Liga 2: PSPS Pekanbaru Bidik Kemenangan atas Persikad Depok di Sisa 4 Laga
PSPS Pekanbaru. Foto: Dok SM News
RIAU, SabangMerauke News – Momentum kebangkitan tengah menyelimuti PSPS Pekanbaru jelang laga kandang kontra Persikad Depok dalam lanjutan Championship Liga 2 Indonesia Grup A. Dengan hanya empat pertandingan tersisa, duel yang akan berlangsung pada 12 April 2026 di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai ini menjadi titik krusial bagi langkah tim berjuluk Askar Bertuah untuk bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen.
Saat ini, PSPS Pekanbaru masih tertahan di peringkat kedelapan dengan koleksi 28 poin. Mereka hanya terpaut dua angka dari Persikad Depok yang berada tepat di atasnya dengan 30 poin. Selisih tipis ini menjadikan persaingan di papan tengah semakin sengit dan terbuka lebar bagi perubahan signifikan, terutama dalam fase akhir kompetisi yang sarat tekanan.
Namun, angin segar tengah berhembus di kubu tuan rumah. Kemenangan telak 6-0 atas Sriwijaya FC pada laga sebelumnya menjadi suntikan moral yang luar biasa. Tidak hanya mendongkrak kepercayaan diri pemain, hasil tersebut juga mengirimkan pesan tegas bahwa PSPS masih memiliki kekuatan untuk bersaing dan mengejar posisi lebih baik.
Pelatih Aji Santoso menilai kemenangan besar itu sebagai titik balik yang harus dimanfaatkan dengan maksimal. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan, terutama saat memasuki fase krusial dengan jadwal padat dan tekanan tinggi.
“Kemenangan kemarin sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain. Kami harus menjaga konsistensi di laga-laga berikutnya,” ujarnya.
Bermain di kandang sendiri jelas menjadi keuntungan besar bagi PSPS. Dukungan penuh dari suporter di Pekanbaru diyakini akan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih agresif dan percaya diri. Atmosfer di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai diharapkan mampu menekan mental lawan sekaligus mengangkat performa tim tuan rumah.
Di sisi lain, Persikad Depok datang dengan kondisi yang belum sepenuhnya stabil. Pada laga terakhir, mereka harus puas bermain imbang 2-2 melawan PSMS Medan. Hasil tersebut membuat posisi mereka belum aman di klasemen, sehingga pertandingan melawan PSPS dipastikan akan berlangsung ketat dengan kedua tim sama-sama mengincar kemenangan.
Persaingan di Grup A juga semakin panas dengan kehadiran Persekat Tegal yang berada di batas zona playoff. Tim tersebut terus berupaya keluar dari tekanan dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi tim-tim di atasnya, termasuk PSPS dan Persikad. Situasi ini membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan.
Bagi PSPS Pekanbaru, empat laga tersisa adalah kesempatan emas untuk mengubah arah musim. Tiga pertandingan akan digelar di kandang, sementara satu laga tandang akan dimainkan di Palembang. Dengan total maksimal 12 poin yang masih bisa diraih, peluang untuk merangkak naik di klasemen masih sangat terbuka.
Laga melawan Persikad Depok menjadi pintu awal dari misi besar tersebut. Jika mampu meraih kemenangan, PSPS tidak hanya berpeluang menyalip posisi lawan, tetapi juga menjauh dari ancaman zona playoff Liga 3. Sebaliknya, hasil negatif bisa membuat posisi mereka semakin tertekan di sisa kompetisi.
Kunci keberhasilan PSPS dalam laga ini terletak pada konsistensi lini serang dan soliditas pertahanan. Produktivitas gol yang ditunjukkan saat melibas Sriwijaya FC perlu dipertahankan, sementara koordinasi di lini belakang harus lebih disiplin untuk mengantisipasi serangan balik cepat dari Persikad.
Selain itu, faktor mental juga akan memainkan peran penting. Dengan tekanan tinggi di akhir musim, tim yang mampu menjaga fokus dan stabilitas emosi akan memiliki peluang lebih besar untuk meraih hasil maksimal.
Jadwal padat yang menanti juga menjadi tantangan tersendiri. Setelah menghadapi Persikad Depok, PSPS akan kembali menjalani laga kandang melawan Persekat Tegal pada 19 April, kemudian menghadapi Sumsel United pada 26 April, sebelum menutup rangkaian pertandingan dengan laga tandang kontra Bekasi City pada 2 Mei 2026.
Empat pertandingan ini ibarat final bagi PSPS Pekanbaru. Setiap poin yang diraih akan sangat menentukan nasib mereka di klasemen akhir. Oleh karena itu, tidak ada ruang untuk kesalahan jika ingin tetap bersaing dan menjaga asa bertahan di Liga 2.
Dengan kondisi klasemen yang masih sangat dinamis, laga melawan Persikad Depok bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah ujian mental, strategi, dan konsistensi bagi PSPS Pekanbaru. Lebih dari itu, pertandingan ini menjadi peluang emas untuk membalikkan keadaan dan menyalakan kembali harapan para pendukung setia.
Jika mampu memanfaatkan momentum kebangkitan ini, bukan tidak mungkin PSPS Pekanbaru akan menutup musim dengan hasil yang lebih membanggakan. Semua mata kini tertuju pada Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, tempat di mana harapan itu akan diuji. (R-05)

