Emas Antam Tak Bergerak Pagi Ini, Investor Dibuat Deg-degan Jelang Update
Harga emas hari ini, Kamis (26/3/2026). Foto: Dok SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Harga emas hari ini, Kamis (26/3/2026), menunjukkan pergerakan yang cenderung stabil. Berdasarkan data terbaru dari laman resmi PT Aneka Tambang Tbk melalui platform Logam Mulia, harga emas Antam masih bertahan di level Rp 2.850.000 per gram pada perdagangan pagi.
Posisi harga emas tersebut belum mengalami perubahan dibandingkan dengan harga penutupan pada Rabu (25/3/2026). Kondisi ini membuat pelaku pasar dan investor memilih untuk menunggu pembaruan harga resmi yang biasanya diumumkan pada pukul 08.30 WIB.
Stabilnya harga emas hari ini menjadi sorotan utama, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang masih fluktuatif. Emas yang dikenal sebagai aset safe haven kembali menunjukkan karakter defensifnya dengan mempertahankan nilai di tengah ketidakpastian pasar.
Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam sempat mengalami kenaikan sebesar Rp 7.000 per gram, dari Rp 2.843.000 menjadi Rp 2.850.000. Kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bagi investor, meskipun hari ini pergerakan harga masih tertahan.
Perlu diketahui, harga emas yang tercatat pada pukul 05.00 WIB masih mengacu pada pembaruan terakhir dari hari sebelumnya. Hal ini karena sistem pembaruan harga emas Antam dilakukan sekali sehari, yakni pada pukul 08.30 WIB. Dengan demikian, harga pagi ini masih bersifat sementara dan berpotensi berubah dalam beberapa jam ke depan.
Selain pergerakan harga, emas Antam juga tetap menjadi pilihan investasi favorit masyarakat karena fleksibilitasnya. Produk emas batangan tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Hal ini memudahkan investor, baik pemula maupun berpengalaman, untuk menyesuaikan pembelian dengan kemampuan finansial masing-masing.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini, Kamis (26/3/2026), berdasarkan update pukul 05.00 WIB:
0,5 gram: Rp 1.475.000
1 gram: Rp 2.850.000
2 gram: Rp 5.640.000
3 gram: Rp 8.435.000
5 gram: Rp 14.025.000
10 gram: Rp 27.995.000
25 gram: Rp 69.862.000
50 gram: Rp 139.645.000
100 gram: Rp 279.212.000
250 gram: Rp 697.765.000
500 gram: Rp 1.395.320.000
1.000 gram (1 kg): Rp 2.790.600.000
Meski harga emas hari ini belum bergerak, investor tetap disarankan untuk memperhatikan berbagai faktor yang dapat memengaruhi harga logam mulia. Di antaranya adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, kondisi geopolitik global, hingga kebijakan suku bunga bank sentral dunia.
Selain itu, aspek perpajakan juga menjadi hal penting yang perlu dipahami sebelum bertransaksi emas. Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi pembelian emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Untuk pembelian emas, tarif pajak yang dikenakan sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP, dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi akan disertai bukti potong sebagai dokumen resmi untuk pelaporan pajak.
Sementara itu, untuk penjualan kembali atau buyback emas ke Antam, juga dikenakan pajak apabila nilai transaksi melebihi Rp 10 juta. Tarif pajaknya sebesar 1,5 persen untuk pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Pajak ini langsung dipotong dari total nilai transaksi yang diterima oleh penjual.
Kondisi harga emas yang stabil hari ini memberikan ruang bagi investor untuk mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang. Banyak analis menilai bahwa emas tetap menjadi instrumen yang aman untuk menjaga nilai aset, terutama saat inflasi meningkat atau kondisi ekonomi tidak menentu.
Di sisi lain, momentum penantian pembaruan harga pada pagi hari juga sering dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk mengambil posisi terbaik. Jika harga mengalami kenaikan setelah update, maka potensi keuntungan jangka pendek bisa dimaksimalkan. Sebaliknya, jika harga turun, ini bisa menjadi peluang untuk membeli di harga lebih rendah.
Dengan demikian, meskipun harga emas hari ini masih stagnan, dinamika pasar yang akan terjadi setelah pembaruan resmi tetap patut untuk dicermati. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Harga emas bukan hanya sekadar angka, tetapi juga mencerminkan kondisi ekonomi global dan kepercayaan pasar terhadap instrumen investasi yang aman. Oleh karena itu, memahami pergerakan dan faktor yang memengaruhinya menjadi kunci dalam mengoptimalkan investasi emas. (R-05)

