SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • PAD Pekanbaru Tembus Rp1,3 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 8 Persen

      PAD Pekanbaru Tembus Rp1,3 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 8 Persen

      16/07/2026  ❘  18:27 WIB
    • Ribut-ribut 2 Anggota DPRD Riau Kader Golkar, Berujung Baku Pukul Antar Pendukung

      Ribut-ribut 2 Anggota DPRD Riau Kader Golkar, Berujung Baku Pukul Antar Pendukung

      16/07/2026  ❘  17:11 WIB
    • BPBD Inhil Bergerak Cepat, Bantuan Logistik Tiba Usai Abrasi Porak-porandakan Permukiman

      BPBD Inhil Bergerak Cepat, Bantuan Logistik Tiba Usai Abrasi Porak-porandakan Permukiman

      16/07/2026  ❘  10:11 WIB
    • Mau Jemput SK PNS, Pegawai Kantor BPN Tewas Usai Kencan dengan 2 Cewek Michat

      Mau Jemput SK PNS, Pegawai Kantor BPN Tewas Usai Kencan dengan 2 Cewek Michat

      16/07/2026  ❘  07:41 WIB
  • Nasional
    • Pdt. Penrad Siagian Kembali Kawal Pemulangan WNI Korban Perdagangan Orang dari Kamboja

      Pdt. Penrad Siagian Kembali Kawal Pemulangan WNI Korban Perdagangan Orang dari Kamboja

      17/07/2026  ❘  10:00 WIB
    • Literasi Nasional Terancam, Perpusnas Akui Tak Lagi Mampu Kirim Ribuan Buku Tahun Ini

      Literasi Nasional Terancam, Perpusnas Akui Tak Lagi Mampu Kirim Ribuan Buku Tahun Ini

      17/07/2026  ❘  09:17 WIB
    • Waspada! Bisnis Karbon Bisa Menjurus ke Arah Kejahatan Kehutanan, Ciptakan Konflik dengan Masyarakat Lokal

      Waspada! Bisnis Karbon Bisa Menjurus ke Arah Kejahatan Kehutanan, Ciptakan Konflik dengan Masyarakat Lokal

      17/07/2026  ❘  09:01 WIB
    • Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Korban Dievakuasi ke RSUD Caruban

      Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Korban Dievakuasi ke RSUD Caruban

      16/07/2026  ❘  20:01 WIB
  • Ekonomi
    • Update Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juli 2026: Buyback Ikut Anjlok, Saatnya Beli atau Jual?

      Update Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juli 2026: Buyback Ikut Anjlok, Saatnya Beli atau Jual?

      17/07/2026  ❘  09:08 WIB
    • Inflasi AS Mereda, IHSG Melompat Tembus 6.100 Poin

      Inflasi AS Mereda, IHSG Melompat Tembus 6.100 Poin

      16/07/2026  ❘  18:46 WIB
    • Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan

      Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan

      16/07/2026  ❘  14:51 WIB
    • BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK

      BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK

      16/07/2026  ❘  14:04 WIB
  • Politik
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
    • Gerindra Menghormati Keputusan PDIP Menjadi Partai Penyeimbang Pemerintahan Prabowo

      Gerindra Menghormati Keputusan PDIP Menjadi Partai Penyeimbang Pemerintahan Prabowo

      10/07/2026  ❘  09:20 WIB
    • Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      05/07/2026  ❘  10:22 WIB
  • Hukrim
    • Polda Riau Bongkar Kilang Kayu Ilegal di Kampar: Tetapkan 1 Tersangka, Sita Ratusan Batang Kayu Ilegal

      Polda Riau Bongkar Kilang Kayu Ilegal di Kampar: Tetapkan 1 Tersangka, Sita Ratusan Batang Kayu Ilegal

      17/07/2026  ❘  09:55 WIB
    • 2 Kader Bertikai Picu Bentrokan di DPRD Riau, FKPMR Mengecam: Ketum Golkar Harus Bertanggung Jawab, Aparat Segera Bertindak! 

      2 Kader Bertikai Picu Bentrokan di DPRD Riau, FKPMR Mengecam: Ketum Golkar Harus Bertanggung Jawab, Aparat Segera Bertindak! 

      17/07/2026  ❘  08:53 WIB
    • Sisir Aktivitas PETI di Aliran Sungai dengan Speed Boat, Polisi Bakar Rakit Penambang

      Sisir Aktivitas PETI di Aliran Sungai dengan Speed Boat, Polisi Bakar Rakit Penambang

      17/07/2026  ❘  08:47 WIB
    • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara, Hakim Ungkap Aliran Dana PI Rp64,2 Miliar Seret Nama Eks Bupati Rohil

      Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara, Hakim Ungkap Aliran Dana PI Rp64,2 Miliar Seret Nama Eks Bupati Rohil

      17/07/2026  ❘  08:07 WIB
  • Umum
    • Unri Butuh Sosok Rektor Enerjik yang Pro Keberlanjutan dan Selaras dengan Visi Asta Cita 

      Unri Butuh Sosok Rektor Enerjik yang Pro Keberlanjutan dan Selaras dengan Visi Asta Cita 

      16/07/2026  ❘  08:41 WIB
    • Masih Sering Kasih Sisa Makanan ke Kucing? Stop! 8 Jenis Makanan Ini Bisa Picu Keracunan

      Masih Sering Kasih Sisa Makanan ke Kucing? Stop! 8 Jenis Makanan Ini Bisa Picu Keracunan

      15/07/2026  ❘  20:41 WIB
    • Heboh Skandal Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri se-Riau, Kapan Pemainnya Kena Sidang Displin? 

      Heboh Skandal Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri se-Riau, Kapan Pemainnya Kena Sidang Displin? 

      14/07/2026  ❘  12:03 WIB
    • Rutin Minum Air Kayu Manis, Benarkah Berat Badan Lebih Cepat Turun? Ini Penjelasannya

      Rutin Minum Air Kayu Manis, Benarkah Berat Badan Lebih Cepat Turun? Ini Penjelasannya

      14/07/2026  ❘  10:26 WIB
  • Riau
    • 15.477 Hektare Hutan Lahan di Riau Hangus Terbakar, Ini Sebarannya

      15.477 Hektare Hutan Lahan di Riau Hangus Terbakar, Ini Sebarannya

      17/07/2026  ❘  09:05 WIB
    • Temui Wamenaker, Pemkab Kepulauan  Meranti Dorong Program CIBD, Buka Peluang Kerja Migran Berkualitas ke Malaysia

      Temui Wamenaker, Pemkab Kepulauan  Meranti Dorong Program CIBD, Buka Peluang Kerja Migran Berkualitas ke Malaysia

      17/07/2026  ❘  08:11 WIB
    • Tak Perlu Keluar Ongkos! Peserta Riau Bhayangkara Run 2026 Dapat Fasilitas Bus TMP Gratis dari Pemko Pekanbaru

      Tak Perlu Keluar Ongkos! Peserta Riau Bhayangkara Run 2026 Dapat Fasilitas Bus TMP Gratis dari Pemko Pekanbaru

      17/07/2026  ❘  07:35 WIB
    • Pemkab Kepulauan Meranti Monitor Progres Pengaman Pantai Kedabu Rapat, Proyek Strategis Nasional Capai 63 Meter

      Pemkab Kepulauan Meranti Monitor Progres Pengaman Pantai Kedabu Rapat, Proyek Strategis Nasional Capai 63 Meter

      16/07/2026  ❘  20:18 WIB
  • Sport
    • Argentina Diterpa Badai Protes, 16 Juta Orang Minta FIFA Coret Messi Cs dari Piala Dunia 2026

      Argentina Diterpa Badai Protes, 16 Juta Orang Minta FIFA Coret Messi Cs dari Piala Dunia 2026

      17/07/2026  ❘  08:23 WIB
    • Buka Rakerprov KONI, Pemprov Riau Minta Persiapan PON Dimulai dari Sekarang

      Buka Rakerprov KONI, Pemprov Riau Minta Persiapan PON Dimulai dari Sekarang

      16/07/2026  ❘  19:07 WIB
    • Usai Bungkam Inggris, Argentina Terancam Hukuman FIFA Gara-Gara Spanduk Falkland

      Usai Bungkam Inggris, Argentina Terancam Hukuman FIFA Gara-Gara Spanduk Falkland

      16/07/2026  ❘  09:21 WIB
    • Dua Assist Lionel Messi Bawa Argentina Tembus Final Piala Dunia 2026

      Dua Assist Lionel Messi Bawa Argentina Tembus Final Piala Dunia 2026

      16/07/2026  ❘  05:31 WIB
  • Opini
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
    • Luka Lama yang Kembali Terbuka

      Luka Lama yang Kembali Terbuka

      07/07/2026  ❘  12:25 WIB
  • Internasional
    • Jepang Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Ribuan Warga Tumbang dan Tujuh Orang Meninggal

      Jepang Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Ribuan Warga Tumbang dan Tujuh Orang Meninggal

      16/07/2026  ❘  09:05 WIB
    • Gempuran 90 Menit AS, Fasilitas Rudal Iran di Pulau Tunb Besar Hancur Lebur

      Gempuran 90 Menit AS, Fasilitas Rudal Iran di Pulau Tunb Besar Hancur Lebur

      16/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • Trump Batalkan Tarif 20 Persen Selat Hormuz, Pilih Investasi Jumbo Negara Teluk ke AS

      Trump Batalkan Tarif 20 Persen Selat Hormuz, Pilih Investasi Jumbo Negara Teluk ke AS

      15/07/2026  ❘  14:06 WIB
    • Suhu di Eropa di Atas 40 Derajat Celcius, Sudah 14 Ribu Jiwa Melayang

      Suhu di Eropa di Atas 40 Derajat Celcius, Sudah 14 Ribu Jiwa Melayang

      14/07/2026  ❘  23:25 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Gelar Aksi di Kementerian BUMN, Masyarakat Adat Pantai Raja Kampar Desak Erick Thohir Kembalikan Tanah yang Diduga Dirampas PTPN V: Di Mana AKHLAK?

Raya Desmawanto 29/10/2022  ❘  10:23 WIB • Umum
Bagikan :
Gelar Aksi di Kementerian BUMN, Masyarakat Adat Pantai Raja Kampar Desak Erick Thohir Kembalikan Tanah yang Diduga Dirampas PTPN V: Di Mana AKHLAK?

Aksi damai masyarakat adat Pantai Raja, Kampar di depan Kantor Kementerian BUMN di Jakarta. Foto: Istimewa

SABANGMERAUKE NEWS, Pekanbaru - Sejumlah warga yang merupakan perwakilan masyarakat adat Pantai Raja, Kabupaten Kampar beserta elemen organisasi sipil mendatangi Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta. Warga mendesak agar Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut PTP Nusantara V Jatmiko mengembalikan tanah mereka yang diduga telah dirampas sejak puluhan tahun silam yang kini telah menjadi perkebunan kelapa sawit.

Selain mendatangi Kementerian BUMN, warga juga menyampaikan aspirasi ke Kantor Staf Presiden (KSP) serta Kantor Kementerian ATR/ BPN dan PBNU dalam aksi bertajuk 'Menjemput Keadilan di Jakarta' ini.

"Kami datang untuk mengetuk hati nurani para elit negara atas penzoliman yang terjadi pada kami dilakukan oleh PTPN V. Tanah kami telah dirampas sejak tahun 1984 lalu dan sampai saat ini tidak pernah dikembalikan," kata Gusdianto, perwakilan masyarakat adat Pantai Raja, Kabupaten Kampar, Sabtu (29/10/2022).

Aksi warga ke Jakarta ini dilakukan sejak Senin hingga Kamis (27/10/2022) kemarin. Mereka menyampaikan sejumlah dokumen historis perjuangan dan riwayat kasus dugaan perampasan tanah mereka hingga dijadikan aset negara oleh BUMN.

Dalam aksinya, warga membentangkan aneka spanduk yang berisi sejumlah pernyataan kritis atas pembiaran masalah yang tak pernah terselesaikan sampai saat ini. Di antaranya sindiran kepada Kementerian BUMN soal tagline 'AKHLAK', namun nyatanya tidak memiliki kepedulian terhadap nasib rakyat. AKHLAK adalah singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyak, Adaptif dan Kolaboratif.

"Di mana AKHLAK BUMN. PT Perkebunan Nusantara V. Lahan milik masyarakat adat Pantai Raja Dirampas kemudian dijadikan aset negara," demikian isi tulisan spanduk warga yang dibentangkan di depan gedung Kementerian BUMN.

Selain itu, warga juga menuntut komitmen Menteri BUMN Erick Thohir untuk menghentikan skenario dan kriminalisasi yang diduga dilakukan PTPN V. Warga dalam plakat aksinya juga mendesak Erick Thohir untuk memecat Dirut PTP Nusantara V.

"Kami sudah panjang berjuang, namun kami tidak akan lelah dalam merebut dan mempertahankan tanah kami," tegas Gusdianto.

 

Warga dalam menyampaikan aspirasinya didampingi oleh sejumlah NGO yakni Jikalahari, Walhi, YLBHI dan PMII. Dalam siaran persnya, warga dan kelompok NGO mendesak Presiden Joko Widodo segera menyelesaikan konflik tanah antara masyarakat adat Pantai Raja dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V.

Masyarakat Adat Pantai Raja meminta pemerintah pusat membantu mengembalikan tanah yang diduga telah dirampas dan dikuasai PTPN V sejak 38 tahun yang lalu. Adapun luasan lahan yang diklaim diduga telah dirampas oleh PTPN V yakni 1.013 hektar.

Menurut Gusdianto, pada tahun 1999, PTPN V mengakui terdapat 150 hektar tanah masyarakat yang masuk dalam area kebun inti PTPN V. Pengakuan tersebut disertai janji pengembalian tanah masyarakat adat.

Sementara di tahun 2019, Komnas HAM memberikan rekomendasi penyelesaian konflik. Namun, alih-alih menyelesaikan persoalan tersebut, manajemen PTPN V justru melaporkan warga ke kepolisian dan kemudian menggugat warga secara perdata ke Pengadilan Negeri Bangkinang sebesar Rp 14,5 miliar.

Kritik Menteri Pebisnis

Direktur Eksekutif Walhi Riau, Boy Even Sembiring menyatakan konflik masyarakat adat Pantai Raja dengan PTPN V adalah satu dari sekian banyak konflik agraria di Riau. Menurutnya, PTPN V sebagai BUMN telah abai dan menjadi cerminan buruk negara yang mementingkan bisnis dibandingkan kepentingan rakyat.

“Seharusnya Kementerian BUMN dan badan usaha di bawahnya mengambil bagian dalam akselerasi program reforma agraria Presiden. Hambatan dalam penyelesaian konflik seperti Menteri BUMN dengan latar belakang pebisnis, harus dipaksa menjalankan bisnis dengan memperhatikan kepentingan rakyat. Apabila tidak mau, maka Presiden harus menggantinya," kata Even Sembiring.

Ia juga mendesak agar Gubernur Riau dan Bupati Kampar menaruh perhatian terhadap persoalan yang terjadi antara masyarakat adat Pantai Raja dengan PTPN V ini.

"Gubernur Riau dan Bupati Kampar juga seharusnya menaruh perhatian terhadap konflik dengan memaksa PTPN V mengembalikan tanah masyarakat tanah adat atau mengusir PTPN V dari Riau”, tegas Boy Even Sembiring.

 

Ketua Bidang Advokasi YLBHI, Zainal Arifin menyatakan konflik yang dihadapi masyarakat adat Pantai Raja merupakan satu dari sekian konflik yang gagal diselesaikan pada dua periode rezim Jokowi. Reforma agraria hanya jadi lips service. Penyelesaian konflik agraria membutuhkan komitmen politik dari Presiden karena tipologi konflik melibatkan lintas kementerian.

“Naasnya, saat ini rezim Jokowi dikelilingi oleh pejabat publik yg terlibat dalam pusaran bisnis yang menjadi pemicu berbagai konflik agraria. Konflik yang menimpa masyarakat adat juga terjadi karena ketiadaan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat beserta wilayahnya. Sudah waktunya pemerintah segera mengesahkan RUU Masyarakat Adat”, jelas Zaenal Arifin.

Pihak PTP Nusantara V telah dikonfirmasi soal aksi masyarakat adat Pantai Cermin dan elemen organisasi sipil ini. Namun, hingga berita diterbitkan, belum ada jawaban yang diberikan. (*)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :PTPNVPTPNusantaraVBUMNPantaiRajaKebunSawitSabangMeraukeSabangMeraukeNews

BERITA TERKAIT :

  • Iwan Bule Umumkan Pelaksanaan KLB PSSI Dipercepat: Agar Tak Terjadi Perpecahan!

    Iwan Bule Umumkan Pelaksanaan KLB PSSI Dipercepat: Agar Tak Terjadi Perpecahan!

    Sport •
    29/10/2022 ❘ 08:58 WIB
  • Eropa Krisis Energi, Tapi Stok Melimpah Indonesia Belum Bisa Masuk Gara-gara Ini

    Eropa Krisis Energi, Tapi Stok Melimpah Indonesia Belum Bisa Masuk Gara-gara Ini

    Ekonomi •
    29/10/2022 ❘ 07:53 WIB
  • Dewan Kolonel, Mari Berbuat untuk Masyarakat Adat!

    Dewan Kolonel, Mari Berbuat untuk Masyarakat Adat!

    Opini •
    28/10/2022 ❘ 20:58 WIB
  • Rumor Data Pemilu Dijual di Pasar Gelap Dunia Maya, Ketua KPU: Tidak Akan Terjadi!

    Rumor Data Pemilu Dijual di Pasar Gelap Dunia Maya, Ketua KPU: Tidak Akan Terjadi!

    Politik •
    28/10/2022 ❘ 20:16 WIB
  • Lantik 27 Anggota Panwascam, Bawaslu Kepulauan Meranti Ingatkan Sanksi Jika Tak Bisa Berkoordinasi

    Lantik 27 Anggota Panwascam, Bawaslu Kepulauan Meranti Ingatkan Sanksi Jika Tak Bisa Berkoordinasi

    Riau •
    28/10/2022 ❘ 19:53 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Polisi Sita Brangkas dari Cafe de

    Polisi Sita Brangkas dari Cafe de'Clan Signature, Tentara Bersenjata Kawal Rumah Jampidsus

    08/07/2026  ❘  19:56 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan