Piala Dunia 2026
Gol McGinn Bikin Haiti Gigit Jari, Skotlandia Tiba-Tiba Duduk di Takhta Grup C
Selebrasi John McGinn dengan rekan satu timnya Aaron Hickey dan Lewis Ferguson dalam pertandingan sepak bola Grup C Piala Dunia 2026 antara Haiti versus Skotlandia di Stadion Boston di Foxborough pada 13 Juni 2026. (sumber: AFP)
AMERIKA SERIKAT, SabangMerauke News - Skotlandia sukses mengalahkan Haiti 1-0 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026, Minggu, 14 Juni 2026, di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat. Gol John McGinn membawa The Tartan Army memimpin klasemen sementara grup sekaligus mengakhiri penantian kemenangan pembuka Piala Dunia sejak tahun 1982.
Boston menjadi saksi sebuah cerita lama hidup kembali. Skotlandia datang membawa beban sejarah panjang. Dua edisi Piala Dunia terakhir berakhir mengecewakan. Kali ini mereka pulang dengan senyum lebar. Tiga poin terasa seperti emas.
Hasil itu terasa semakin manis. Brasil dan Maroko sebelumnya bermain imbang 1-1. Skotlandia langsung melesat ke puncak Grup C. Posisi itu memberi keuntungan besar menjelang laga berikutnya. Jalan menuju babak gugur mulai terlihat.
Pertandingan berjalan jauh dari kata mudah. Haiti justru tampil lebih berani pada awal laga. Tim Karibia itu langsung menekan sejak menit pertama. Mereka tidak terlihat seperti tim yang takut. Skotlandia dipaksa bekerja keras.
Menit-menit awal menjadi milik Haiti. Jean Jacques dan Deedson beberapa kali mengganggu pertahanan lawan. Bola sempat direbut dari kaki Lewis Ferguson. Peluang tercipta cukup cepat. Penyelesaian akhir masih gagal menemui sasaran.
Skotlandia perlahan keluar dari tekanan. Tim asuhan Steve Clarke mulai menguasai ritme. Scott McTominay hampir memecah kebuntuan. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti membentur tiang. Haiti beruntung selamat.
Serangan demi serangan mulai mengalir. Ben Doak menjadi sumber ancaman utama. Winger muda itu terus menusuk dari sisi lapangan. Haiti mulai dipaksa bertahan lebih dalam. Tekanan semakin besar.
Gol yang ditunggu akhirnya datang. Menit ke-28 menjadi titik perubahan pertandingan. Grant Hanley mengirim umpan panjang akurat. Che Adams menerima bola di kotak penalti. Serangan cepat lalu berkembang.
Adams mengalirkan bola ke Ben Doak. Pemain muda itu bergerak cepat di sisi kanan. Umpan silang dilepaskan ke depan gawang. Kiper Johny Placide berhasil menghalau. Bola liar justru mengundang petaka.
John McGinn datang tanpa pengawalan. Gelandang Aston Villa itu langsung melepaskan tembakan keras. Bola berubah arah setelah mengenai pemain Haiti. Placide gagal membaca pergerakannya. Skotlandia unggul 1-0.
Gol itu membuat ribuan pendukung Skotlandia bersorak. Stadion Gillette mendadak bergemuruh. McGinn menjadi pahlawan malam itu. Haiti terdiam sejenak. Pertandingan berubah arah.
Haiti tidak menyerah. Tim asuhan Sebastien Migne terus mencari celah. Wilson Isidor dan Frantzdy Pierrot berusaha memimpin perlawanan. Serangan demi serangan dilancarkan. Pertahanan Skotlandia tetap kokoh.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan Skotlandia. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Haiti masih memiliki harapan. Skotlandia belum sepenuhnya aman.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun. Skotlandia terlihat lebih berhati-hati. Fokus utama mereka menjaga keunggulan. Haiti mendapat ruang lebih banyak. Tekanan kembali meningkat.
John McGinn hampir mencetak gol kedua. Menit ke-72 menjadi peluang emas. Ia menerima umpan di kotak penalti. Tendangan mendatarnya meluncur tipis di samping gawang. Skotlandia gagal menggandakan keunggulan.
Haiti kembali membalas. Jean-Ricner Bellegarde melepaskan ancaman serius. Pertahanan Skotlandia melakukan blok penting. Bola gagal menuju sasaran. Ketegangan meningkat.
Ruben Providence juga ikut mengancam. Tembakannya membentur pemain lawan. Bola keluar lapangan. Tendangan sudut didapat Haiti. Harapan menyamakan skor tetap hidup.
Peluang terbesar Haiti datang pada menit ke-84. Frantzdy Pierrot menyambut umpan silang. Sundulannya meluncur tipis di samping gawang. Angus Gunn hanya terpaku melihat arah bola. Skotlandia kembali selamat.
Menjelang akhir laga, Haiti terus menyerang. Skotlandia memilih bertahan rapat. Waktu berjalan semakin cepat. Setiap detik terasa penting. Tekanan terus hadir.
Peluit panjang akhirnya berbunyi. Skotlandia mempertahankan keunggulan 1-0. Para pemain langsung merayakan kemenangan. Haiti harus menerima kenyataan pahit. Kerja keras mereka belum menghasilkan poin.
John McGinn menjadi nama terbesar dalam pertandingan ini. Satu golnya mengubah jalannya laga. Pengalamannya menjadi pembeda utama. Skotlandia memperoleh hasil maksimal. Grup C langsung memanas.
Pelatih Skotlandia Steve Clarke memuji karakter timnya. Ia menilai para pemain mampu bertahan di bawah tekanan. Mentalitas itu menjadi modal penting. Turnamen masih panjang.
"Kemenangan seperti ini membangun keyakinan tim. Turnamen besar membutuhkan kesabaran dan disiplin," kata Steve Clarke, Pelatih Timnas Skotlandia.
Di kubu lawan, Sebastien Migne tetap melihat sisi positif. Haiti mampu bersaing melawan lawan berpengalaman. Banyak momen menjanjikan muncul sepanjang pertandingan. Pekerjaan rumah tetap ada.
"Kami menunjukkan keberanian bermain. Pengalaman seperti ini sangat berharga untuk tim," ujar Sebastien Migne, Pelatih Timnas Haiti.
Kemenangan ini memiliki arti historis. Skotlandia akhirnya membuka Piala Dunia dengan kemenangan untuk pertama kali sejak tahun 1982. Penantian panjang selama empat dekade lebih akhirnya berakhir. Boston menjadi lokasi lahirnya catatan baru.
Kini fokus Skotlandia beralih ke laga berikutnya. Mereka akan menghadapi Maroko. Pertandingan itu bisa menentukan arah perjalanan grup. Tiga poin tambahan membuka peluang besar menuju babak gugur.
Haiti juga belum habis. Mereka masih memiliki dua pertandingan tersisa. Peluang masih terbuka. Syaratnya satu, bangkit lebih cepat.
Piala Dunia selalu menghadirkan cerita unik. Kadang bukan tim terbesar yang paling berisik. Kadang satu gol sederhana cukup mengubah nasib sebuah negara. Di Boston, Skotlandia membuktikannya. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Piala Dunia 2026
Qatar Curi Poin dari Swiss, Gol Menit 90+4 Ubah Segalanya
-
Piala Dunia 2026
Brasil Ditahan Maroko 1-1, Gol Vinicius Junior Selamatkan Selecao

