Nasib PSPS di Ujung Tanduk, Aji Santoso: Duel Lawan Persikad Final Berdarah!
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, dalam jumpa pers jelang duel krusial PSPS versus Persikad Depok di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu, 12 April 2026. (ist)
Riau, SABANGMERAUKE NEWS - PSPS Pekanbaru menghadapi laga penentu nasib saat menjamu Persikad Depok di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Minggu, 12 April 2026, malam nanti. Duel pekan akhir Pegadaian Championship 2025-2026 ini menjadi titik krusial bagi Askar Bertuah untuk menjaga posisi aman di klasemen. Selisih poin tipis serta rekor buruk pertemuan musim ini membuat tekanan meningkat jelang laga penting tersebut.
PSPS kini mengoleksi 28 poin dan bertengger di peringkat delapan klasemen sementara Grup Barat kompetisi. Sementara Persikad Depok berada satu tingkat di atas dengan raihan 30 poin dari jumlah pertandingan sama. Situasi ini membuat kemenangan menjadi harga mati bagi tuan rumah untuk memperbaiki posisi klasemen.
Rekor pertemuan musim ini menjadi bayangan kelam bagi PSPS jelang laga kandang tersebut. Pada Sabtu, 4 Oktober 2025, Persikad menang tipis 1-0 di Stadion Pakansari Bogor. Kekalahan kedua terjadi pada Sabtu, 27 Desember 2025, saat PSPS tumbang 2-3 di Rumbai.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan laga ini memiliki nilai lebih dari sekadar pertandingan biasa. “Tiga pertandingan terakhir ini sangat penting, hasilnya menentukan nasib tim hingga akhir musim,” ujar Aji Santoso, Sabtu, 11 April 2026. Ia menekankan seluruh pemain wajib tampil fokus sejak menit awal hingga peluit akhir pertandingan.
Aji Santoso menilai konsistensi permainan menjadi kunci utama untuk menghadapi tekanan kompetisi yang semakin ketat. “Kami tidak memiliki pilihan selain meraih tiga poin penuh pada pertandingan ini,” ucapnya. Ia menambahkan kemenangan sebelumnya memberi dorongan mental signifikan bagi skuad.
Persiapan tim berlangsung intens dengan fokus pada kedisiplinan strategi serta ketahanan mental pemain menghadapi tekanan laga. Aji mengingatkan pemain agar tidak meremehkan lawan meski bermain di hadapan pendukung sendiri. Menurutnya setiap tim memiliki motivasi tinggi pada fase akhir kompetisi yang menentukan.
Pemain PSPS, Asir Asiz, memastikan kondisi tim dalam keadaan siap menghadapi pertandingan penting tersebut. “Latihan berjalan maksimal, kekompakan meningkat, fokus menjadi kunci utama meraih kemenangan,” kata Asir Asiz. Ia menegaskan seluruh pemain memahami pentingnya laga ini bagi kelangsungan tim.
PSPS memiliki keuntungan bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter setia di Stadion Kaharuddin Nasution. Atmosfer stadion diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi pemain menghadapi tekanan pertandingan. Namun tekanan tersebut juga menjadi ujian mental bagi skuad muda yang harus tampil stabil sepanjang laga.
Persikad Depok datang dengan kepercayaan diri tinggi berbekal rekor kemenangan atas PSPS musim ini. Tim tamu juga memiliki ambisi mengamankan posisi lebih baik di klasemen menjelang akhir kompetisi. Hal ini dipastikan membuat pertandingan berjalan ketat dan penuh tensi tinggi sejak awal.
Gelandang Persikad, Adriano Castanheira, menilai laga ini memiliki arti penting bagi kedua tim. “Rekor positif memberi kepercayaan diri, namun pertandingan kali ini akan berbeda dan lebih sulit,” ujar Adriano Castanheira. Ia menegaskan timnya tetap mengincar poin maksimal demi posisi terbaik klasemen akhir.
Secara teknis, PSPS dituntut tampil lebih disiplin dalam bertahan dan efektif memanfaatkan peluang serangan. Kesalahan kecil berpotensi menjadi penentu hasil pertandingan pada laga dengan tekanan tinggi seperti ini. Aji Santoso juga mengingatkan pemain agar bermain cerdas untuk menghindari kartu yang merugikan tim.
PSPS masih memiliki empat pertandingan tersisa dengan tiga di antaranya berlangsung di kandang sendiri. Kesempatan ini menjadi modal penting jika mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh skuad Askar Bertuah. Namun kegagalan meraih poin pada laga ini berpotensi memperbesar ancaman degradasi.
Format kompetisi menempatkan posisi akhir sebagai penentu nasib klub menuju musim berikutnya. Peringkat sepuluh langsung terdegradasi sementara posisi sembilan harus menjalani laga play-off. Situasi ini membuat setiap pertandingan di fase akhir memiliki nilai yang sangat krusial.
Laga PSPS kontra Persikad diprediksi berlangsung sengit dengan duel lini tengah menjadi kunci permainan. Kedua tim memiliki motivasi besar sehingga intensitas pertandingan dipastikan tinggi sepanjang laga berlangsung. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor pembeda pada duel dengan tekanan besar ini.
PSPS kini berada di persimpangan jalan antara bertahan atau terjerumus ke zona berbahaya kompetisi. Kemenangan akan membuka peluang memperbaiki posisi sekaligus menjaga asa bertahan di Liga 2 musim depan. Sebaliknya kekalahan akan memperberat langkah menuju akhir musim yang semakin menegangkan. R-02

