Tabrakan Maut Kereta di Bekasi: 14 Orang Tewas, 84 Terluka
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut data terbaru mencatat 14 korban meninggal dunia. Foto : Istimewa
Bekasi, SABANGMERAUKE NEWS - Insiden tragis di Stasiun Bekasi Timur menyebabkan korban jiwa dan puluhan luka serius.
Peristiwa di Stasiun Bekasi Timur menghadirkan duka mendalam bagi keluarga korban terdampak insiden. PT Kereta Api Indonesia menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia dan keluarga ditinggalkan. Perusahaan juga memastikan korban luka mendapatkan penanganan medis terbaik di berbagai fasilitas kesehatan tersedia.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut data terbaru mencatat 14 korban meninggal dunia. Seluruh korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lanjutan. Proses identifikasi dilakukan guna memastikan data korban akurat sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan perawatan medis di berbagai rumah sakit wilayah Bekasi. Penanganan dilakukan di RSUD Bekasi, RS Bella, RS Primaya, hingga RS Hermina setempat. Rumah sakit lain seperti RS Siloam dan RS Mitra Keluarga juga terlibat dalam penanganan korban.
KAI mengamankan barang milik penumpang ditemukan di lokasi kejadian melalui layanan khusus lost and found. Pendataan barang dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian guna mendukung proses identifikasi korban. Langkah ini diharapkan membantu keluarga menemukan barang penting milik korban selama proses penanganan berlangsung.
Posko tanggap darurat dan informasi didirikan di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban. Keluarga dapat memperoleh informasi melalui posko atau menghubungi Contact Center KAI 121. Layanan ini disiapkan untuk memastikan akses informasi berjalan cepat dan transparan bagi seluruh pihak terdampak.
Untuk sementara, Stasiun Bekasi Timur belum melayani aktivitas naik turun penumpang selama penanganan berlangsung. Perjalanan KRL dialihkan hanya sampai Stasiun Bekasi dengan pengaturan operasional terbatas saat ini. Jalur hilir telah dibuka kembali untuk perjalanan kereta dengan pengawasan ketat dari petugas lapangan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan duka mendalam kepada seluruh korban terdampak. “Fokus saat ini memastikan korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi dibutuhkan,” ujar Anne. Ia juga menegaskan proses penanganan dilakukan hati-hati dengan koordinasi kuat antarinstansi terkait.
Sejak awal kejadian, tim gabungan memprioritaskan evakuasi korban dengan mempertimbangkan aspek keselamatan utama. Proses evakuasi dilakukan hati-hati karena beberapa korban membutuhkan penanganan medis khusus di lapangan. Tim medis, Basarnas, KAI, serta aparat lainnya bekerja bersama memastikan proses berjalan optimal.
KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal termasuk jaminan biaya pengobatan dan pemakaman. Seluruh biaya ditanggung melalui asuransi serta dukungan penuh dari pihak perusahaan terkait. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab terhadap korban dan keluarga terdampak insiden.
Wakil Menteri Perhubungan Suntana menyampaikan penanganan dilakukan secara intensif bersama seluruh pihak terkait. Pemerintah bersama KAI dan Basarnas terus memperbarui informasi kepada publik secara berkala. Transparansi informasi diharapkan menjaga kepercayaan masyarakat selama proses penanganan berlangsung. (R-03)

