SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      04/06/2026  ❘  10:12 WIB
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
    • Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      02/06/2026  ❘  15:59 WIB
  • Nasional
    • Yayasan Riau Madani Tuding Kemenhut Lalai dan Tidak Serius, Sudah 40 Tahun Tak Kunjung Lakukan Penetapan Kawasan HPT Kaiti Kubu Pauh

      Yayasan Riau Madani Tuding Kemenhut Lalai dan Tidak Serius, Sudah 40 Tahun Tak Kunjung Lakukan Penetapan Kawasan HPT Kaiti Kubu Pauh

      04/06/2026  ❘  14:18 WIB
    • Polsek Tebing Tinggi Barat Perkuat Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Nanas di Tanjung Peranap

      Polsek Tebing Tinggi Barat Perkuat Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Nanas di Tanjung Peranap

      04/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • AS Bidik Indonesia dengan Tarif Impor Baru, Pemerintah Siapkan Langkah Respons

      AS Bidik Indonesia dengan Tarif Impor Baru, Pemerintah Siapkan Langkah Respons

      04/06/2026  ❘  12:14 WIB
    • Prabowo Akui Sedih Copot Pimpinan BGN, Fakta Kasus MBG Terungkap

      Prabowo Akui Sedih Copot Pimpinan BGN, Fakta Kasus MBG Terungkap

      04/06/2026  ❘  12:11 WIB
  • Ekonomi
    • Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      04/06/2026  ❘  09:59 WIB
    • Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      04/06/2026  ❘  09:44 WIB
    • Ekspansi ke Ibukota, BRK Syariah Gandeng Nazhir Wakaf Warrior Kembangkan Wakaf Uang

      Ekspansi ke Ibukota, BRK Syariah Gandeng Nazhir Wakaf Warrior Kembangkan Wakaf Uang

      04/06/2026  ❘  08:43 WIB
    • Update Harga Emas Antam Kamis 4 Juni 2026, Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

      Update Harga Emas Antam Kamis 4 Juni 2026, Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

      04/06/2026  ❘  08:04 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Polres Rokan Hilir Ungkap Peredaran Ekstasi, Seorang IRT Diamankan dengan 61 Butir Pil Diduga Narkotika

      Polres Rokan Hilir Ungkap Peredaran Ekstasi, Seorang IRT Diamankan dengan 61 Butir Pil Diduga Narkotika

      04/06/2026  ❘  12:23 WIB
    • 3 Bos BGN Ditangkap Kejagung, PMKRI Desak Pemeriksaan Seluruh SPPG di Riau

      3 Bos BGN Ditangkap Kejagung, PMKRI Desak Pemeriksaan Seluruh SPPG di Riau

      04/06/2026  ❘  11:53 WIB
    • Parah! Kasus Pemerasan Libatkan Wakil Menteri Imigrasi Tembus Ratusan Miliar

      Parah! Kasus Pemerasan Libatkan Wakil Menteri Imigrasi Tembus Ratusan Miliar

      04/06/2026  ❘  11:47 WIB
    • Dani Nursalam dan Arief Setiawan Bersaksi untuk Terdakwa Gubernur Riau Abdul Wahid

      Dani Nursalam dan Arief Setiawan Bersaksi untuk Terdakwa Gubernur Riau Abdul Wahid

      04/06/2026  ❘  10:24 WIB
  • Umum
    • Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      04/06/2026  ❘  07:56 WIB
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
  • Riau
    • Perbaikan Berlanjut, 13 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Rampung Diperbaiki

      Perbaikan Berlanjut, 13 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Rampung Diperbaiki

      04/06/2026  ❘  12:28 WIB
    • Tak Perlu Lagi Jauh ke Padang! RSUD Arifin Achmad Kini Jadi Komandan Layanan Jantung Riau

      Tak Perlu Lagi Jauh ke Padang! RSUD Arifin Achmad Kini Jadi Komandan Layanan Jantung Riau

      04/06/2026  ❘  10:30 WIB
    • BMKG Prediksi Riau Diguyur Hujan Sore hingga Dini Hari, Waspada Petir dan Angin Kencang!

      BMKG Prediksi Riau Diguyur Hujan Sore hingga Dini Hari, Waspada Petir dan Angin Kencang!

      04/06/2026  ❘  07:48 WIB
    • Mulai 8 Juni! Polisi Riau Sikat Knalpot Brong, Travel Gelap hingga Perokok di Jalan

      Mulai 8 Juni! Polisi Riau Sikat Knalpot Brong, Travel Gelap hingga Perokok di Jalan

      04/06/2026  ❘  07:43 WIB
  • Sport
    • Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      04/06/2026  ❘  07:33 WIB
    • Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      04/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      04/06/2026  ❘  07:01 WIB
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      04/06/2026  ❘  12:55 WIB
    • Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      04/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Dampak Perang Mulai Terasa, Harga Kedelai Melonjak—Tahu Tempe Terancam Ikut Naik

25/03/2026  ❘  20:14 WIB • Nasional
Bagikan :
Dampak Perang Mulai Terasa, Harga Kedelai Melonjak—Tahu Tempe Terancam Ikut Naik

Ilustrasi kenaikan harga tahu-tempe. Foto: SM News/Create by AI

SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Kenaikan harga kedelai impor mulai terasa di dalam negeri dan berpotensi mendorong lonjakan harga tahu dan tempe dalam waktu dekat. Per 18 Maret 2026, harga kedelai di tingkat perajin tercatat mengalami peningkatan signifikan, dipicu kombinasi faktor global mulai dari konflik geopolitik hingga penguatan dolar AS.

Berdasarkan data Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo), harga kedelai di tingkat koperasi perajin kini berada di kisaran Rp9.700 hingga Rp12.000 per kilogram. Mayoritas harga berkisar antara Rp10.000 hingga Rp10.800 per kilogram, naik dibandingkan periode sebelumnya yang relatif lebih stabil.

Di sejumlah daerah, harga kedelai bahkan sudah menembus angka yang cukup tinggi. Di Jawa Barat, harga kedelai tercatat berada di kisaran Rp10.100 hingga Rp10.400 per kilogram. Sementara di Jakarta, harga berkisar Rp10.400 hingga Rp10.700 per kilogram. Adapun di beberapa wilayah seperti Sumatra Barat, harga kedelai sudah mencapai Rp12.000 per kilogram.

Sekretaris Jenderal Gakoptindo, Wibowo Nur Cahyo, mengungkapkan bahwa tren kenaikan harga kedelai impor ini memang sudah terjadi dan berpotensi terus berlanjut dalam waktu ke depan. Ia menilai kondisi global saat ini menjadi faktor utama yang memengaruhi harga bahan baku utama tahu dan tempe tersebut.

“Nah, tentunya secara kenaikan harga kedelai impor itu memang sudah terjadi peningkatan. Kemungkinan peningkatan harga lagi bisa saja terjadi,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Meski demikian, Wibowo menegaskan bahwa kenaikan harga kedelai saat ini bukan dipicu oleh lonjakan impor China yang diperkirakan meningkat sekitar 2 juta ton pada periode 2026-2027. Menurutnya, tambahan impor tersebut tidak akan mengganggu keseimbangan pasokan global.

Ia menjelaskan bahwa kondisi stok kedelai di Amerika Serikat sebagai salah satu pemasok utama justru sedang dalam kondisi berlebih atau overstock. Dengan kondisi tersebut, pasokan global seharusnya masih cukup aman.

“Kalau sekarang ini sebenarnya mereka (Amerika Serikat) overstock. Jadi tidak terlalu mengganggu,” jelasnya.

Mengacu pada laporan World Grain, Layanan Pertanian Luar Negeri (Foreign Agricultural Service/FAS) Departemen Pertanian Amerika Serikat memproyeksikan impor kedelai China akan mencapai 108 juta ton pada 2026-2027, naik sekitar 2 juta ton dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh tingginya permintaan bungkil kedelai untuk kebutuhan pakan ternak, khususnya sektor unggas dan akuakultur.

Selain itu, China juga kembali aktif membeli kedelai dari Amerika Serikat setelah tercapainya kesepakatan dagang antara kedua negara pada Oktober 2025. Hingga akhir Februari 2026, realisasi pembelian kedelai oleh China telah mencapai 10,8 juta ton dari total komitmen sebesar 12 juta ton.

Namun, menurut Wibowo, faktor utama kenaikan harga kedelai di Indonesia justru berasal dari kombinasi faktor lain yang lebih kompleks. Di antaranya adalah pergerakan harga di pasar global seperti Chicago Board of Trade (CBOT), penguatan nilai tukar dolar AS, serta dinamika ekonomi dan politik baik di dalam maupun luar negeri.

Ia menekankan bahwa eskalasi konflik geopolitik menjadi pemicu terbesar saat ini, terutama konflik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Ketegangan tersebut berdampak langsung pada kenaikan harga energi dunia.

“Faktor yang memberatkan paling utama saat ini adalah perang di Timur Tengah. Itu berdampak besar,” ujarnya.

Kenaikan harga minyak akibat konflik tersebut turut mendorong peningkatan biaya logistik, termasuk biaya pengangkutan kedelai dari Amerika Serikat ke Indonesia. Mengingat distribusi kedelai sangat bergantung pada transportasi laut, lonjakan harga bahan bakar menjadi beban tambahan yang signifikan.

“Pengangkutan dari Amerika ke Indonesia menggunakan kapal dengan kebutuhan bahan bakar tinggi. Jadi dampaknya langsung terasa di biaya distribusi,” jelasnya.

Di tengah tekanan biaya produksi yang meningkat, para perajin tahu dan tempe saat ini masih berupaya menahan kenaikan harga jual kepada konsumen. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan mengurangi ukuran produk tanpa mengubah harga.

Penyesuaian ini dilakukan secara bertahap, seiring dengan kenaikan harga bahan baku. Misalnya, ketebalan tahu yang sebelumnya sekitar 3 cm bisa dikurangi menjadi 2,8 cm atau bahkan 2,5 cm. Hal serupa juga terjadi pada tempe, yang ketebalannya dapat berkurang dari 2 cm menjadi sekitar 1,8 cm.

“Jadi siasatnya itu menyesuaikan ketebalan saja, bukan menaikkan harga,” kata Wibowo.

Dari sisi keuntungan, para perajin mengaku masih memiliki sedikit ruang untuk bertahan meski margin mulai tergerus. Jika sebelumnya keuntungan bisa mencapai Rp1.000 per unit, kini turun menjadi sekitar Rp800.

Meski demikian, Wibowo mengingatkan bahwa ada batas toleransi bagi para perajin. Jika harga kedelai terus melonjak hingga menembus Rp12.000 per kilogram secara merata, maka opsi untuk meminta intervensi pemerintah akan mulai dipertimbangkan.

“Kalau sudah di atas Rp12 ribu per kg, baru kami akan menyuarakan kemungkinan minta subsidi,” tegasnya.

Untuk saat ini, ia menilai kondisi tersebut masih belum terjadi secara luas dan masih dalam batas yang dapat ditoleransi oleh perajin. Namun, risiko kenaikan harga tahu dan tempe tetap terbuka jika tekanan global terus berlanjut.

Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk bersiap menghadapi kemungkinan penyesuaian harga atau ukuran produk tahu dan tempe di pasaran. Sebab, sebagai bahan pangan yang sangat bergantung pada impor, kedelai tetap rentan terhadap gejolak global, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik dunia saat ini. (R-05)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :harga kedelai impor naikharga tahu tempe 2026dampak perang terhadap pangan IndonesiaSabangmerauke

BERITA TERKAIT :

  • Resmi Dibuka Hari Ini! Jangan Berani Daftar UTBK-SNBT Sebelum Baca Aturan Baru Ini

    Resmi Dibuka Hari Ini! Jangan Berani Daftar UTBK-SNBT Sebelum Baca Aturan Baru Ini

    Nasional •
    25/03/2026 ❘ 19:58 WIB
  • Kebijakan WFH Usulan Prabowo Dikritisi DPR, Efektifkah Tekan BBM?

    Kebijakan WFH Usulan Prabowo Dikritisi DPR, Efektifkah Tekan BBM?

    Nasional •
    25/03/2026 ❘ 20:10 WIB
  • Waduh! Air Menipis Tapi Api Makin Ganas, Petugas di Riau Berjibaku Lawan Karhutla

    Waduh! Air Menipis Tapi Api Makin Ganas, Petugas di Riau Berjibaku Lawan Karhutla

    Riau •
    25/03/2026 ❘ 19:40 WIB
  • Leher Digorok, Staf Bawaslu di Sumatera Selatan Pulang ke Riau Dalam Peti

    Leher Digorok, Staf Bawaslu di Sumatera Selatan Pulang ke Riau Dalam Peti

    Hukrim •
    25/03/2026 ❘ 19:21 WIB
  • Tragis! Wanita Korban Pelecehan Ini Nekat Pingin Bunuh Diri di Depan Kantor Presiden Prabowo

    Tragis! Wanita Korban Pelecehan Ini Nekat Pingin Bunuh Diri di Depan Kantor Presiden Prabowo

    Nasional •
    25/03/2026 ❘ 13:50 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan