Celcius dan Brotherhood Digerebek Dini Hari, Hasil Cek Urine Bikin Geleng Kepala!
Pertugas menggerebek ruangan karaoke di Duri, 9 pengunjung positif memakai narkoba. (ist)
SABANGMERAUKE NEWS, Duri - Lampu warna-warni di tempat hiburan malam Duri mendadak padam, berganti sorot lampu senter polisi. Jajaran Polsek Mandau melakukan operasi Cipta Kondisi skala besar pada Minggu, 29 Maret 2026, dini hari. Personel gabungan merangsek masuk ke dalam ruangan karaoke saat musik sedang berdentum sangat keras.
Kegiatan dimulai tepat 01.00 WIB itu menyasar lokasi rawan kriminalitas. Kapolsek Mandau memimpin langsung pasukannya untuk menyisir setiap sudut ruangan tanpa ada yang terlewatkan. Suasana ceria pengunjung seketika berubah menjadi sangat tegang saat petugas mulai melakukan penggeledahan badan.
Operasi ini mendapatkan dukungan penuh dari Polres Bengkalis guna memastikan situasi tetap terkendali dan aman. Petugas menyasar barang bawaan terlarang mulai dari senjata tajam hingga narkotika jenis apa pun. Kehadiran polisi berseragam lengkap di tengah kegelapan malam membuat nyali para pelanggar hukum menciut.
Hasil Tes Urine Mengejutkan
Target pertama petugas adalah Celcius Karaoke yang berlokasi di Jalan Hangtuah, Kelurahan Air Jamban. Di sini petugas melakukan pemeriksaan administrasi serta barang bawaan terhadap seluruh pengunjung yang hadir. Sebanyak sembilan orang terpilih untuk menjalani tes urine mendadak guna mendeteksi kandungan zat terlarang.
Kelompok tersebut terdiri dari lima laki-laki dan empat perempuan yang sedang asyik menikmati malam. Hasil laboratorium lapangan menunjukkan bahwa dua orang dinyatakan positif mengandung amfetamin yang sangat membahayakan kesehatan. Mereka tidak berkutik saat petugas menunjukkan strip indikator yang berubah warna menjadi tanda positif.
"Petugas melakukan pemeriksaan administrasi hingga tes urine terhadap pengelola serta pengunjung lokasi," ungkap Primadona. Kompol Primadona menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari prosedur tetap dalam setiap operasi cipta kondisi. Langkah tegas diambil agar tempat hiburan malam tidak menjadi sarang peredaran narkoba yang merusak.
Suasana di dalam Celcius Karaoke mendadak hening saat dua orang tersebut digiring ke mobil. Petugas memastikan tidak ada provokasi dari pengunjung lain selama proses pengamanan berlangsung dengan sangat tertib. Pemilik usaha juga dimintai keterangan terkait aktivitas tamu yang datang berkunjung ke lokasi bisnisnya.
Drama 22 Pengunjung Brotherhood
Perjalanan tim gabungan berlanjut menuju Brotherhood KTV di Jalan Lintas Duri-Dumai KM 08 tersebut. Lokasi di Kecamatan Bathin Solapan ini menjadi sasaran kedua karena laporan masyarakat yang cukup masif. Sebanyak dua puluh dua orang harus berbaris rapi untuk menjalani pemeriksaan identitas secara sangat detail.
Rincian pengunjung terdiri dari dua belas laki-laki dan sepuluh perempuan yang sedang berada di ruang. Ketegangan kembali memuncak saat petugas medis kepolisian mulai menyiapkan alat tes urine di lokasi. Hasilnya jauh lebih mengejutkan karena lima orang terindikasi kuat mengonsumsi amfetamin sebelum polisi datang.
"Total tujuh orang dinyatakan positif dari hasil rangkaian razia di dua lokasi berbeda tersebut," ungkapnya. Kapolsek Mandau menegaskan angka ini menjadi catatan serius bagi jajarannya untuk terus melakukan pemantauan rutin. Pengawasan terhadap peredaran narkotika di wilayah hukum Mandau akan semakin diperketat demi keamanan masyarakat luas.
Ketujuh orang tersebut langsung dibawa menuju Mapolsek Mandau guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim. Polisi juga akan melakukan pendalaman mengenai asal-usul barang haram yang mereka konsumsi malam itu. Identitas mereka dicatat dalam basis data kepolisian sebagai bagian dari proses penyelidikan tindak pidana.
Komitmen Polri Tertibkan THM
Polisi tidak hanya mengamankan pengunjung, tetapi juga akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik tempat hiburan. Pengelola bisnis wajib bertanggung jawab atas situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan usaha milik mereka. Pembiaran terhadap penyalahgunaan narkotika di dalam gedung karaoke bisa berakibat fatal pada izin operasional usaha.
Operasi rutin secara berkala akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk memberantas narkoba di Bengkalis. Kehadiran Polri diharapkan dapat meningkatkan rasa aman serta kepercayaan publik terhadap institusi pelindung masyarakat. Situasi selama kegiatan berlangsung terpantau sangat aman, tertib, dan terkendali tanpa ada gangguan berarti.
“Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan meningkatkan rasa aman serta kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya. Primadona menegaskan komitmen menjaga kamtibmas tetap kondusif merupakan harga mati yang harus terus diperjuangkan. Operasi serupa akan menyasar lokasi lain yang dianggap berpotensi menjadi tempat transaksi barang haram.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi narkotika dan tempat-tempat yang berpotensi merusak masa depan generasi muda. Dukungan warga sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi akurat mengenai aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Bersama polisi, warga Mandau bisa menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari jeratan gelap narkoba.R-02

