Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Afrika Selatan Luka Parah Dibantai Mexico
Selebrasi Raul Jimenez usai mencetak gol di laga Meksiko vs Afrika Selatan, Jumat (12/6/2026). (sumber: AP Photo)
MEXICO, SabangMerauke News – Timnas Meksiko membuka perjalanan Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan. El Tri menundukkan Timnas Afrika Selatan dua gol tanpa balas di Mexico City Stadium, Jumat, 12 Juni 2026 dini hari WIB. Hasil tersebut langsung membawa Meksiko ke puncak klasemen Grup A.
Laga pertama selalu menghadirkan tekanan besar. Apalagi saat bermain di depan publik sendiri. Meksiko mampu menjawab tantangan itu sejak menit awal. Mereka tampil agresif dan penuh keyakinan.
Afrika Selatan sebenarnya tidak datang untuk bertahan. Tim asuhan Hugo Broos berusaha meladeni permainan terbuka. Mereka berani menekan sejak awal pertandingan. Pilihan itu membuat laga berjalan cepat.
Meksiko langsung menguasai jalannya permainan. Serangan demi serangan mengalir ke pertahanan lawan. Afrika Selatan dipaksa bekerja keras sejak menit pertama. Kiper Ronwen Williams menjadi pemain tersibuk.
Baru lima menit berjalan, peluang emas tercipta. Raul Jimenez mendapatkan ruang di kotak penalti. Striker veteran itu melepaskan tembakan keras. Williams masih mampu menyelamatkan gawangnya.
Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan gol cepat. Menit kesembilan menjadi awal pesta tuan rumah. Kesalahan lini belakang Afrika Selatan menjadi penyebabnya. Meksiko langsung menghukum tanpa ampun.
Erik Lira berhasil merebut bola berbahaya. Bola kemudian jatuh ke kaki Julian Quinones. Penyerang kelahiran Kolombia itu bergerak tenang. Sepakannya melewati kedua kaki Williams.
Gol tersebut langsung mengubah suasana stadion. Suporter bersorak tanpa henti. Para pemain Meksiko semakin percaya diri. Afrika Selatan terlihat kehilangan ritme permainan.
Setelah unggul, El Tri tidak mengendurkan tekanan. Mereka terus memburu gol kedua. Serangan datang dari berbagai sisi lapangan. Afrika Selatan kesulitan keluar dari tekanan.
Menit ke-19 menghadirkan peluang baru. Quinones kembali mengancam gawang lawan. Kali ini melalui tembakan jarak jauh. Bola meluncur tipis di sisi gawang.
Afrika Selatan mencoba bangkit perlahan. Lyle Foster dan Iqraam Rayners berusaha membuka ruang. Upaya tersebut belum menghasilkan peluang berbahaya. Pertahanan Meksiko tampil disiplin.
Menjelang turun minum, Williams kembali menjadi penyelamat. Raul Jimenez hampir menggandakan keunggulan. Sundulannya mengarah tepat ke gawang. Williams melakukan penyelamatan gemilang.
Beberapa saat kemudian, Quinones nyaris mencetak gol kedua. Tembakan rendahnya sudah melewati penjaga gawang. Bola justru membentur tiang gawang. Afrika Selatan selamat dari kebobolan tambahan.
Babak pertama berakhir dengan skor 1-0. Meksiko unggul dalam penguasaan permainan. Afrika Selatan masih memiliki harapan. Segalanya masih mungkin berubah.
Harapan itu ternyata tidak bertahan lama. Babak kedua baru berjalan beberapa menit. Petaka datang menghampiri Afrika Selatan. Situasi pertandingan berubah drastis.
Menit ke-49 menjadi titik balik laga. Sphephelo Sithole melakukan pelanggaran keras. Marcel Ruiz sedang berlari bebas menuju gawang. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah.
Keputusan tersebut membuat Afrika Selatan bermain dengan sepuluh pemain. Meksiko mendapat keuntungan besar. Mereka semakin nyaman menguasai pertandingan. Tekanan terus meningkat.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Meksiko tampil dominan. Alvaro Fidalgo dan Erik Lira mengatur tempo. Bola terus mengalir ke lini depan. Pertahanan Afrika Selatan mulai kewalahan.
Gol kedua akhirnya datang pada menit ke-67. Prosesnya dimulai dari kerja keras Quinones. Ia mempertahankan bola di area sempit. Bola lalu diarahkan ke sisi kanan.
Roberto Alvarado bergerak cepat menerima umpan. Ia mengirimkan umpan silang akurat. Raul Jimenez menyambut bola dengan sundulan keras. Williams kali ini tidak mampu menyelamatkan gawang.
Gol tersebut membuat stadion kembali bergemuruh. Jimenez merayakan gol penting itu. Rekan-rekannya ikut larut dalam kegembiraan. Skor berubah menjadi 2-0.
Afrika Selatan belum menyerah. Meski bermain dengan sepuluh pemain, mereka tetap berusaha menyerang. Semangat juang tetap terlihat. Meksiko tetap harus waspada.
Drama kembali muncul menjelang akhir laga. Kali ini melibatkan pemain pengganti Afrika Selatan. Themba Zwane terlibat insiden dengan Roberto Alvarado. Wasit menghentikan pertandingan.
Tayangan VAR kemudian diperiksa. Rekaman memperlihatkan kontak ke wajah. Wasit mengambil keputusan tegas. Kartu merah kedua keluar.
Afrika Selatan harus melanjutkan pertandingan dengan sembilan pemain. Situasi semakin sulit. Peluang mengejar ketertinggalan hampir tertutup. Meksiko semakin nyaman mengontrol permainan.
Meski kekurangan dua pemain, Afrika Selatan tetap menunjukkan keberanian. Mereka masih mencoba membangun serangan. Para pemain tidak berhenti berlari. Mereka tetap mencari gol balasan.
Saat laga memasuki injury time, drama belum berakhir. Kali ini giliran Meksiko kehilangan pemain. Cesar Montes melakukan pelanggaran penting. Peluang lawan dihentikan secara paksa.
Wasit kembali mengeluarkan kartu merah. Montes harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Meksiko mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain. Situasi itu tidak mengubah hasil akhir.
Peluit panjang akhirnya terdengar. Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga. Suporter tuan rumah merayakan kemenangan pertama. Meksiko mendapatkan awal yang sangat penting.
Julian Quinones menjadi salah satu tokoh utama pertandingan. Satu gol berhasil dicetak. Ia juga berperan dalam lahirnya gol kedua. Penampilannya membuat pertahanan lawan kerepotan.
Raul Jimenez juga tampil efektif. Striker berpengalaman itu mencetak gol penting. Pergerakannya terus mengancam lawan. Pengalaman menjadi pembeda.
Di sisi lain, Ronwen Williams tetap layak mendapat apresiasi. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting. Tanpa aksinya, kekalahan bisa lebih besar. Penampilannya menjadi titik terang Afrika Selatan.
Pelatih Javier Aguirre tentu tersenyum puas. Timnya meraih tiga poin penting. Posisi puncak klasemen kini berada dalam genggaman. Modal besar sudah dikantongi.
Bagi Hugo Broos, pekerjaan rumah masih banyak. Disiplin pemain menjadi perhatian utama. Dua kartu merah memberi dampak besar. Evaluasi harus segera dilakukan.
Kemenangan ini membuat Meksiko memimpin Grup A dengan tiga poin. Peluang menuju fase gugur terbuka lebar. Langkah pertama berhasil dilewati. Tantangan berikutnya sudah menunggu.
Afrika Selatan berada di posisi terbawah klasemen. Kekalahan ini menjadi pelajaran mahal. Perjalanan masih panjang. Kesempatan bangkit masih tersedia.
Akan tetapi satu hal sudah jelas. Mexico City menjadi saksi malam penuh drama. Dua gol tercipta. Tiga kartu merah keluar. Dan Meksiko berhasil membuka Piala Dunia dengan senyum lebar. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Piala Dunia 2026
Korea Selatan Bawa Modal Besar, Ceko Datang Dengan Ancaman

