Ninja Sawit PT Priatama Nekat Tantang Duel Petugas, Endingnya Malah Begini!
DN ditangkap polisi setelah mencuri buah sawit di perkebunan PT Priatama Rupat. (ist)
RIAU, SabangMerauke News - Aksi nekat ninja sawit berinisial DN di perkebunan PT Priatama Rupat berakhir tragis. Polsek Rupat menangkap pelaku setelah mencoba melawan petugas, Rabu, 22 April 2026.
Pelaku ketahuan sedang menggarong tumpukan tandan buah segar di area Blok E-15. Keamanan perusahaan memergoki aksi ilegal ini tepat pukul sembilan pagi waktu setempat.
Tersangka DN tidak sendirian saat melakukan aksi pencurian di lahan kelapa sawit tersebut. Ia bersama empat orang lainnya mendatangi lokasi untuk mengklaim hasil panen haram itu.
Salah satu petugas keamanan bernama Wira mencoba menahan para pelaku agar tetap tinggal. Petugas meminta mereka menunggu kehadiran aparat desa serta Bhabinkamtibmas guna menyelesaikan masalah.
Bukannya kooperatif, pelaku justru mencabut parang panjang menyerupai samurai dari balik pinggangnya. Ia mengancam akan membacok petugas yang menghalangi jalan keluar dari area perkebunan itu.
Kapolsek Rupat, AKP Faisal, mengonfirmasi bahwa tindakan pelaku termasuk kategori pencurian dengan kekerasan. Perbuatan tersangka melanggar Pasal Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
“Tersangka mengakui melakukan pencurian bersama rekan berinisial IF yang kini masuk daftar buron,”. Ujar AKP Faisal saat memberikan keterangan resmi kepada media pada Jumat, 24 April 2026.
Polisi berhasil menyita barang bukti berupa 70 tandan buah kelapa sawit segar. Total berat sawit curian yang diamankan petugas mencapai 830 kilogram.
Selain buah sawit petugas juga membawa sebilah parang panjang dan satu buah tojok. Alat-alat tersebut digunakan pelaku untuk memanen serta mengancam keselamatan para petugas keamanan perusahaan.
Saat ini DN sedang menjalani proses penyidikan mendalam di markas Polsek Rupat Bengkalis. Polisi terus memburu satu pelaku lain yang melarikan diri saat penyergapan berlangsung kemarin.
AKP Faisal meminta warga segera melaporkan segala aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan perkebunan. Langkah ini penting guna menekan angka kriminalitas serta menjaga kondusivitas wilayah hukum Rupat.
Keamanan wilayah menjadi prioritas utama demi kelancaran operasional perusahaan dan ketenangan masyarakat sekitar. Pelaku kriminal tidak akan diberi ruang untuk merusak tatanan sosial di Kabupaten Bengkalis. R-02

