Polda Riau Kembali Mutasi Pejabat di Polres Kepulauan Meranti, Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba Berganti
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi. Foto : Istimewa
SELATPANJANG, SabangMerauke News - Polda Riau kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Polres Kepulauan Meranti. Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Riau Nomor ST/490/VI/KEP./2026 tanggal 17 Juni 2026, dua Kepala Satuan (Kasat) dan dua Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) mendapat penugasan baru sebagai bagian dari dinamika pembinaan karier di tubuh Polri.
Mutasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan kepolisian di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam surat telegram itu, IPTU Mohammad Igbalul Fikri yang sebelumnya menjabat sebagai Ps. Kasatresnarkoba Polres Kepulauan Meranti mendapat kepercayaan baru untuk menduduki jabatan sebagai Kasatreskrim Polres Kepulauan Meranti. Perwira muda tersebut menggantikan AKP Roemin Putra yang mendapat promosi jabatan sebagai Kasatreskrim Polres Indragiri Hilir (Inhil).
Sementara posisi Kasatresnarkoba yang ditinggalkan IPTU Mohammad Igbalul Fikri selanjutnya diisi oleh AKP Jimmy Andre. Sebelumnya, AKP Jimmy Andre bertugas sebagai Kapolsek Merbau dan dikenal cukup aktif dalam menjaga keamanan serta membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah hukumnya.
Rotasi jabatan juga terjadi di jajaran kepolisian sektor. IPTU Ahmad Fauzi Menara yang sebelumnya menjabat Kapolsek Rangsang Barat dipercaya mengemban tugas baru sebagai Ps. Kapolsek Merbau menggantikan AKP Jimmy Andre.
Adapun jabatan Kapolsek Rangsang Barat selanjutnya dipercayakan kepada IPDA Sukardi yang sebelumnya bertugas sebagai Ps. Panit 5 Subdit 1 Ditintelkam Polda Riau. Penempatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Rangsang Barat yang memiliki karakteristik daerah kepulauan.
Di sisi lain, sosok AKP Roemin Putra yang kini mendapat amanah baru sebagai Kasatreskrim Polres Indragiri Hilir bukanlah nama asing bagi masyarakat Kepulauan Meranti. Jauh sebelum menjabat Kasatreskrim, ia pernah bertugas di daerah ini sebagai Kapolsek Rangsang Barat pada tahun 2016 saat masih berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).
Pada masa itu, Roemin Putra bertugas bersama AKP Detis Mayer Silitonga yang kini menjabat sebagai Wakapolres Kepulauan Meranti. Kebersamaan keduanya dalam mengawal keamanan wilayah kepulauan menjadi bagian dari perjalanan karier yang terus berkembang hingga saat ini.
Rotasi jabatan di lingkungan Polri sendiri merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia, pengembangan karier, serta penyegaran organisasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Dengan hadirnya wajah-wajah baru di jajaran Satuan Reserse Kriminal, Satuan Reserse Narkoba dan sejumlah Polsek di Kabupaten Kepulauan Meranti, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Pergantian ini juga menjadi babak baru bagi Polres Kepulauan Meranti dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum dan pelayanan masyarakat di wilayah paling timur Provinsi Riau tersebut. Sementara bagi para pejabat yang mendapat amanah baru, mutasi ini menjadi langkah lanjutan dalam perjalanan pengabdian mereka di Korps Bhayangkara.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi membenarkan adanya mutasi sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian sektor di lingkungan Polres Kepulauan Meranti sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Riau Nomor ST/490/VI/KEP./2026 tertanggal 17 Juni 2026.
“Iya benar, akan ada serah terima jabatan (sertijab) dalam waktu dekat untuk posisi Kasat dan Kapolsek,” ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi, Kamis (18/6/2026).
Menurut AKBP Aldi, mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri. Selain menjadi bagian dari penyegaran organisasi, pergantian pejabat juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja institusi sekaligus memberikan kesempatan bagi personel untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman di tempat penugasan yang baru.
“Mutasi adalah bagian dari dinamika organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, peningkatan kinerja organisasi serta memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan karier dan pengalaman dalam melaksanakan tugas kepolisian,” jelasnya.
Kapolres menegaskan, setiap pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta melanjutkan program-program yang telah berjalan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Ia juga mengapresiasi pengabdian para pejabat lama yang selama ini telah memberikan kontribusi positif bagi Polres Kepulauan Meranti. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih tidak terlepas dari kerja sama seluruh personel dan dukungan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Kepulauan Meranti. Kepada pejabat yang baru, kami berharap dapat segera beradaptasi dan melanjutkan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, Polres Kepulauan Meranti akan melaksanakan serah terima jabatan sebagai tindak lanjut dari keputusan mutasi yang telah ditetapkan oleh Polda Riau. (R-01)

