Emas Antam Terus Merosot! Kini Tembus Rp2,9 Juta per Gram, Buyback Ikut Turun Tajam
Ilustrasi emas antam. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Logam Mulia Antam kembali mengalami penurunan tajam pada perdagangan Sabtu (14/3/2026). Harga emas 24 karat turun Rp24.000 per gram menjadi Rp2.997.000 per gram.
Penurunan ini memperpanjang tren koreksi harga emas setelah sebelumnya juga melemah dalam dua hari terakhir.
Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, sehari sebelumnya harga emas Antam berada di level Rp3.021.000 per gram setelah turun Rp21.000. Bahkan pada Kamis (12/3), harga emas sempat terkoreksi lebih dalam hingga Rp45.000 per gram.
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam tercatat turun dari Rp3.059.000 menjadi Rp2.997.000 per gram. Meski demikian, secara bulanan harga emas masih menunjukkan tren naik dibandingkan posisi sebelumnya di kisaran Rp2.940.000 per gram.
Harga Buyback Ikut Turun
Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Antam juga mengalami penurunan. Hari ini, harga buyback turun Rp34.000 menjadi Rp2.749.000 per gram.
Harga buyback merupakan patokan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan mereka kepada Antam.
Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi saat proses penjualan emas dilakukan.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga emas Antam pada Sabtu (14/3/2026):
• 0,5 gram: Rp1.548.500
• 1 gram: Rp2.997.000
• 2 gram: Rp5.934.000
• 3 gram: Rp8.876.000
• 5 gram: Rp14.760.000
• 10 gram: Rp29.465.000
• 25 gram: Rp73.537.000
• 50 gram: Rp146.995.000
• 100 gram: Rp293.912.000
• 250 gram: Rp734.515.000
• 500 gram: Rp1.468.820.000
• 1.000 gram: Rp2.937.600.000
Dengan tren penurunan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, pelaku pasar kini mencermati pergerakan harga emas sebagai salah satu indikator penting dalam strategi investasi logam mulia.(R-04)
BERITA TERKAIT :
-
Hari Masyarakat Adat Nasional
RUU Masyarakat Adat Mandek 16 Tahun: Negara Lupa Janji atau Sengaja?

