Deteksi Penyakit Sejak Dini, Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bergerak Serentak Gelar Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat kolaborasi dalam memperluas akses layanan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Foto: Dok SM News
RIAU, SabangMerauke News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat kolaborasi dalam memperluas akses layanan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sebanyak lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau menjadi lokasi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN).
Program yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau ini sekaligus menjadi langkah percepatan pencapaian target nasional Cek Kesehatan Gratis sebesar 46 persen. Hingga triwulan I 2026, capaian pelaksanaan CKG di Provinsi Riau baru mencapai 18,5 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan pelaksanaan CKG bagi ASN telah dimulai sejak 13 Juli dan akan berlangsung hingga 23 Juli 2026.
"Hari pertama dilaksanakan di Bappeda Riau. Hari ini ada lima OPD yang mengikuti CKG, yakni Dinas Kesehatan Riau, Dinas Pendidikan Riau, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, BPSDM, serta BRIDA Riau," ujar Zulkifli, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, kegiatan ini akan terus bergulir ke seluruh OPD sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sedikitnya 29.821 pegawai di lingkungan Pemprov Riau menjadi sasaran program tersebut, terdiri dari 12.286 pegawai laki-laki dan 17.535 pegawai perempuan.
Tak hanya di tingkat provinsi, pelaksanaan CKG juga akan diperluas ke seluruh pemerintah kabupaten/kota di Riau serta melibatkan 88 perguruan tinggi di Provinsi Riau.
Zulkifli menjelaskan, pelaksanaan CKG merupakan bagian dari optimalisasi program prioritas nasional di bidang kesehatan, khususnya dalam meningkatkan deteksi dini penyakit pada kelompok usia produktif.
Karena itu, pihaknya mendorong dukungan dari kalangan perguruan tinggi agar pelaksanaan CKG semakin masif dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
"Kami memandang dukungan perguruan tinggi sangat penting untuk menyukseskan program CKG di Provinsi Riau karena deteksi dini penyakit menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, menyebut kolaborasi antara Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru menjadi bentuk sinergi nyata dalam memperluas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaan di lima OPD tersebut, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menurunkan tenaga kesehatan dari UPT Puskesmas Senapelan dan UPT Puskesmas Garuda.
Menurut Dedy, program Cek Kesehatan Gratis diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan sekaligus menerapkan pola hidup sehat.
"Kami akan terus turun langsung ke masyarakat, melakukan edukasi, dan mengajak warga agar memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini," ujarnya.
Saat ini, layanan Cek Kesehatan Gratis juga dapat diakses masyarakat melalui 21 puskesmas dan puskesmas pembantu yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.
Melalui kolaborasi ini, Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan deteksi dini sehingga berbagai penyakit dapat diketahui lebih cepat dan ditangani sejak awal. (R-05)

