Tongkat Komando Kapolres Meranti Berpindah dari AKBP Kurnia ke AKBP Aldi, Marwah Negeri Tetap Dijaga di Tanah Sagu
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dan Wakil Bupati Muzamil Baharudin hadir berdampingan dalam momen sakral kenal pamit Kapolres Kepulauan Meranti, Kamis (10/4/2025) malam. Foto : SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Malam itu tampak redup dan hujan pun turun dengan gerimisnya, langit Selatpanjang seolah mengerti makna perpisahan.
Ballroom Grand Meranti Hotel diselimuti suasana haru dan hangat ketika dua sosok penting dalam dunia kepolisian bertukar peran. Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dan Wakil Bupati Muzamil Baharudin hadir berdampingan dalam momen sakral kenal pamit Kapolres Kepulauan Meranti, Kamis (10/4/2025) malam. Sebuah pertemuan yang bukan hanya seremonial, melainkan perayaan atas dedikasi dan pengabdian yang ditinggalkan, sekaligus sambutan penuh harap bagi sosok pengganti yang baru datang.
Di ruangan itu, tak hanya para pejabat hadir. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga para elemen masyarakat tampak larut dalam suasana. Mereka tak sekadar datang, tapi memberikan penghormatan kepada sosok yang telah 15 bulan terakhir menjaga keamanan tanah sagu itu yakni AKBP Kurnia Setyawan.
Kurnia, yang datang ke Kepulauan Meranti sejak 22 Desember 2023 lalu, bukan sekadar menjalankan tugas formal. Ia menorehkan banyak kisah di tengah masyarakat—kisah tentang ketegasan yang dibungkus kesantunan, tentang kerja nyata yang disampaikan dengan rendah hati.
Pencapaiannya yang paling menonjol adalah pengungkapan kasus sabu seberat 15,6 kg dan itu terbesar dalam sejarah kabupaten ini. Namun, tak hanya itu yang membuatnya dikenang. Kurnia adalah pemimpin yang mudah disapa, ringan tangan, dan tak segan turun langsung ke tengah masyarakat.
Selain tegas dalam penegakan hukum, AKBP Kurnia juga dikenal sebagai sosok yang ramah, berjiwa sosial, dan supel dalam bergaul dengan berbagai kalangan masyarakat. Ia kerap turun langsung ke masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kepulauan Meranti—daerah yang dikenal sebagai salah satu laboratorium kebhinekaan dan toleransi di Indonesia.
AKBP Kurnia Setyawan, malam itu didampingi istrinya Lexcy Kurnia berdiri di podium dengan suara yang terdengar mantap, namun lirih terselip emosi. Ia menyampaikan terima kasih yang dalam kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanannya.
Dalam sambutannya malam itu, suaranya terdengar tulus dan penuh rasa syukur. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, atas segala laku yang mungkin tak sengaja melukai. Silaturahmi, katanya, harus tetap hidup, ke mana pun ia bertugas nantinya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada ulama dan tokoh masyarakat yang telah mendukung tugas Polres Kepulauan Meranti dalam menjaga kamtibmas dan membantu meminimalisir pekerjaan Polres Kepulauan Meranti.
"Saya memohon maaf jika ada perbuatan, lisan, gerak tubuh dan tingkah laku kami, baik disengaja maupun tidak disengaja dalam pergaulan maupun dalam kedinasan di masa jabatan saya sebagai Kapolres Kepulauan Meranti. Semoga silaturahmi kita akan tetap terjalin dimanapun kami nanti akan berdinas," kata AKBP Kurnia, lulusan Akpol 2000 itu dengan nada yang membuat suasana jadi syahdu
Kini, tongkat estafet kepemimpinan beralih ke AKBP Aldi Alfa Faroqi. Sosok baru yang membawa semangat baru. Aldi datang dengan segudang pengalaman, khususnya di wilayah perairan. Ditpolairud Polda Riau adalah rumah lamanya. Dengan rekam jejak di Kalimantan Timur dan keahlian di jalur-jalur air, ia diyakini akan memberikan warna baru bagi Kepulauan Meranti—wilayah yang strategis dan sarat tantangan di laut.
Pengalaman di wilayah perairan menjadi bekalnya. Sebab Kepulauan Meranti bukan hanya daratan, tapi juga lautan yang menghampar luas dan menjadi jalur strategis yang mesti dijaga.
Khusus di wilayah Kalimantan Timur. Beberapa jabatan yang pernah ia emban antara lain Kapolsek KP3 Kota Samarinda, Kasat Reskrim Polres Paser dan Wakapolres Kutai Kartanegara. Sebagai pemegang wilayah hukum perairan, ia melangkah dengan ketegasan namun juga kerendahan hati. Aldi tahu bahwa kepercayaan bukan dibangun dalam sehari. Maka ia datang dengan permohonan sederhana namun tulus.
Dalam pidato singkatnya, Aldi yang didampingi istrinya Hesti Aldi tak banyak berbicara. Tapi satu hal yang jelas, ia meminta dukungan. Baginya, tugas menjaga Kamtibmas tak bisa sendiri, harus bersama-sama.
“Kami butuh semua pihak untuk tetap menjaga situasi yang kondusif di Meranti. Semoga Kamtibmas di Kepulauan Meranti yang sudah kondusif ini kedepannya lebih baik lagi. Saya datang untuk belajar, bekerja, dan melayani,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar dalam sambutannya mengatakan AKBP Kurnia selama tugasnya selaku Kapolres dikenal sebagai sosok pribadi yang ramah dan bersahaja.
Selain itu dikatakannya bahwa AKBP Kurnia juga selalu intens menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik, khususnya dengan pemerintah Kabupaten.
Bupati Kepulauan Meranti itu menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja sama selama bertugas di daerah ini.
"Kesan saya terhadap sosok Pak Kurnia, beliau merupakan sosok pengayom yang simpatik, tegas dan responsif," kata Asmar.
Tidak hanya itu, dia menambahkan, Polres Kepulauan Meranti selalu menjaga Kamtibmas, dan melakukan respon cepat terhadap setiap kejadian.
"Beliau juga sangat ramah, sehingga berhasil menjalin kerja sama dan kemitraan dengan semua pihak, dan berhasil meminimalisir konflik sosial," sebutnya.
Asmar berharap hubungan baik AKBP Kurnia yang terjalin dengan baik bersama masyarakat dan unsur pemerintah daerah, selalu terjaga.
"Semoga Pak Kurnia dan keluarga selalu sehat dan sukses di tempat tugas yang baru," ucap Asmar.
Asmar menyampaikan Polres Kepulauan Meranti, merupakan salah satu mitra kerja pemerintah daerah dalam menyelenggarakan tugas-tugas di bidang pemeliharaan keamanan, dan ketertiban masyarakat guna mempercepat perwujudan kesejahteraan.
Bupati berharap Kapolres yang baru, dapat bersama-sama dengan unsur Forkopimda dan seluruh masyarakat untuk tetap menjalin komunikasi, koordinasi dan kerjasama yang baik serta menjaga situasi Kamtibmas agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif.
"Kami berharap Kapolres yang baru ini dapat melanjutkan komunikasi dan kemitraan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan Forkopimda, dalam upaya kita membangun Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita cintai ini," ungkapnya.
Tak lupa, Bupati mengucapkan selamat datang kepada AKBP Aldi dan berharap komunikasi dan kemitraan yang telah terbangun bisa dilanjutkan, bahkan diperkuat.
Malam itu bukan sekadar serah terima jabatan. Ia menjadi pengingat bahwa roda kepemimpinan terus berputar, dan tugas menjaga marwah daerah tak boleh berhenti. Di tengah gejolak zaman dan tantangan yang terus hadir, Kepulauan Meranti butuh sosok yang tak hanya bisa memimpin, tapi juga bisa memeluk rakyatnya dalam situasi apa pun.
Dan di ruangan yang penuh rasa itu, satu harapan mengalir. Semoga tongkat komando yang baru ini mampu membawa Kepulauan Meranti tetap teduh dan terjaga. Seperti malam itu, yang meski berbalut perpisahan, tetap terasa penuh harapan. (R-04)

