Agung Nugroho Bongkar 7 Capaian Besar Pekanbaru, PAD Tembus Rp1,2 Triliun
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan capaian pembangunan selama satu tahun empat bulan memimpin daerah. Foto : Istimewa
PEKANBARU, SabangMerauke News - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan capaian pembangunan selama satu tahun empat bulan memimpin daerah. Laporan disampaikan dalam Rapat Paripurna Hari Jadi Pekanbaru ke-242 di Gedung DPRD Pekanbaru, Selasa. Paparan tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban pembangunan kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid bersama jajaran pimpinan dewan daerah. Acara dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto serta berbagai unsur Forkopimda. Sejumlah tokoh masyarakat, kepala daerah, anggota DPR, DPD, serta pimpinan BUMN turut menghadiri kegiatan.
Agung Nugroho menegaskan pembangunan harus menghasilkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Pekanbaru. Program pemerintah diukur melalui pekerjaan selesai, proses berjalan, serta target pembangunan berikutnya. Seluruh langkah diarahkan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat pertumbuhan daerah.
“Pembangunan bukan sekadar tentang rencana, tetapi apa yang telah dikerjakan, sedang diwujudkan, serta terus disempurnakan,” kata Agung Nugroho.
Capaian pertama berfokus memperkuat tata kelola keuangan daerah sekaligus meningkatkan kemandirian fiskal pemerintah kota. Pemerintah menjalankan efisiensi anggaran, penataan keuangan, serta penguatan sistem pemerintahan transparan dan akuntabel. Hasilnya, pendapatan asli daerah meningkat dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun sepanjang 2025.
“Ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan Pekanbaru semakin mandiri mengoptimalkan seluruh potensi daerah,” ujar Agung Nugroho.
Peningkatan pendapatan daerah mendapat apresiasi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian karena dinilai inovatif. Strategi tersebut meningkatkan penerimaan daerah tanpa menambah beban ekonomi masyarakat. Model tersebut bahkan dinilai layak diterapkan pemerintah daerah lain di Indonesia.
Pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur melalui perbaikan jalan rusak di berbagai kawasan kota. Sepanjang 2025, perbaikan mencapai 42 kilometer menggunakan sistem pelapisan ulang atau overlay. Realisasi tersebut melampaui target awal sepanjang 20 kilometer.
“Perbaikan jalan berhasil melampaui target awal sehingga mobilitas masyarakat semakin lancar,” ungkap Agung Nugroho.
Bidang lingkungan diperkuat melalui pembentukan Lembaga Pengelola Sampah pada 83 kelurahan di Pekanbaru. Gerakan Pekanbaru Bersih serta penanaman pohon terus digencarkan membangun budaya peduli lingkungan. Program tersebut memperkuat pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.
Penguatan sumber daya manusia diwujudkan melalui Gerakan Zero Anak Putus Sekolah serta Zero Stunting. Sebanyak 1.778 anak kembali memperoleh akses pendidikan sepanjang 2025. Pemerintah juga berhasil menangani sekitar 3.000 kasus stunting selama periode sama.
Program sosial diperluas melalui nikah massal gratis, bantuan sosial, pemberdayaan UMKM, serta layanan administrasi Mobil AMAN. Pemerintah menghadirkan internet gratis, transparansi perizinan bangunan, hingga uji coba bus listrik ramah lingkungan. Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru triwulan pertama 2026 mencapai 7,9 persen didukung perdagangan, jasa, investasi, serta konsumsi masyarakat.(R-04)

