BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian
Ilustrasi kopi. Foto: Dok SM News
JAKARTA, SabangMerauke News - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan mengejutkan terkait peredaran produk kopi lokal yang dipromosikan sebagai penambah stamina pria. Produk bernama Kopi Jantan +++ diketahui mengandung bahan kimia obat berbahaya yang dapat memicu gangguan kesehatan serius, mulai dari gagal ginjal hingga kematian.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium menemukan adanya kandungan sildenafil sitrat di dalam produk tersebut. Zat itu merupakan obat keras yang biasa digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi dan hanya boleh dikonsumsi dengan resep serta pengawasan dokter.
“Produk yang dipromosikan sebagai pangan, bahkan diklaim untuk meningkatkan kejantanan, ternyata setelah diperiksa mengandung sildenafil sitrat,” ujar Taruna Ikrar dikutip dari detikHealth, Minggu (7/6/2026).
Temuan tersebut langsung memicu kekhawatiran karena produk dijual bebas layaknya kopi biasa tanpa informasi kandungan obat keras di dalamnya. Padahal, penggunaan sildenafil sitrat secara sembarangan dapat menimbulkan efek samping berbahaya bagi tubuh.
BPOM menegaskan konsumsi sildenafil sitrat tanpa pengawasan medis dapat memicu tekanan darah turun drastis, gangguan fungsi ginjal, gangguan jantung, hingga risiko kematian mendadak. Risiko semakin besar karena produk ilegal seperti Kopi Jantan +++ tidak memiliki standar dosis yang jelas.
Akibatnya, konsumen tidak mengetahui batas aman konsumsi zat tersebut. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, terutama bagi penderita hipertensi, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan ginjal.
“Efeknya bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius, mulai dari gagal ginjal, gagal jantung, bahkan kematian,” tegas Taruna Ikrar.
BPOM pun meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap produk pangan atau minuman yang mengklaim mampu meningkatkan stamina pria secara instan. Produk semacam itu sering kali dicampur bahan kimia obat demi memberikan efek cepat kepada konsumen.
Selain itu, masyarakat diimbau selalu memeriksa izin edar dan legalitas produk sebelum membeli. Konsumen juga diminta tidak mudah tergiur dengan promosi yang menjanjikan efek kuat dalam waktu singkat.
Kasus ini kembali menjadi peringatan keras mengenai maraknya peredaran produk ilegal yang mencampurkan bahan kimia obat ke dalam makanan dan minuman tanpa izin resmi. Praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat.
BPOM memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap produk-produk ilegal yang beredar di pasaran, termasuk kopi dan suplemen stamina pria yang mengandung bahan kimia obat tersembunyi. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan produk mencurigakan yang dijual bebas di toko maupun marketplace online. (R-05)

