Petinju Muda Kepulauan Meranti Sukses Rebut Medali Emas di Piala Danlanud Hanandjoeddin 2026, Sayna Safira Buktikan Kelasnya di Ring Nasional
Petinju putri kelas youth asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Sayna Safira (pakai hijab) kembali meraih medali Emas di ajang Piala Danlanud H. AS Hanandjoeddin 2026. Foto : SM News
Selatpanjang, SABANGMERAUKE NEWS - Petinju putri kelas youth asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Sayna Safira (17), kembali menunjukkan kiprah gemilangnya di kancah tinju nasional. Di usia yang masih belia, ia sukses mempersembahkan medali emas setelah tampil impresif dalam ajang Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Danlanud H. AS Hanandjoeddin 2026 yang digelar di GOR Tanjung Pandan, Bangka Belitung.
Kejuaraan yang berlangsung sejak 20 hingga 25 April 2026 tersebut diikuti oleh petinju-petinju terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam partai final yang berlangsung sengit pada Sabtu malam (25/4/2026), Sayna yang turun di kelas Women 52–54 kilogram tampil penuh percaya diri. Dengan teknik bertarung yang matang dan mental juara, ia mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak ronde awal hingga akhir.
Menghadapi petinju tangguh asal Bengkulu, Desi Komalasari, Sayna tidak hanya menunjukkan kekuatan pukulan, tetapi juga strategi yang cermat dalam membaca pergerakan lawan. Hasilnya, ia berhasil keluar sebagai pemenang dan memastikan diri berdiri di podium tertinggi, sekaligus mempersembahkan medali emas yang membanggakan.
Prestasi ini semakin menegaskan konsistensi Sayna sebagai salah satu petinju muda potensial yang dimiliki Riau dan menjadi sorotan utama sekaligus bukti bahwa atlet daerah mampu bersaing di level nasional.
Sebelumnya di kompetisi yang lain, ia juga pernah mencatatkan kemenangan bergengsi dengan mengalahkan petinju asal Singapura, Wan Ting, dalam ajang Fighter Wanted Boxing Championship.
Perjalanan menuju partai final pun tidak dilalui dengan mudah. Pada babak semifinal, Sayna harus berhadapan dengan petinju dari Bekasi, Jawa Barat. Dalam laga tersebut, ia kembali menunjukkan ketangguhan dan disiplin bertarung yang tinggi hingga berhasil mengamankan tiket menuju final.
Ketangguhan, teknik, serta pengalaman bertanding yang terus terasah menjadi kunci utama keberhasilan Sayna. Tak heran jika petinju yang juga pernah menyumbangkan medali emas untuk Riau pada ajang Popnas XVII 2025 di kelas Women 54 kilogram ini mampu tampil konsisten di setiap kejuaraan yang diikutinya.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Kepulauan Meranti dan Provinsi Riau semakin dikenal di pentas olahraga nasional. Dengan usia yang masih muda dan potensi yang terus berkembang, Sayna Safira diharapkan mampu melangkah lebih jauh, bahkan menembus level internasional di masa mendatang.
Di balik gemilangnya prestasi yang diraih Sayna Safira, tersimpan kisah perjuangan sederhana yang patut menjadi inspirasi. Remaja 17 tahun ini merupakan putri dari pasangan Desmon dan Leni, yang sehari-hari berjualan nasi goreng di pinggiran jalan Kota Selatpanjang.
Dari keluarga dengan latar belakang sederhana, Sayna justru mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dengan kerja keras, disiplin, dan tekad yang kuat, ia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih medali emas pada ajang bergengsi yang diikutinya.
Saat ini, Sayna masih menempuh pendidikan di kelas III Sekolah Kejuruan Olahraga (SKO) Riau. Bakatnya di dunia tinju telah diasah sejak dini di bawah naungan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Kepulauan Meranti.
Perjalanan prestasinya tidak lepas dari peran para pelatih yang konsisten membina kemampuan dan mental bertandingnya. Di tingkat kabupaten, ia dibimbing oleh pelatih Edy Supiyanto, sementara di tingkat provinsi ia mendapatkan sentuhan pembinaan dari Darman Hutauruk.
Edy Supiyanto mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian anak didiknya tersebut. Ia menilai keberhasilan Sayna bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Alhamdulillah, Sayna Safira kembali berhasil membawa pulang medali emas. Ini tentu menjadi kebanggaan besar karena mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujar Edy kepada wartawan, Minggu (26/4/2026).
Ia juga berharap prestasi yang diraih Sayna dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan dukungan yang lebih maksimal kepada para atlet berprestasi agar dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua Pertina Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardiansyah, turut menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. Ia menilai Sayna sebagai salah satu atlet potensial yang menunjukkan perkembangan signifikan dari tingkat daerah hingga nasional.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian atlet tinju Meranti. Atlet putri kita sudah mampu menembus persaingan dan meraih medali emas. Selamat untuk Sayna, ini hasil yang luar biasa,” ucapnya.
Meski demikian, Ardiansyah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti mengingatkan agar prestasi tersebut tidak membuat cepat berpuas diri. Ia berharap Sayna terus meningkatkan kemampuan dan menjadikan kemenangan ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Jangan cepat berpuas diri. Jadikan kemenangan ini sebagai langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih besar lagi,” tambah pria yang akrab disapa Jack.
Kisah Sayna Safira menjadi bukti bahwa dari sudut-sudut sederhana di daerah, lahir talenta-talenta hebat yang mampu bersinar di panggung nasional. Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan berkelanjutan, bukan tidak mungkin prestasi yang lebih tinggi akan kembali ditorehkan di masa depan. (R-01)

