Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000, Buyback Melonjak Rp55.000
Ilustrasi perdagangan emas Antam. (sumber: istimewa)
JAKARTA, SabangMerauke News - Harga emas Antam hari ini, Jumat, 12 Juni 2026, kembali menguat. Logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk bergerak naik setelah beberapa hari tertekan. Harga emas Antam kini berada di Rp2.709.000 per gram. Kenaikan ini menjadi perhatian pelaku investasi emas di Indonesia.
Data Logam Mulia menunjukkan kenaikan Rp20.000 per gram. Harga sebelumnya berada di Rp2.689.000 per gram. Kenaikan tersebut terjadi bersamaan dengan lonjakan emas dunia. Sentimen global ikut mengangkat harga logam mulia domestik.
Harga buyback juga mencatat lonjakan tajam. Nilainya mencapai Rp2.450.000 per gram. Angka tersebut naik Rp55.000 dibanding perdagangan sebelumnya. Pemilik emas mendapat keuntungan lebih besar saat menjual kembali asetnya.
Pergerakan emas kali ini datang setelah tekanan panjang. Selama empat hari beruntun harga emas dunia mengalami penurunan. Koreksi mencapai sekitar sembilan persen. Kondisi itu memicu aksi pembelian baru.
Banyak investor mulai kembali masuk pasar. Harga yang lebih rendah dianggap menarik. Permintaan meningkat dalam waktu singkat. Harga emas kemudian berbalik naik.
Di pasar global, harga emas spot ditutup kuat. Pada Kamis, 11 Juni 2026, emas dunia mencapai US$4.217 per troy ons. Kenaikan harian menyentuh 3,56 persen. Angka tersebut menjadi salah satu lonjakan terbesar pekan ini.
Kondisi geopolitik ikut memengaruhi pasar. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, disebut membatalkan rencana serangan militer ke Iran. Informasi tersebut memunculkan harapan baru. Jalur diplomasi kembali menjadi pilihan utama.
Trump mengatakan pembicaraan terus berlangsung. Negosiasi disebut sudah masuk level tinggi. Kesepakatan damai diklaim bisa tercapai dalam waktu dekat. Pasar global langsung bereaksi cepat.
Perubahan situasi itu berdampak ke harga energi. Minyak mentah Brent turun hampir tiga persen. Harga ditutup sekitar US$90,38 per barel. Tekanan inflasi global ikut mereda.
Saat inflasi mereda, ruang kebijakan bank sentral membesar. Kenaikan suku bunga menjadi tidak mendesak. Situasi tersebut sering menguntungkan emas. Investor kembali melirik aset lindung nilai tersebut.
Emas memiliki karakter berbeda. Logam mulia tidak memberikan imbal hasil rutin. Saat bunga tinggi, daya tarik emas biasanya melemah. Saat tekanan bunga berkurang, emas kembali menjadi pilihan.
Pelaku pasar juga memanfaatkan momentum koreksi. Banyak investor melakukan pembelian saat harga turun. Strategi itu dikenal sebagai bargain hunting. Gelombang pembelian tersebut mengangkat harga emas lebih tinggi.
Harga emas Antam ikut menikmati efeknya. Pergerakan pasar global biasanya memberi pengaruh besar. Indonesia menjadi bagian dari rantai perdagangan emas dunia. Kenaikan harga internasional cepat tercermin di pasar domestik.
Meski menguat, harga emas Antam masih berada di bawah level psikologis sebelumnya. Pada Mei 2026, harga sempat mendekati Rp2,8 juta per gram. Level tersebut menjadi patokan penting pelaku pasar. Perjalanan menuju area itu masih terbuka.
Analis teknikal juga mulai mencermati arah berikutnya. Dari indikator harian, tren emas masih belum sepenuhnya pulih. Relative Strength Index berada di angka 36. Nilai tersebut menunjukkan bahwa tekanan bearish masih tersisa.
Meski begitu, indikator lain memberi sinyal berbeda. Stochastic RSI berada di angka 56. Posisi itu menggambarkan bahwa kekuatan beli mulai meningkat. Peluang kenaikan lanjutan masih terbuka.
Untuk jangka pendek, level US$4.221 per troy ons menjadi area penting. Titik tersebut berfungsi sebagai resistensi terdekat. Jika mampu ditembus, ruang kenaikan semakin besar. Investor terus memantau area tersebut.
Target berikutnya berada di kisaran US$4.229 hingga US$4.319 per troy ons. Jika momentum bertahan, harga bisa bergerak lebih tinggi. Skenario optimistis bahkan membuka peluang menuju US$4.515 per troy ons. Semua bergantung pada sentimen pasar global.
Risiko koreksi tetap ada. Area US$4.155 per troy ons menjadi titik pengawasan utama. Jika level itu ditembus ke bawah, tekanan jual bisa meningkat. Harga berpotensi turun lebih dalam.
Di Indonesia, kenaikan emas memberi angin segar. Banyak investor menunggu momentum seperti ini. Kenaikan buyback menjadi sinyal positif. Nilai investasi emas kembali menguat.
Pembeli emas juga perlu memperhatikan pajak. Pembelian emas Antam dikenakan PPh Pasal 22. Pemilik NPWP dikenakan tarif 0,25 persen. Non-NPWP dikenakan tarif 0,5 persen.
Ketentuan berbeda berlaku saat buyback. Transaksi di atas Rp10 juta dikenakan pajak. Tarifnya 1,5 persen bagi pemilik NPWP. Non-NPWP dikenakan tiga persen.
Pergerakan emas saat ini memperlihatkan satu pola menarik. Saat ketidakpastian global berubah arah, pasar langsung bereaksi. Investor memburu aset yang dianggap aman. Emas kembali menjadi tujuan utama.
Jumat, 12 Juni 2026, menjadi hari cerah bagi pemilik logam mulia. Harga emas Antam bangkit dari tekanan sebelumnya. Buyback melonjak lebih tinggi lagi. Pasar kini menunggu apakah reli ini berlanjut atau sekadar jeda sebelum pergerakan berikutnya. R-02
Berikut Harga Emas Antam per 12 Juni 2026 pukul 09.00 WIB:
- 0,5 gram: Rp 1.404.500 (dari Rp 1.394.500)
- 1 gram: Rp 2.709.000 (dari Rp 2.689.000)
- 2 gram: Rp 5.358.000 (dari Rp 5.318.000)
- 3 gram: Rp 8.012.000 (dari Rp 7.952.000)
- 5 gram: Rp 13.320.000 (dari Rp 13.220.000)
- 10 gram: Rp 26.585.000 (dari Rp 26.385.000)
- 25 gram: Rp 66.337.000 (dari Rp 65.837.000)
- 50 gram: Rp 132.595.000 (dari Rp 131.595.000)
- 100 gram: Rp 265.112.000 (dari Rp 263.112.000)
- 250 gram: Rp 662.515.000 (dari Rp 657.515.000)
- 500 gram: Rp 1.324.820.000 (dari Rp 1.314.820.000)
- 1.000 gram (1 kg): Rp 2.649.600.000 (dari Rp 2.629.600.000)

