Libur Lebaran Usai, Kok Malas Balik Aktivitas? Kenali Post Holiday Blues & Solusinya
Ilustrasi post-holiday blues. Foto : IA
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Libur panjang Lebaran yang segera berakhir sering kali meninggalkan perasaan enggan kembali beraktivitas. Kondisi ini dikenal sebagai post-holiday blues, yakni fase ketika seseorang mengalami penurunan motivasi, suasana hati, hingga energi setelah masa liburan.
Dosen Keperawatan Jiwa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Uswatun Hasanah, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu berbagai faktor, mulai dari perpisahan dengan keluarga, rutinitas yang kembali monoton, hingga kelelahan selama liburan.
Gejala yang muncul pun beragam, seperti murung, sulit berkonsentrasi, perubahan pola tidur, hingga nafsu makan yang tidak stabil. Bahkan, sebagian orang juga mengalami keluhan fisik seperti sakit kepala akibat stres.
Meski demikian, kondisi ini bersifat sementara dan dapat diatasi dengan sejumlah langkah praktis berikut:
1. Menerima Perasaan dengan Terbuka
Langkah pertama adalah menyadari bahwa rasa malas dan kehilangan semangat setelah liburan merupakan hal yang wajar. Menuliskan perasaan dalam jurnal dapat membantu mengelola emosi dengan lebih baik.
2. Tetap Aktif Secara Fisik
Menurut psikoterapis Stephanie Moulton Sarkis, olahraga dapat meningkatkan hormon dopamin dan serotonin yang berperan dalam memperbaiki suasana hati. Aktivitas fisik ringan namun menyenangkan bisa menjadi solusi efektif.
3. Lakukan Reminiscence
Mengingat kembali momen menyenangkan selama liburan dapat membantu menurunkan tingkat stres. Berbagi cerita dengan keluarga atau teman juga dapat memperpanjang rasa bahagia.
4. Fokus pada Kesehatan dan Keuangan
Stres pascaliburan sering dipicu kondisi finansial. Oleh karena itu, penting untuk mulai menyusun kembali anggaran dan menetapkan prioritas keuangan agar lebih tenang menjalani hari.
5. Tetap Terhubung dengan Orang Terdekat
Menjaga komunikasi dengan keluarga dan sahabat dapat membantu mengurangi rasa kesepian. Dukungan emosional menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan suasana hati.
6. Mengubah Pola Pikir
Masa setelah liburan bisa menjadi momentum untuk memperbaiki diri. Dengan menumbuhkan rasa syukur dan perspektif positif, seseorang dapat kembali produktif dan lebih siap menghadapi tantangan.
Pada akhirnya, post-holiday blues bukanlah kondisi yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Namun, jika gejala berlangsung lebih dari dua minggu hingga satu bulan, disarankan untuk mencari bantuan profesional kesehatan mental.(R-03)

