Semangat Kartini di Kepulauan Meranti: Anak-anak Gen-Z Belajar Kreasi Buket Cantik bersama IWAPI
Semangat RA Kartini kembali menyala di Kepulauan Meranti. Foto : SM News
SABANGMERAUKE NEWS, SELATPANJANG - Semangat RA Kartini kembali menyala di Kepulauan Meranti. Sempena peringatan Hari Kartini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar sebuah kegiatan kreatif yang membidik generasi masa depan yakni pelatihan kreasi buket cantik khusus untuk anak-anak Gen-Z.
Bertema "Teladan dan Kritis RA Kartini, Inspirasi Membangun Literasi dan Edukasi", kegiatan ini bukan sekadar mengajarkan keterampilan merangkai bunga, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan, kreativitas, dan kemandirian — nilai-nilai yang dahulu diperjuangkan oleh Kartini.
Anak-anak yang hadir tampak antusias, dengan tangan-tangan kecil mereka menyusun bunga demi bunga menjadi rangkaian yang indah. Di balik aktivitas sederhana itu, terselip pesan besar: bahwa literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang mengasah keterampilan, membangun kepercayaan diri, dan menyiapkan diri menjadi generasi penerus yang kreatif dan berdaya.
Ketua DPC IWAPI Kepulauan Meranti, Norawati dalam sambutannya menekankan pentingnya meneladani semangat Kartini, yang berani bermimpi dan memperjuangkan perubahan di zamannya.
"Kami ingin anak-anak Meranti, khususnya generasi muda perempuan, tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan berani berinovasi. Pelatihan ini bagian dari upaya sederhana kami untuk mewujudkan itu," tuturnya.
Dengan kreasi buket di tangan dan semangat baru di hati, anak-anak Meranti melangkah lebih percaya diri — membawa semangat Kartini ke masa depan mereka sendiri.
Kegiatan ini menjadi lebih istimewa karena berlangsung dalam rangka memperingati Hari Kartini, sekaligus bekerja sama dengan Rumah BUMN Kepulauan Meranti dan didukung oleh anggota DPRD, Jhonny Katan, yang ikut berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut dan menghadirkan narasumber pembuat Buket di Selatpanjang, Helda Amelia.
Ketua IWAPI Kepulauan Meranti, Norawati, menekankan pentingnya momen Hari Kartini sebagai waktu untuk mengenang jasa besar RA Kartini, seorang perempuan pejuang yang telah membuka jalan bagi kesetaraan gender dan pendidikan di tanah air.
"Semangat dan dedikasi Kartini tidak hanya menginspirasi kaum wanita, tetapi juga seluruh masyarakat untuk berjuang demi terciptanya keadilan sosial. Kartini membuktikan bahwa dengan tekad kuat, siapa saja bisa meraih cita-cita dan memberikan kontribusi besar bagi bangsa," ujar Norawati penuh semangat.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang pesat, perempuan — dan generasi muda pada umumnya — perlu terus menghidupkan nilai-nilai perjuangan Kartini. Sekolah, tempat pelatihan, dan workshop seperti ini menjadi ruang penting untuk menanamkan semangat tersebut agar anak-anak mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.
"Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan Hari Kartini ini sebagai momentum untuk merenungkan peran dan kontribusi kita masing-masing dalam membangun masa depan yang lebih baik. Mari kita terus bergandengan tangan dalam memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan pendidikan yang merata bagi semua anak bangsa," tuturnya
Lebih jauh, Norawati menuturkan bahwa pelatihan ini bukan hanya sekadar mengasah keterampilan seni, tetapi juga sebagai langkah awal untuk membentuk jiwa wirausaha di kalangan anak muda.
"Di era yang penuh tantangan ini, anak-anak perlu cerdas melihat peluang. Jangan hanya bergantung pada gaji bulanan. Dengan keterampilan, mereka bisa membuka lapangan pekerjaan, minimal untuk diri sendiri, bahkan untuk orang lain," ujarnya.
"Karena di masa-masa sulit seleo sekarang kita harus pintar melihat peluang usaha dan jangan hanya berharap kepada gaji, meskipun kita punya pekerjaan tetap dan punya gaji bulanan tapi tetap usahakan minimal kita punya masukan lain selain dari gaji bulanan sehingga perbaikan ekonomi tercipta di mulai dari keluarga dan anak-anak yang kreatif," imbuhnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar rajin mengikuti berbagai pelatihan dan workshop. Karena di masa depan, ketika melanjutkan kuliah atau mencari pekerjaan, skill menjadi bekal yang sangat berharga.
"Dengan semangat Kartini yang terus menyala, mari kita bergerak bersama membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi penerus," tutup Norawati.
Pelatihan yang sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Kartini tetap hidup, membara dalam jiwa generasi muda Meranti — siap berkarya, siap berdaya. (R-03)

