Tengkorak Manusia Ditemukan Anak-anak di Bagan Sinembah, Sempat Dijadikan Mainan Sepak Bola: Korban Hilang Sejak Februari Lalu
Tengkorak korban saat dibawa main oleh anak-anak usai mencari Bambu untuk membuat Layangan, Senin (18/8/2025) petang. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Warga Kelurahan Bahtera Makmur Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, digegerkan dengan penemuan tengkorak manusia di semak belukar Jln Nuansa pada Senin (18/8/2025) petang.
Mirisnya, tengkorak tersebut sempat ditemukan oleh anak-anak yang awalnya mengira itu tengkorak hewan dan bahkan sempat dijadikan mainan sepak bola sebelum akhirnya orang dewasa menyadari bahwa itu adalah tengkorak manusia.
Ketua RT setempat, Suhardi, menjelaskan penemuan bermula ketika sejumlah anak mencari bambu untuk membuat layangan. Di lokasi semak, mereka menemukan tengkorak yang dibawa pulang ke pemukiman. “Awalnya anak-anak mengira itu tengkorak hewan. Setelah dibawa pulang, orang dewasa melihat dan curiga, lalu melaporkannya ke pihak berwajib,” ujar Suhardi.
Menerima laporan warga, aparat Polsek Bagan Sinembah segera turun ke lokasi. Dari hasil penyisiran, polisi menemukan tumpukan tulang belulang serta sebuah celana yang dikenali pihak keluarga sebagai milik Yusneli (65), seorang perempuan yang dilaporkan hilang sejak Februari 2025 lalu.
“Celana itu dikenali pihak keluarga saat ikut menyaksikan penemuan kerangka manusia tersebut, karena sebelumnya korban dilaporkan hilang sekitar 20 Februari 2025. Bahkan, pada 28 Desember 2024 korban pernah ditemukan kebingungan di sekitar Jln Nuansa dan sempat diumumkan di media sosial sebelum dijemput pihak keluarga,” tambah Suhardi.
Menurutnya, laporan kehilangan korban baru diterima pihak RT sekitar empat hari setelah hilangnya.
Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembah Iptu Ridho Alfian Syahputra S.Trk membenarkan penemuan kerangka manusia tersebut. Dia juga membenarkan ada laporan kehilangan orang di Polsek Bagan Sinembah pada Februari 2025 lalu.
"Ya, kami akan melakukan pendalaman guna memastikan tidak ada unsur lain dalam penemuan kerangka tersebut," kata Iptu Ridho.
Namun dari pemeriksaan awal, lanjut Ridho, tidak ada tanda-tanda kekeresan. Pihak keluarga tidak ingin dilakukan otopsi terhadap jasad tulang korban dan ikhlas atas meninggalnya korban.
Jasad korban kemudian disemayamkan di rumah duka bersama keluarga sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jln Nuansa, Kelurahan Bahtera Makmur Kota, pada Selasa (19/8/2025). (R-02)

