Penuh Haru dan Khidmat, AKBP Gede Prasetia Resmi Disambut Pimpin Polres Kepulauan Meranti
Kapolres Kepulauan Meranti yang baru AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi disambut tradisi Pedang Pora dalam rangkaian Farewell Parade. Foto :Istimewa
SELATPANJANG, SabangMerauke News - Polres Kepulauan Meranti menyiapkan rangkaian penyambutan dan tradisi penyambutan pejabat baru yang berlangsung selama dua hari dalam agenda Farewell Parade Kapolres Kepulauan Meranti, sebagai bagian dari prosesi serah terima estafet kepemimpinan dari AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K.
Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dengan nuansa adat Melayu, tradisi kepolisian, hingga acara kenal pamit yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, personel Polres, serta Bhayangkari.
Rangkaian kegiatan diawali pada Jumat, 17 Juli 2026, dengan keberangkatan AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi dari Pekanbaru menuju Selatpanjang melalui jalur darat dan laut. Setibanya di Pelabuhan Tanjung Harapan, keduanya disambut oleh Forkopimda Kepulauan Meranti, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM), Wakapolres, para pejabat utama, para Kapolsek, pengurus Bhayangkari, serta tamu undangan.
Prosesi penyambutan diawali dengan pemasangan tanjak, pengalungan bunga, pemberian buket kepada Ketua Bhayangkari, iringan kompang, hingga tradisi tabur beras kunyit sebagai simbol doa dan penghormatan kepada pemimpin baru.
Suasana penyambutan kemudian semakin semarak dengan penampilan tradisi silat Melayu yang diiringi tabuhan kompang di halaman Pelabuhan Tanjung Harapan.
Tradisi masyarakat Melayu tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus penerimaan secara adat terhadap Kapolres baru beserta keluarga di bumi Kepulauan Meranti sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju tempat penginapan untuk beristirahat dan bersilaturahmi bersama jajaran pejabat utama Polres.
Prosesi tersebut juga sarat makna, melambangkan doa, penghormatan, serta harapan agar pemimpin baru senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah.
Antusiasme masyarakat yang turut memadati kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan menunjukkan tingginya harapan terhadap kepemimpinan baru AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Dengan dukungan seluruh elemen daerah, diharapkan Polres Kepulauan Meranti semakin optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif.
Selanjutnya Sabtu, 18 Juli 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kedatangan mantan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi bersama Ketua Bhayangkari Cabang Rokan Hilir Ny. Esti Aldi Alfa menggunakan helikopter dari Pekanbaru menuju Selatpanjang. Kehadiran pejabat lama menjadi bagian penting dalam prosesi estafet kepemimpinan yang mengedepankan penghormatan terhadap pengabdian sekaligus penyambutan kepada pemimpin baru.
Di Markas Polres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita bersama istri disambut secara resmi oleh AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta jajaran. Prosesi dilanjutkan dengan pemberian kalung bunga oleh Polisi Cilik dari Taman Kanak-kanak (TK) Bhayangkari, tradisi jajar hormat, hingga Pedang Pora yang menjadi simbol kehormatan dalam tradisi Kepolisian Republik Indonesia. Di sepanjang lorong menuju lobi Mapolres, personel Polres Kepulauan Meranti berdiri berjajar sambil menyanyikan lagu penyambutan sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan baru.
Nuansa adat Melayu kembali mewarnai prosesi melalui pelaksanaan Tepuk Tepung Tawar, diawali dengan tari persembahan dan dihadiri Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, Ketua DPRD, H Khalid Ali, Ketua LAM, Ketua MUI, serta Ketua Nahdlatul Ulama dan tokoh masyarakat lainnya. Kedua Kapolres tersebut dipasangi Tanjak dan bersama istri duduk di pelaminan.
Tradisi tersebut menjadi doa dan harapan agar kepemimpinan baru membawa keberkahan, keselamatan, serta mampu mengemban amanah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Setelah prosesi adat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan paparan laporan satuan dari AKBP Aldi Alfa Faroqi kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita di Ruang Rapat Utama
Rupatama Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti. Forum tersebut menjadi momentum penyerahan informasi strategis mengenai kondisi wilayah, capaian kinerja, serta berbagai program yang telah berjalan sebagai bekal kepemimpinan baru.
Puncak acara berlangsung melalui Upacara Farewell Parade, yang dipimpin bersama oleh kedua Kapolres dan diikuti seluruh personel Polres Kepulauan Meranti. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan atas pengabdian pejabat lama sekaligus peneguhan komitmen kepemimpinan baru dalam melanjutkan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Usai upacara, seluruh tamu undangan mengikuti acara kenal pamit yang diisi dengan pemutaran video perjalanan pengabdian pejabat lama dan pejabat baru, sambutan kedua Kapolres, sambutan tokoh masyarakat dan Bupati Kepulauan Meranti, penyerahan cendera mata, foto bersama, hingga hiburan sebagai penutup rangkaian kegiatan. Acara tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Kepulauan Meranti.
Dalam sambutannya, mantan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menyampaikan salam perpisahan yang sarat haru. Di hadapan Bupati Kepulauan Meranti, Ketua DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran Polres, ia mengaku Kabupaten Kepulauan Meranti akan selalu memiliki tempat istimewa di hatinya karena meninggalkan begitu banyak kenangan dan pengalaman berharga selama menjalankan tugas.
AKBP Aldi mengatakan, selama menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Meranti kurang lebih satu tahun tiga bulan, dirinya bersama keluarga merasakan kehangatan masyarakat serta kekompakan seluruh unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan di daerah. Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi modal utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
"Hati saya tertanam di wilayah Meranti. Ini bukan sekadar ucapan, tetapi karena begitu banyak kenangan dan pengalaman yang sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semua itu akan terus menjadi kenangan indah di mana pun kami bertugas nantinya," ujar AKBP Aldi.
Ia menilai semangat kebersamaan yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi salah satu kekuatan daerah. Kekompakan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi vertikal, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat dinilai mampu menciptakan stabilitas yang kondusif selama dirinya memimpin Polres Kepulauan Meranti.
Atas dukungan tersebut, AKBP Aldi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Bupati Kepulauan Meranti, Ketua DPRD, Forkopimda, para pejabat, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, serta seluruh masyarakat yang selama ini telah mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, Kepulauan Meranti kini telah menjadi daerah yang semakin dikenal luas, termasuk di lingkungan Polda Riau. Berbagai agenda daerah dinilai berhasil menarik perhatian pimpinan Polda Riau untuk hadir secara langsung, baik pada kegiatan berskala lokal maupun nasional.
Salah satu momentum yang paling membanggakan, kata dia, adalah pelaksanaan Festival Perang Air yang telah masuk dalam kalender event nasional. Pada kegiatan tersebut, Kapolda Riau, Wakapolda Riau, Irwasda Polda Riau beserta jajaran pejabat utama dan Bhayangkari turut hadir untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan budaya masyarakat Kepulauan Meranti.
"Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami karena Kepulauan Meranti semakin dikenal dan menjadi perhatian. Banyak orang penasaran untuk datang dan melihat langsung potensi yang dimiliki daerah ini," katanya.
Dalam kesempatan itu, AKBP Aldi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap, tindakan maupun pelayanan yang kurang berkenan. Ia menegaskan, sebagai seorang pemimpin, seluruh kekurangan yang terjadi selama masa kepemimpinannya merupakan tanggung jawab moral dirinya.
"Apabila ada kesalahan anggota selama saya memimpin, itu bukan semata-mata kesalahan mereka, tetapi menjadi tanggung jawab saya sebagai pimpinan. Untuk itu saya memohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekhilafan, baik secara pribadi maupun atas nama keluarga dan institusi," ucapnya.
Ia berharap tali silaturahmi yang telah terjalin selama bertugas di Kepulauan Meranti tidak akan terputus meskipun dirinya kini mendapat amanah baru di tempat lain. Menurutnya, hubungan baik yang telah dibangun selama ini akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan karier dan kehidupan pribadinya.
Di akhir sambutannya, AKBP Aldi mengucapkan selamat datang kepada penggantinya, AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K. Ia mengungkapkan bahwa keduanya memiliki perjalanan kedinasan yang cukup panjang yakni enam tahun lamanya, mulai dari bertugas di Bali hingga kembali dipertemukan dalam jenjang pendidikan kepolisian.
"Hari ini saya merasa bersyukur dapat menyerahkan estafet kepemimpinan Polres Kepulauan Meranti kepada AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita. Saya yakin beliau mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan dan membawa Polres Kepulauan Meranti menjadi semakin baik ke depannya," tutup AKBP Aldi.
Selanjutnya Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K., menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian dan fondasi yang telah dibangun pendahulunya, AKBP Aldi Alfa Faroqi, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Kepulauan Meranti. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara kenal pamit Kapolres Kepulauan Meranti yang berlangsung di hadapan Bupati Kepulauan Meranti, Ketua DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, AKBP Gede menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih Polres Kepulauan Meranti di bawah kepemimpinan AKBP Aldi Alfa Faroqi. Menurutnya, suasana kebersamaan dan sinergi yang selama ini terbangun antara pemerintah daerah, Forkopimda, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat merupakan modal besar yang harus terus dipertahankan.
Ia mengatakan, dirinya akan meneruskan legasi positif yang telah dibangun pendahulunya, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif demi mendukung percepatan pembangunan daerah.
"Saya siap menyambung legasi yang telah dibangun Bapak AKBP Aldi Alfa Faroqi. Dari apa yang saya lihat dan dengar, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki kekompakan yang luar biasa, terutama dalam kebersamaan Forkopimda dan seluruh unsur masyarakat. Ini merupakan modal yang sangat penting untuk terus kita jaga bersama," ujar AKBP Gede.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program pembangunan, baik yang digagas pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, tidak akan berjalan maksimal tanpa didukung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Ia menegaskan, tugas menjaga stabilitas daerah bukan semata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, kejaksaan, pengadilan, instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga masyarakat di tingkat paling bawah.
"Tanpa kamtibmas yang kondusif, seluruh program pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu dibutuhkan kebersamaan, saling mendukung, dan saling menguatkan antara seluruh unsur, baik pemerintah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan maupun masyarakat itu sendiri," katanya.
AKBP Gede mengakui tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks. Oleh sebab itu, dukungan dan kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ia berharap hubungan harmonis yang selama ini telah terjalin dapat terus dipertahankan sehingga berbagai target pembangunan daerah maupun program pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana secara optimal.
"Kami mohon dukungan dari Bapak Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, instansi vertikal dan horizontal, serta seluruh masyarakat Kepulauan Meranti yang saya banggakan. Dengan dukungan tersebut, kami optimistis dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.
Dalam suasana penuh keakraban, AKBP Gede juga menyampaikan candaan yang disambut tawa para tamu undangan. Ia berharap mampu menjalankan tugas dengan baik sehingga tidak membuat pendahulunya ingin kembali memimpin Kepulauan Meranti.
"Jangan sampai nanti Pak AKBP Aldi Alfa Faroqi menyesal meninggalkan Kepulauan Meranti karena kami tidak mampu bekerja dengan baik. Itu tentu menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ucapnya disambut senyum dan tepuk tangan hadirin.
Menutup sambutannya, AKBP Gede kembali menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selanjutnya Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres Kepulauan Meranti.
Dalam sambutannya, Asmar mengatakan pergantian kepemimpinan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi. Namun demikian, menurutnya, dedikasi, pengabdian, dan jejak pengabdian seorang pemimpin akan selalu dikenang oleh masyarakat.
"Hari ini adalah hari yang penuh dengan rasa haru sekaligus optimisme. Pergantian kepemimpinan adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi, namun kesan dan dedikasi yang ditinggalkan akan selalu melekat di hati kita semua," ujar Asmar.
Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, dan seluruh masyarakat, Asmar menyampaikan ucapan terima kasih kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta istri atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di daerah berjuluk Kota Sagu tersebut.
Menurutnya, selama menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi berhasil menunjukkan dedikasi, integritas, serta kerja keras yang luar biasa dalam menjalankan tugas. Sinergi yang terjalin erat antara Polres Kepulauan Meranti dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga dinilai mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif.
"Banyak suka dan duka yang telah kita lalui bersama, terutama dalam mengawal berbagai agenda penting daerah. Kami mendoakan semoga Bapak AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta keluarga semakin sukses di tempat tugas yang baru, diberikan kelancaran dalam karier, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT," katanya.
Asmar juga berharap hubungan silaturahmi yang telah terjalin selama ini tidak akan terputus meskipun AKBP Aldi kini mendapat amanah baru sebagai Kapolres Rokan Hilir.
"Jangan lupakan Kabupaten Kepulauan Meranti, karena bagi kami Bapak dan keluarga sudah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Kepulauan Meranti," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Asmar turut menyambut kedatangan Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. Ia meyakini kehadiran pemimpin baru akan membawa semangat dan harapan baru bagi daerah.
Mengutip pepatah Melayu "Patah Tumbuh Hilang Berganti", Asmar mengatakan estafet kepemimpinan harus terus berjalan demi menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan stabilitas keamanan di daerah.
"Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Selatpanjang, Kota Sagu. Pemerintah daerah siap membuka pintu selebar-lebarnya untuk terus bersinergi, berkolaborasi, dan berkoordinasi bersama Polres Kepulauan Meranti," ujarnya.
Asmar menilai pengalaman kepemimpinan yang dimiliki AKBP Gede akan menjadi modal penting dalam melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Ia optimistis Polres Kepulauan Meranti di bawah kepemimpinan AKBP Gede akan semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan mampu menjawab berbagai tantangan daerah ke depan.
"Tantangan ke depan tentu tidak mudah. Namun dengan kerja sama yang solid di antara seluruh unsur Forkopimda, tidak ada persoalan yang tidak bisa kita lalui bersama," tegasnya.
Menutup sambutannya, Asmar mengajak seluruh pihak melepas AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta keluarga dengan doa terbaik, sekaligus menyambut AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita beserta istri dengan tangan terbuka dan semangat kebersamaan.
Ia berharap sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Polres Kepulauan Meranti, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat terus terjalin erat demi menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Menjelang penutupan kegiatan, prosesi pelepasan AKBP Aldi Alfa Faroqi kembali dilaksanakan melalui tradisi Pedang Pora. Di gerbang keluar Mapolres Kepulauan Meranti, seluruh personel berdiri berjajar memberikan penghormatan terakhir. Momen haru semakin terasa ketika AKBP Aldi Alfa Faroqi bersama Ny. Esti Aldi Alfa secara simbolis melepaskan burung merpati sebagai lambang harapan, kedamaian, dan awal perjalanan pengabdian di tempat tugas yang baru.
Rangkaian Farewell Parade kemudian ditutup dengan keberangkatan AKBP Aldi Alfa Faroqi bersama istri menuju Heliped Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Meranti sebelum bertolak kembali ke Pekanbaru menggunakan helikopter. Seluruh prosesi tersebut menjadi simbol estafet kepemimpinan yang berlangsung penuh khidmat, menjunjung tinggi tradisi Kepolisian dan adat Melayu, sekaligus mempertegas komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam menjaga kesinambungan organisasi, soliditas internal, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. (R-01)

