Diduga Sopir Ngantuk Subuh Hari, Mobil Berisi Bayi Terjun Bebas ke Jurang di Lembah Anai
Dua petugas polisi lalulintas memeriksa kondisi mobil yang terjatuh ke dalam jurang di Lembah Anai, Rabu, 1 Juli 2026. (sumber: istimewa)
SUMBAR, SabangMerauke News - Kecelakaan tunggal mobil Daihatsu Ayla merah di Lembah Anai, Padang Pariaman, mencederai satu keluarga. Mobil terjatuh ke jurang sedalam 50 meter saat melintasi jalur Padang-Bukittinggi di Nagari Guguak, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Rabu pagi, 1 Juli 2026.
Peristiwa nahas menimpa pengendara mobil bernomor polisi BD 1085 CE tersebut. Jalur berkelok tajam diduga menjadi lokasi hilangnya kendali kemudi sopir kendaraan. Kepolisian langsung menurunkan tim penolong guna menyelamatkan para korban luka.
Menurut saksi mata, mobil bergerak dari Bukittinggi menuju Padang. Kendaraan mendadak keluar badan jalan raya sekitar pukul 06.00 WIB. Mobil meluncur deras ke lereng bukit curam penuh pepohonan.
Warga Nagari Guguak langsung berhamburan mendekati lokasi kejadian perkara malam. Pengguna jalan menghentikan kendaraan untuk memberikan bantuan darurat pertama. Rekaman video amatir warga menyebar cepat melalui saluran jejaring sosial.
Kondisi bodi minibus mengalami kerusakan sangat parah akibat benturan keras. Beberapa komponen kendaraan terlepas lalu tersangkut di semak belukar di lereng. Posisi mobil berada jauh di dasar jurang kawasan Kelok Pargede.
Lokasi kejadian berada dekat batas wilayah Kabupaten Tanah Datar terdekat. Jalur lalu lintas sempat tersendat karena kerumunan massa yang menonton. Personel satuan lalu lintas segera mengambil tindakan pengamanan arus kendaraan.
Petugas kepolisian mengatur posisi parkir kendaraan warga di bahu jalan. Langkah ini mencegah kemacetan panjang pada jalur lintas Sumatra tersebut. Olah tempat kejadian perkara terlaksana bersamaan dengan proses penyelamatan korban.
Polisi bersama masyarakat sekitar turun menuruni dinding tebing curam Lembah Anai. Evakuasi membutuhkan kehati-hatian tinggi mengingat medan batuan sangat licin sekali. Seluruh penumpang dalam mobil merah berhasil ditarik ke atas permukaan.
"Ya benar kejadiannya. Kami mendapatkan informasi dari warga bahwa kejadian sekitar pukul 06.00 WIB. Mobil minibus datang dari arah Bukittinggi menuju Padang. Untuk korban, informasi yang kami ketahui ada tiga orang, terdiri dari suami, istri, dan seorang bayi," kata Kanit Lakalantas Polres Padang Pariaman, Aiptu Welfin Zachky, Rabu, 1 Juli 2026.
Tiga korban mengalami luka serius pada bagian tubuh akibat benturan. Tim penyelamat menaikkan para korban menggunakan tandu darurat secara bergantian. Mobil ambulans sudah bersiap di tepi jalan atas jurang tersebut.
Petugas membawa para korban menuju RSUD Padang Pariaman secepat mungkin. Penanganan medis intensif langsung diberikan oleh dokter jaga unit gawat darurat. Kondisi kesehatan seluruh korban terus dipantau tim medis rumah sakit.
Penyidik mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi mata di lokasi. Pemeriksaan terhadap pengemudi mobil menunggu kondisi fisik membaik terlebih dahulu. Dugaan awal mengarah pada faktor kelalaian manusia saat berkendara subuh.
Sopir diduga mengalami kantuk berat ketika mengemudikan kendaraan roda empat tersebut. Jalur Lembah Anai memang terkenal membutuhkan konsentrasi sangat tinggi bagi pengemudi. Kurangnya fokus berakibat fatal pada keselamatan pengguna jalan raya di Sumbar.
"Para korban saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Padang Pariaman. Saat ini kami masih menuju rumah sakit untuk meminta keterangan. Nanti akan kami sampaikan informasi lebih lengkap terkait kronologi maupun kondisi terkini para korban," ujar Welfin Zachky.
Catatan kepolisian menunjukkan kawasan Kelok Pergedel sering memakan korban jiwa. Beberapa bulan lalu sebuah mobil travel juga masuk jurang serupa. Peristiwa terdahulu melibatkan kendaraan minibus jenis Toyota Avanza hitam abu-abu.
Insiden sejenis menimpa mobil travel bernomor polisi BL 1453 LL tersebut. Kejadian berlangsung subuh hari sekitar pukul 04.45 WIB bulan April. Enam orang dilaporkan terluka parah dalam kecelakaan masa lalu itu.
Kondisi geografis jalan raya Lembah Anai memang dipenuhi tebing jurang. Pengendara kendaraan bermotor wajib meningkatkan kewaspadaan selama melintasi area rawan. Istirahat yang cukup menjadi kunci utama untuk menghindari kecelakaan lalu lintas fatal.
Polisi mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri berkendara saat lelah melanda. Rest area terdekat dapat menjadi pilihan tempat beristirahat sejenak yang aman. Keselamatan keluarga harus selalu menjadi prioritas utama setiap pengguna jalan.
Bangkai mobil Daihatsu Ayla masih menunggu proses pengangkatan dari dasar tebing. Petugas membutuhkan alat berat derek khusus untuk mengevakuasi kendaraan ringsek. Penyelidikan menyeluruh tetap berjalan guna memastikan penyebab pasti peristiwa ini. R-02

