Agung Nugroho Beri Peringatan Keras kepada Lurah, Kinerja Buruk Siap Dievaluasi Enam Bulan
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta seluruh lurah meningkatkan pelayanan publik hingga tingkat lingkungan masyarakat. Foto : Istimewa
PEKANBARU, SabangMerauke News - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta seluruh lurah meningkatkan pelayanan publik hingga tingkat lingkungan masyarakat. Setiap persoalan yang masih menjadi kewenangan kelurahan wajib diselesaikan tanpa menunggu instruksi lebih lanjut. Pemko Pekanbaru juga mempercepat evaluasi aparatur melalui sistem manajemen talenta berbasis kinerja.
Agung Nugroho menegaskan keberhasilan pemerintahan daerah ditentukan aparatur yang berhadapan langsung bersama masyarakat setiap hari. Lurah memegang peranan penting menjaga kualitas pelayanan sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan secara cepat. Tanggung jawab tersebut menjadi ukuran utama keberhasilan kepemimpinan pemerintah daerah.
Agung meminta seluruh lurah hadir di tengah masyarakat serta merespons setiap keluhan warga secara langsung. Persoalan administrasi, kebersihan, maupun ketenteraman lingkungan harus dituntaskan selama masih menjadi kewenangan kelurahan. “Lurah harus dekat dengan warga. Persoalan yang bisa diselesaikan di kelurahan harus dituntaskan di kelurahan,” tegas Agung.
Selain pelayanan administrasi, lurah juga diminta menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan suasana masyarakat tetap harmonis. Kondisi lingkungan menjadi indikator penting kualitas pelayanan pemerintah hingga tingkat paling bawah. Pemko Pekanbaru ingin seluruh wilayah memberikan pelayanan cepat, ramah, dan tuntas.
Pemko Pekanbaru kini menerapkan sistem manajemen talenta untuk meningkatkan kualitas aparatur sipil negara. Sistem tersebut mempercepat evaluasi pejabat tanpa menunggu masa jabatan selama dua tahun penuh. Penilaian kinerja dilakukan setiap enam bulan berdasarkan capaian kerja masing-masing pejabat.
Agung menegaskan promosi maupun mutasi jabatan sepenuhnya ditentukan hasil kerja selama menjalankan amanah pelayanan publik. Kedekatan dengan pimpinan tidak lagi menjadi pertimbangan dalam proses pengembangan karier aparatur daerah. Kebijakan tersebut diharapkan menciptakan birokrasi profesional, objektif, dan berorientasi pelayanan masyarakat.
“Saya tidak membutuhkan pencitraan. Yang saya butuhkan adalah hasil kerja,” ujar Agung menegaskan. Laporan masyarakat menjadi salah satu dasar penting menilai kualitas pelayanan pejabat di lapangan. Masukan warga dipantau secara langsung sebagai bahan evaluasi berkala.
Agung bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar juga rutin turun meninjau kondisi masyarakat secara langsung. Kunjungan lapangan dilakukan memastikan pelayanan publik berjalan sesuai harapan serta kebutuhan warga setiap hari. Aktivitas tersebut difokuskan memantau pelayanan, bukan membangun citra pribadi.
Evaluasi lapangan juga menjadi sarana menemukan berbagai persoalan kebersihan maupun pelayanan administrasi secara lebih cepat. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti bersama organisasi perangkat daerah sesuai bidang masing-masing. Langkah itu mempercepat penyelesaian keluhan masyarakat secara efektif.
Agung kembali mengingatkan seluruh lurah meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat Pekanbaru. Perpindahan pejabat merupakan proses normal dalam penyegaran organisasi pemerintahan daerah. “Kalau ada yang berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain, itu bagian pembaruan organisasi. Tugas utamanya tetap melayani warga,” pungkas Agung.(R-03)

