Buka Tutup Arus Lalu Lintas di Jalintim Km 83 Desa Kemang Pelalawan Masih Diberlakukan
Debit banjir yang merendam Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau terus menurun dalam tiga hari terakhir. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Debit banjir yang merendam Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau terus menurun dalam tiga hari terakhir.
Terpantau penurunan tinggi banjir yang menggenangi Jalintim Kilometer 83 Desa Kemang sebanyak 23 Cm sejak Jumat (24/1/2025) pekan lalu hingga Senin (27/1/2025).
Penurunan debit air dipengaruhi oleh level Sungai Kampar yang selama ini meluap hingga merendam jalan nasional tersebut.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Satpol PP dan instansi lainnya masih siaga di lokasi banjir melakukan pengaman dan pengaturan arus lalu lintas.
"Hari ini debit air turun sekitar 8 Cm, ketinggian air sekitar 42 sampai 45 Cm di lokasi banjir Jalintim Kilometer 83," tutur Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri SIK melalui Kasat Lantas AKP Enggarani Laufria SIK kepada media, Senin (27/1/2025).
Dikatakannya, arus lalu lintas di lokasi banjir Jalintim Kilometer 83 Desa Kemang tetap satu arah.
Sistem buka tutup masih diberlakukan meski debit air terus menurun tiga hari terakhir.
Pasalnya, ketinggian genangan air belum memungkinkan untuk membuka dua arah jalur lalu lintas.
"Masih sistem buka tutup. Menunggu debit air semakin turun," tambah Kasat Enggarani Laufria.
Ia menyebutkan, sistem buka tutup arus lalu lintas memang menyebabkan antrian dari arah Pangkalan Kerinci ke Sorek maupun sebaliknya.
Namun masih bisa ditangani dan diatur oleh petugas di lapangan agar tidak terjadi macet panjang dari kedua arah.(R-04)

