Warga Riau Wajib Tahu! Sayembara Logo HUT Riau 2026 Dibuka, Pemenang Bawa Pulang Belasan Juta
Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Riau, Mardoni Akrom. Foto: Dok SM News
RIAU, SabangMerauke News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membuka peluang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus berpartisipasi dalam peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau. Melalui Sayembara Desain Logo Hari Jadi Riau 2026, peserta berkesempatan membawa pulang hadiah dengan total mencapai Rp15 juta.
Program ini menjadi langkah populis Pemprov Riau untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam menentukan identitas visual perayaan Hari Jadi Provinsi Riau yang akan diperingati pada 9 Agustus 2026 mendatang.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Riau, Mardoni Akrom, mengatakan sayembara tersebut resmi dibuka mulai 10 Juli hingga 19 Juli 2026.
"Ada total hadiah mencapai Rp15 juta yang diberikan kepada satu logo terpilih dan 10 logo nominasi," kata Mardoni Akrom, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, masa pendaftaran dan pengiriman karya berlangsung hingga 19 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Setelah itu, panitia akan melakukan proses penjurian pada 20 hingga 21 Juli 2026.
Selanjutnya, sebanyak 11 logo nominasi akan diumumkan dan diluncurkan pada 23 Juli 2026. Sementara logo terbaik yang terpilih sebagai identitas resmi Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau akan diumumkan pada 27 Juli 2026.
Untuk mengikuti sayembara ini, peserta harus merupakan masyarakat Provinsi Riau yang dibuktikan dengan KTP Riau. Bagi peserta berusia di bawah 17 tahun, wajib melampirkan kartu identitas anak atau kartu keluarga.
Selain itu, peserta juga diwajibkan menyertakan surat pernyataan bermaterai Rp10.000 yang menyatakan bahwa karya yang dikirim merupakan hasil karya asli, bukan tiruan, modifikasi, maupun jiplakan dari desain lain.
Panitia juga mensyaratkan peserta yang masuk dalam 11 nominasi untuk memiliki rekening Bank Riau Kepri dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) paling lambat tiga hari setelah pengumuman nominasi.
Seluruh berkas pendaftaran, mulai dari logo, identitas peserta, surat pernyataan, hingga filosofi desain, harus dikirimkan melalui email panitia dalam satu folder dengan format penamaan yang telah ditentukan.
Mardoni menegaskan bahwa karya yang diikutsertakan harus benar-benar orisinal dan tidak diperbolehkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembuatannya.
Selain itu, desain logo juga tidak boleh mengandung unsur pornografi, SARA, maupun pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam kompetisi lain sebelumnya.
"Karya desain logo yang diikutsertakan adalah karya asli peserta. Dilarang keras penggunaan AI dalam pembuatan logo serta bukan tiruan atau jiplakan desain yang sudah ada," tegasnya.
Panitia menetapkan bahwa hak cipta atas logo pemenang sepenuhnya menjadi milik Pemerintah Provinsi Riau. Pemprov Riau juga memiliki hak untuk melakukan penyesuaian, perubahan, maupun pengembangan terhadap logo terpilih tanpa kewajiban memberikan royalti tambahan kepada pemenang.
Sementara itu, peserta juga diwajibkan mendukung publikasi kegiatan dengan mengikuti akun Instagram @biroadpim.riau, me-repost flyer sayembara, serta mencantumkan tagar yang telah ditentukan oleh panitia.
Adapun dari sisi teknis, logo yang dibuat harus mengangkat tema besar Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau yakni "Bersatu Dalam Keragaman, Maju Dalam Pembangunan."
Logo juga harus menampilkan karakter budaya Melayu, memiliki desain yang unik, sederhana, modern, serta mudah diaplikasikan pada berbagai media promosi seperti baliho, spanduk, banner, kaus, dan berbagai kebutuhan publikasi lainnya.
Peserta wajib mengirimkan logo dalam format AI, PDF, PNG, dan JPG dengan resolusi tinggi minimal 300 dpi. Selain itu, peserta juga harus menyertakan penjelasan filosofi desain, jenis font yang digunakan, serta kode warna yang dipakai dalam logo.
Pemprov Riau berharap sayembara ini mampu melahirkan logo yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga merepresentasikan semangat pembangunan, persatuan, dan identitas budaya Melayu yang menjadi kebanggaan masyarakat Riau.
Panitia mengingatkan bahwa peserta yang tidak memenuhi seluruh persyaratan administrasi maupun teknis akan langsung didiskualifikasi dari perlombaan.
Jika diperlukan, saya juga bisa membuat hook 300 karakter, caption media sosial, dan prompt gambar Google Discovery untuk berita ini. (R-05)

