Tragis! Tukang Urut di Rohul Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Suami Mendadak Hilang dan Diburu Polisi
Ilustrasi
RIAU, SabangMerauke News – Warga Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, digegerkan dengan penemuan seorang wanita yang sehari-hari bekerja sebagai tukang urut dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya. Korban bernama Inur (50) ditemukan tak bernyawa dengan luka tusuk di bagian leher, sementara suaminya yang berinisial J justru menghilang dan kini tengah dicari aparat kepolisian.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Selasa (16/6/2026) itu sontak mengundang perhatian luas masyarakat. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban yang diduga kuat merupakan korban pembunuhan.
Kasatreskrim Polres Rokan Hulu, AKP Toni Prawira, mengatakan bahwa hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif. Salah satu fokus utama penyidik adalah mencari keberadaan suami korban yang tidak diketahui keberadaannya sejak peristiwa itu terungkap.
"Masih penyelidikan. Suami korban masih kami cari keberadaannya," kata Toni, Rabu (17/6/2026).
Menurut Toni, kasus ini pertama kali terungkap setelah warga sekitar menaruh rasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Selama ini, Inur dikenal sebagai sosok yang ramah dan rutin menghabiskan waktu di depan rumah pada pagi hari.
Namun, pada hari kejadian, korban tak kunjung terlihat keluar rumah hingga menjelang siang. Kondisi itu membuat tetangga merasa ada yang tidak beres dan memutuskan untuk mengecek keadaan korban.
"Biasanya korban pagi-pagi sudah keluar duduk di depan rumah. Namun sampai siang hari tidak terlihat keluar rumah, sehingga tetangga merasa curiga dan mencoba mengecek ke rumah korban," ujar Toni.
Kecurigaan warga ternyata benar. Saat memasuki rumah, mereka dikejutkan dengan pemandangan memilukan. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di salah satu ruangan rumahnya.
Lebih mengejutkan lagi, jasad korban ditemukan dalam kondisi tertutup tikar. Saat diperiksa, terdapat luka tusuk di bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematian korban.
Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, petugas dari Polres Rokan Hulu bersama tim identifikasi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi kejadian. Selain itu, polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan orang-orang yang diketahui terakhir berinteraksi dengan korban.
Kasus ini pun menjadi perhatian serius aparat karena adanya indikasi tindak pidana pembunuhan. Meski demikian, penyidik belum dapat menyimpulkan motif maupun menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas kematian Inur.
Polisi memilih berhati-hati dalam mengungkap kasus tersebut dengan mengedepankan proses penyelidikan dan pengumpulan alat bukti yang memadai.
Di sisi lain, hilangnya suami korban menjadi salah satu teka-teki yang kini terus didalami. Aparat masih berupaya melacak keberadaannya untuk dimintai keterangan terkait peristiwa yang menewaskan istrinya itu.
"Penyidik masih mendalami sejumlah petunjuk dan mencari keberadaan suami korban yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Rokan Hulu," jelas Toni.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Desa Ngaso. Korban dikenal sebagai seorang tukang urut yang cukup dikenal masyarakat dan kerap membantu warga yang membutuhkan jasa pengobatan tradisional.
Kepergian Inur secara tragis membuat warga merasa kehilangan. Banyak yang berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku dan mengungkap secara terang benderang apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian wanita tersebut.
Hingga Rabu (17/6/2026), suasana duka masih menyelimuti rumah korban. Sementara itu, polisi terus bekerja mengumpulkan fakta-fakta baru untuk mengungkap misteri kematian Inur, termasuk menelusuri jejak suami korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Masyarakat pun menanti hasil penyelidikan aparat, berharap kasus yang menggemparkan Kabupaten Rokan Hulu ini segera terungkap dan pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. (R-05)

