Liga Europa
Apes Benar! Dominasi Forest Berakhir Tragis di Tangan Midtjylland
Penyerang Midtjylland Cho Gue-sung melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Nottingham Forest di laga leg pertama 16 besar Liga Europa.(AFP)
SABANGMERAUKE NEWS, Nottingham - Stadion City Ground menjadi saksi bisu kekecewaan besar pendukung Nottingham Forest. Skuad tuan rumah takluk 0-1 dari tamu mereka, FC Midtjylland. Laga leg pertama babak 16 besar Liga Europa ini berlangsung sengit. Mimpi buruk Forest pun semakin nyata setelah gol di menit-menit akhir.
Awal pertandingan sebenarnya berjalan cukup manis bagi tuan rumah. Omari Hutchinson dan Morgan Gibbs-White terus menekan pertahanan lawan tanpa henti. Namun, kiper Midtjylland, Elias Olafsson, tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Refleks cepatnya membuat skor kacamata tetap terjaga hingga babak pertama usai.
Memasuki paruh kedua, cuaca berubah drastis dengan hujan deras mengguyur lapangan. Kondisi licin lapangan membuat aliran bola menjadi sulit bagi kedua tim. Nottingham Forest tetap mendominasi penguasaan bola namun gagal merobek jala lawan. Penyelesaian akhir yang buruk terus menjadi penyakit utama bagi skuad ini.
Saat laga menyisakan sepuluh menit, petaka justru datang menghampiri tuan rumah. Ousmane Diao mengirim umpan silang akurat ke jantung pertahanan Forest. Cho Gue-sung melompat tinggi dan menyambut bola dengan sundulan tajam. Matz Sels tidak berdaya menahan laju bola yang masuk ke sudut gawang.
"Gol ini hasil kerja keras seluruh tim di lapangan," ujar Cho Gue-sung singkat usai laga. Suasana City Ground mendadak senyap setelah gol krusial tersebut tercipta. Skuad asuhan Vitor Pereira tampak kebingungan mencari cara membalas ketertinggalan mereka. Statistik menunjukkan Forest mendominasi dengan 23 tembakan sepanjang pertandingan berlangsung.
Namun, dominasi tersebut terasa sia-sia karena tidak ada gol yang tercipta. Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi masa depan Nottingham Forest musim ini. Mereka tercatat belum pernah menang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Tren negatif ini jelas membuat posisi sang pelatih berada dalam tekanan besar.
Bagi Midtjylland, kemenangan tipis ini adalah modal emas leg kedua nanti. Mereka akan bermain di depan pendukung sendiri di Denmark Kamis depan. Keunggulan satu gol tentu memberikan rasa percaya diri lebih bagi tim tamu. Sebaliknya, Forest harus memutar otak mencari solusi instan sebelum terlambat.
Pertandingan nanti malam akan menentukan siapa yang berhak melaju lebih jauh. Mampukah Forest bangkit dari keterpurukan atau justru tersingkir lebih awal? Mari kita nantikan drama sepak bola selanjutnya di tanah Denmark pekan depan. Sepak bola memang kejam bagi mereka yang gagal memanfaatkan peluang emas.R-02

