Nasib Apes RH Diciduk Jam 3 Pagi Gara-gara "Garam" Haram!
RH, pengedar sabu di Mandau dibekuk polisi Rabu, 25 Maret 2026, jam 03.00 subuh (ist)
SABANGMERAUKE NEWS, Duri - Jalan Kayangan di Kelurahan Air Jamban mendadak jadi jalur masuk penjara bagi RH. Pemuda berusia 29 tahun ini tertangkap basah menyimpan sabu pada Rabu, 25 Maret 2026. Tim Opsnal Polsek Mandau sukses mengakhiri petualangan haram sang pemuda tengah malam itu.
Aparat bergerak senyap menyisir wilayah Kecamatan Mandau sekitar pukul 03.00 WIB pagi. Suasana sunyi berubah tegang saat polisi mengepung lokasi persembunyian tersangka tersebut. RH hanya bisa tertunduk pasrah saat petugas menggeledah setiap sudut ruangan miliknya.
Hasilnya sangat telak dan tidak bisa dibantah lagi sama sekali. Petugas menemukan satu paket besar serbuk putih yang sangat mencurigakan di sana. Benda tersebut diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu siap konsumsi atau edar.
Selain serbuk putih, polisi mengamankan satu unit ponsel milik tersangka RH. Timbangan digital juga ditemukan sebagai bukti adanya aktivitas perdagangan gelap ini. Tiga bungkus plastik pembungkus sabu ikut disita sebagai barang bukti tambahan oleh polisi.
Drama Tas Hitam di Warung
Sebelum RH diciduk, drama lain terjadi di sebuah warung sekitar Jalan Kayangan. Dua pria berinisial AS dan AH mendadak lemas saat polisi datang bertamu. Rabu, 25 Maret 2026, pukul 00.30 WIB menjadi akhir bisnis kotor mereka berdua.
Petugas menemukan sebuah tas kecil berwarna hitam yang sangat mencurigakan lokasinya. Saat dibuka, isinya membuat nyali dua pengedar paruh baya ini langsung ciut. Tujuh paket sabu tersimpan rapi dalam berbagai ukuran plastik bening di dalamnya.
Ada paket besar, paket sedang, hingga paket kecil yang sudah siap dijual. Timbangan digital sebanyak tiga unit juga ditemukan petugas dalam tas hitam tersebut. Uang tunai senilai satu juta rupiah lebih ikut diamankan sebagai hasil transaksi.
"Ada tujuh paket narkotika jenis sabu siap edar," ungkap AKBP Fahrian Saleh Siregar. Kapolres Bengkalis ini memimpin langsung pengungkapan kasus besar yang sangat meresahkan warga. Kini AS dan AH harus rela pindah tempat tidur ke hotel prodeo.
Jejak Digital Sang Bandar
Polisi tidak berhenti hanya pada penemuan barang bukti di lokasi kejadian. Dua unit ponsel milik AS dan AH kini disita tim penyidik kepolisian. Aparat ingin melacak siapa sosok penyedia barang haram yang mereka jual tersebut.
Jaringan peredaran narkoba di wilayah Mandau memang harus segera diputus total. Polisi menduga ada sindikat yang lebih besar yang bermain di balik layar sana. Pemeriksaan intensif terus dilakukan agar semua pengedar bisa segera ditangkap petugas.
Kehadiran tim Opsnal di lapangan membuat para pemain narkoba mulai merasa tidak tenang. Aparat tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi perusak masa depan bangsa. Setiap sudut jalanan di Bengkalis kini berada dalam pengawasan ketat petugas polisi.
RH, AS, dan AH kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka secara hukum tetap. Mereka terjerat undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang sangat berat. Masa depan mereka dipastikan akan habis di balik tembok dingin penjara.
Pesan Tegas dari Markas
Aparat kepolisian meminta warga untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar masing-masing. Jangan pernah takut melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada petugas polisi terdekat segera. Laporan dari warga sangat membantu polisi dalam memberantas peredaran gelap narkoba ini.
Tim Opsnal Satreskrim Polsek Mandau akan terus bergerak memburu para pelaku lainnya. Narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara total tanpa rasa takut. Generasi muda di Kabupaten Bengkalis wajib dilindungi dari pengaruh buruk sabu-sabu tersebut.
Pelayanan UPT dan jajaran polsek kini semakin responsif menerima aduan dari masyarakat luas. Keamanan wilayah menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar lagi bagi polisi. Mari menjaga lingkungan agar tetap bersih dari peredaran narkoba yang sangat mematikan.
Kapolres menegaskan komitmennya untuk membersihkan wilayah Mandau dari segala jenis narkotika. Tidak ada tempat persembunyian yang aman bagi para pengedar barang haram tersebut. Aparat akan terus memburu mereka hingga ke lubang semut sekalipun demi keadilan. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Hari Anak Belum Sempat Lahir Internasional
Jangan Asal Buang! Pesan Haru untuk Janin yang Belum Sempat Menatap Dunia

