalah harapan baru dan kesempatan yang dinanti untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Karena itu, setiap perkembangan terkait pembangunan sekolah ini terus menjadi perhatian dan harapan bersama. (R-01)

Editor: Ali Imran
Tags :Pembangunan Sekolah RakyatSekolah Rakyat di Kepulauan MerantiKabupaten Kepulauan MerantiSabangmer

BERITA TERKAIT :

  • Kapolsek Pujud Gelar Cooling System Bersama Upika, Perkuat Sinergi Lawan Narkoba

    Kapolsek Pujud Gelar Cooling System Bersama Upika, Perkuat Sinergi Lawan Narkoba

    Daerah •
    13/04/2026 ❘ 18:14 WIB
  • Dua Skema PP-PTS 2026 Resmi Dibuka, Kampus Swasta Berebut Dana Besar

    Dua Skema PP-PTS 2026 Resmi Dibuka, Kampus Swasta Berebut Dana Besar

    Nasional •
    13/04/2026 ❘ 17:23 WIB
  • Benarkah Pesawat AS Bebas Melintas? Ini Penjelasan Resmi Kemenhan

    Benarkah Pesawat AS Bebas Melintas? Ini Penjelasan Resmi Kemenhan

    Nasional •
    13/04/2026 ❘ 17:09 WIB
  • Mendag Pastikan Pasokan Plastik Baru Segera Masuk untuk Stabilkan Harga

    Mendag Pastikan Pasokan Plastik Baru Segera Masuk untuk Stabilkan Harga

    Nasional •
    13/04/2026 ❘ 17:06 WIB
  • Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Bulog Pastikan Beras Tetap Aman!

    Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Bulog Pastikan Beras Tetap Aman!

    Nasional •
    13/04/2026 ❘ 17:03 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan