BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka Pusat 2026, Ini Daftar Lengkap Wakil dari 38 Provinsi
Anggota Paskibraka 2025. Foto: Dok SM News
JAKARTA, SabangMerauke News – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi mengumumkan hasil akhir seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026. Sebanyak 76 putra-putri terbaik bangsa, masing-masing satu putra dan satu putri dari 38 provinsi, dinyatakan lolos dan akan mengikuti tahapan pembentukan Paskibraka Tingkat Pusat 2026.
Pengumuman tersebut menjadi puncak dari proses seleksi panjang dan ketat yang diikuti ratusan ribu pelajar dari seluruh Indonesia. Dari total 119.441 pendaftar, hanya 76 peserta yang berhasil mengamankan posisi sebagai calon Paskibraka tingkat pusat, menjadikan mereka generasi muda pilihan yang akan mengemban tugas kehormatan bagi negara.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi hingga tahap akhir. Menurutnya, seluruh peserta yang berhasil mencapai tahap verifikasi pusat merupakan putra-putri terbaik bangsa yang layak mendapatkan penghargaan tinggi.
"Seluruh peserta yang telah berjuang hingga tahap akhir merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut dibanggakan oleh keluarga, sekolah, daerah, dan masyarakatnya," ujar Yudian dalam siaran pers yang diterima, Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan, dari ratusan ribu peserta yang mendaftar, sebanyak 228 peserta dari 38 provinsi berhasil lolos hingga tahap verifikasi tingkat pusat. Selanjutnya, BPIP menetapkan 76 peserta terbaik untuk mengikuti pembentukan Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026.
"Mereka adalah generasi muda terbaik yang telah menunjukkan kapasitas, disiplin, karakter, dan semangat kebangsaan yang luar biasa," tegasnya.
Yudian menegaskan, Program Paskibraka bukan hanya sekadar menyiapkan pasukan pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, program ini merupakan proses kaderisasi calon pemimpin bangsa yang memiliki karakter Pancasila, jiwa patriotisme, serta semangat persatuan yang kuat.
Menurutnya, proses verifikasi tingkat pusat juga menjadi sarana pembinaan ideologi Pancasila bagi generasi muda Indonesia. Para peserta diberikan kesempatan untuk belajar, berinteraksi, dan tumbuh bersama dalam keberagaman Indonesia yang berlandaskan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
"Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera. Program ini merupakan wadah kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, berjiwa patriotik, memiliki semangat persatuan, serta siap mengabdi kepada bangsa dan negara," jelasnya.
Jalan Pengabdian Tak Berhenti
Sementara itu, Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, menegaskan bahwa peserta yang belum terpilih sebagai Paskibraka tingkat pusat tetap memiliki kesempatan untuk mengabdi melalui Paskibraka tingkat provinsi.
Ia mengingatkan bahwa seluruh peserta yang telah mengikuti tahapan verifikasi pusat merupakan sosok-sosok pilihan yang telah membuktikan kualitas dan dedikasinya.
"Bagi calon Paskibraka yang tidak bertugas di tingkat pusat, akan bertugas di tingkat provinsi. Oleh sebab itu, kami mengimbau kepada pemerintah provinsi untuk segera menetapkan calon Paskibraka tingkat provinsi," ujarnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa proses pembentukan karakter dan pengabdian kepada bangsa tidak berhenti pada hasil seleksi tingkat pusat semata.
Seleksi Diklaim Transparan dan Bebas KKN
BPIP memastikan seluruh proses pembentukan Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026 dilakukan secara objektif, transparan, akuntabel, independen, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat, BPIP juga terus mengembangkan Aplikasi Transparansi Paskibraka. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memantau proses pembentukan dan seleksi secara terbuka sehingga seluruh tahapan dapat dipertanggungjawabkan.
Program Paskibraka sendiri merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Regulasi tersebut menegaskan bahwa Paskibraka adalah program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang dilaksanakan berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Dalam aturan tersebut, BPIP ditetapkan sebagai penyelenggara Program Paskibraka tingkat pusat, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda Indonesia.
Daftar 76 Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026
1. Aceh
Putra: Muhammad Hibban Annafis
Putri: Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang
2. Sumatera Utara
Putra: Gussa Oliver Nainggolan
Putri: Felesia Rismaito Munthe
3. Sumatera Barat
Putra: Ahmad Alfatih
Putri: Ulya Kireina Halim
4. Riau
Putra: Rizqy Aditya Siregar
Putri: Arifa Rahma Maulydha
5. Jambi
Putra: Achmad Fachri Mubarok
Putri: Rizkia Putri
6. Sumatera Selatan
Putra: Muhammad Ikhsan Nugroho
Putri: Khalyana Zahira Sandi
7. Bengkulu
Putra: M. Aryo Wira Zandhyka Y.
Putri: Nadine Permata Vanza
8. Lampung
Putra: Naufal Ghaly Oktora
Putri: Chika Azahra Salsabilla
9. Kepulauan Bangka Belitung
Putra: Muhammad Furqoen Nul Hakim
Putri: Fira Haniyah
10. Kepulauan Riau
Putra: Muhammad Salman Farisi
Putri: Raudah Mabrura
11. DKI Jakarta
Putra: Muazzam Saqif Hasani Siregar
Putri: Latiesha Firenzie Bharata
12. Jawa Barat
Putra: Baruno Wicaksono
Putri: Aisha Calista Permata
13. Jawa Tengah
Putra: Hilmi Tisna Yuwanda
Putri: Qothrunnada Azzahra Husna
14. Daerah Istimewa Yogyakarta
Putra: Ahmad Raditya
Putri: Anggita Ayu Mahanani Hanifah
15. Jawa Timur
Putra: Reihan Nifan Arkana
Putri: Angelica Theona Putri
16. Banten
Putra: Chaysar Purnama Putra
Putri: Adzra Khairy Fadian
17. Bali
Putra: I Made Dwi Sathya Kurniawan
Putri: Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani
18. Nusa Tenggara Barat
Putra: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana
Putri: Belvana Rolanda Vindia Kurniawan
19. Nusa Tenggara Timur
Putra: Atanasius Meyllano Frans Yogar
Putri: Eighteen Jeanette Hekboy
20. Kalimantan Barat
Putra: Mirza Rafi Navazani
Putri: Celine Olivia Apriani Theo
21. Kalimantan Tengah
Putra: Muhammad Azham Alfarizqi
Putri: Ajeng Bunga Safitri
22. Kalimantan Selatan
Putra: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti
Putri: Siti Nur Adlina
23. Kalimantan Timur
Putra: Gus Luthfy Azka Nararya
Putri: Julita Rista Lestari
24. Kalimantan Utara
Putra: Muhammad Zainal Ihsan
Putri: Desy Natalia
25. Sulawesi Utara
Putra: Gabriel Gilbert Miller Kamasi
Putri: Faith Louisa Tabita Maengkom
26. Sulawesi Tengah
Putra: Fahriansyah Rihama
Putri: Chintya Graciella Rorong
27. Sulawesi Selatan
Putra: Juan Pablo
Putri: Taswina Putri
28. Sulawesi Tenggara
Putra: Laode Reyhan Putra Satria Korwa
Putri: Waode Bintang Adisya
29. Gorontalo
Putra: Muhammad Azka Gaib
Putri: Khasyifa Anindi Sudarmanto
30. Sulawesi Barat
Putra: M. Deni Fikri
Putri: Ismi Ulfaida
31. Maluku
Putra: Louise Adriano Hutasoit
Putri: Cinzia Christovani Marantika
32. Maluku Utara
Putra: Haikal Khadafi H. Laode
Putri: Mardhatilla A. Putri
33. Papua
Putra: Johanes Matius Paulus Rumsayor
Putri: Neeltje Deliana Insjowi Werimon
34. Papua Barat Daya
Putra: Pieter Felix Paskah Yapen
Putri: Vila Delvia Nauri
35. Papua Barat
Putra: Marco Marcel Kurei
Putri: Hasna Iriani Rumbiak
36. Papua Selatan
Putra: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen
Putri: Kristina Ndiken
37. Papua Tengah
Putra: Christopher Leon Bringga Tabuni
Putri: Gladys Manuella Aibekob
38. Papua Pegunungan
Putra: Michael Marchel Winka Fakdawer
Putri: Julia Maharani Dabi.
Ke-76 peserta tersebut selanjutnya akan menjalani tahapan pembentukan dan pembinaan sebelum mengemban tugas kehormatan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.
Keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi simbol lahirnya generasi muda Indonesia yang berkarakter, berprestasi, serta siap menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan. (R-05)

