Misteri Mio Soul BM 3803 JH di Garuda Raya, Pengendaranya Diduga Hilang Ditelan Air Banjir Dini Hari
Ilustrasi dan infografis warga terseret arus di Jalan Garuda Raya, Pekanbaru. Foto: SM News/Created by AI
Riau, SABANGMERAUKE NEWS - Sepeda motor misterius ditemukan dekat parit Jalan Garuda Raya saat hujan deras mengguyur Pekanbaru. Kendaraan diduga milik pria yang hilang setelah terseret arus banjir dini hari Sabtu, 11 April 2026. Peristiwa ini memicu pencarian intensif tim gabungan sejak malam hingga pagi tanpa henti.
Insiden terjadi Sabtu, 11 April 2026, sekitar pukul 01.18 WIB di Marpoyan Damai, Pekanbaru. Laporan awal diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekanbaru dari warga setempat. Tim langsung bergerak cepat menuju lokasi bersama unsur Basarnas serta kepolisian setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Pekanbaru, Iwa Gemino, menjelaskan pencarian sudah dimulai sejak laporan diterima. “Tim bergerak sejak dini hari dan melanjutkan pencarian pagi ini,” kata Iwa Gemino. Ia menegaskan penyisiran dilakukan menyeluruh mengikuti aliran parit sepanjang lokasi kejadian.
Genangan air tinggi menutup batas jalan dan parit sehingga kondisi menjadi sangat berbahaya. Korban diduga melintas saat hujan deras tanpa menyadari adanya parit di sisi jalan. Situasi gelap memperparah visibilitas sehingga risiko jatuh semakin besar saat kejadian berlangsung.
Tim gabungan menemukan sepeda motor jenis Mio Soul tidak jauh dari titik korban hilang. Temuan tersebut memperkuat dugaan korban terseret arus deras menuju saluran air besar. Identitas pria tersebut masih belum diketahui hingga proses pencarian memasuki hari kedua.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyebut pencarian difokuskan pada jalur aliran parit utama. “Penyisiran dilakukan sepanjang parit hingga titik rawan arus deras,” ujar Budi Cahyadi. Tim memperluas radius pencarian guna memastikan korban segera ditemukan dalam kondisi apapun.
Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Zamhur, membenarkan laporan warga terkait kejadian tersebut. “Identitas korban belum diketahui dan pencarian masih terus berlangsung hingga sekarang,” ujar Zamhur. Ia menambahkan koordinasi lintas instansi terus dilakukan demi mempercepat proses pencarian korban.
Warga sekitar menyebut korban terlihat melintas saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut. Air yang meluap membuat jalan tidak terlihat jelas dan menutup seluruh saluran drainase. Korban diduga kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya jatuh dan terseret arus deras.
Peristiwa serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan Griya Sidomulyo sehari sebelumnya. Seorang warga dilaporkan hanyut saat banjir merendam kawasan permukiman pada Jumat malam. Kondisi cuaca ekstrem meningkatkan potensi kecelakaan akibat genangan air di berbagai titik kota.
Tim terus melakukan penyisiran manual menggunakan alat sederhana hingga peralatan penyelamatan khusus. Upaya ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan setiap titik aliran air diperiksa dengan teliti. Kendala arus deras dan visibilitas rendah menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian tersebut.
BPBD Pekanbaru mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan tergenang air hujan. Genangan sering menyembunyikan lubang, parit, hingga saluran besar yang sulit terlihat mata. Kesadaran situasi menjadi faktor penting dalam mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Pencarian masih berlangsung hingga Sabtu siang dengan harapan korban segera ditemukan tim gabungan. Fokus operasi tetap pada titik awal jatuh hingga jalur aliran air yang lebih luas. Publik kini menanti hasil pencarian yang menjadi penentu akhir dari tragedi dini hari tersebut. R-02

