SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      13/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      13/06/2026  ❘  11:59 WIB
    • Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      13/06/2026  ❘  08:42 WIB
    • Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      12/06/2026  ❘  20:27 WIB
  • Nasional
    • Rupiah Tertekan, Pemerintah Izinkan Harga Obat Naik hingga 20 Persen

      Rupiah Tertekan, Pemerintah Izinkan Harga Obat Naik hingga 20 Persen

      13/06/2026  ❘  20:38 WIB
    • BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      13/06/2026  ❘  12:53 WIB
    • MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      13/06/2026  ❘  12:45 WIB
    • Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      13/06/2026  ❘  11:57 WIB
  • Ekonomi
    • Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2029 Arena Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah

      Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2029 Arena Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah

      13/06/2026  ❘  17:45 WIB
    • Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      13/06/2026  ❘  08:50 WIB
    • Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      13/06/2026  ❘  08:40 WIB
    • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      12/06/2026  ❘  18:34 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • Tiga Bulan Menanti Keadilan, Keluarga Korban Pencabulan Anak Terus Datangi Polres Meranti, Polisi Sebut Kasus Tetap Berproses

      Tiga Bulan Menanti Keadilan, Keluarga Korban Pencabulan Anak Terus Datangi Polres Meranti, Polisi Sebut Kasus Tetap Berproses

      13/06/2026  ❘  19:36 WIB
    • Polisi Tangkap 69 Orang Usai Gerebek Tempat Judi Berkedok Timezone, Ada Main Tembak Ikan dan Burung

      Polisi Tangkap 69 Orang Usai Gerebek Tempat Judi Berkedok Timezone, Ada Main Tembak Ikan dan Burung

      13/06/2026  ❘  19:04 WIB
    • Diduga Eksploitasi Cucu dan Anak Jadi Manusia Silver, Polisi Tangkap Pasutri di Riau

      Diduga Eksploitasi Cucu dan Anak Jadi Manusia Silver, Polisi Tangkap Pasutri di Riau

      13/06/2026  ❘  17:56 WIB
    • Tiga Bocah Silver di Pelalawan Mengaku Takut Pulang Jika Tidak Bawa Uang Rp500 Ribu

      Tiga Bocah Silver di Pelalawan Mengaku Takut Pulang Jika Tidak Bawa Uang Rp500 Ribu

      13/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Umum
    • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      13/06/2026  ❘  08:22 WIB
    • Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      12/06/2026  ❘  19:50 WIB
    • IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      11/06/2026  ❘  20:26 WIB
  • Riau
    • UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru

      UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru

      13/06/2026  ❘  19:34 WIB
    • FDI Soroti Korupsi Berjamaah di MBG & Dilema Kenaikan BBM: Pemerintah Perlu Konsisten, Publik Perlu Mengawasi!

      FDI Soroti Korupsi Berjamaah di MBG & Dilema Kenaikan BBM: Pemerintah Perlu Konsisten, Publik Perlu Mengawasi!

      13/06/2026  ❘  17:08 WIB
    • Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      13/06/2026  ❘  11:48 WIB
    • BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      13/06/2026  ❘  11:41 WIB
  • Sport
    • Alwi Farhan Menggila di Sydney, Tiket Final Australian Open 2026 Berhasil Diamankan

      Alwi Farhan Menggila di Sydney, Tiket Final Australian Open 2026 Berhasil Diamankan

      13/06/2026  ❘  20:43 WIB
    • Timnas Indonesia U-19 Akhiri Piala AFF dengan Kemenangan, Gol Algazani Jadi Penentu

      Timnas Indonesia U-19 Akhiri Piala AFF dengan Kemenangan, Gol Algazani Jadi Penentu

      13/06/2026  ❘  20:41 WIB
    • Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      13/06/2026  ❘  10:26 WIB
    • Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      13/06/2026  ❘  10:04 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      13/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      13/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      12/06/2026  ❘  12:21 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Jebol Rp17.150! Ternyata Ini Alasan Mata Uang Garuda Paling Lemas Se-Asia

22/04/2026  ❘  10:14 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Jebol Rp17.150! Ternyata Ini Alasan Mata Uang Garuda Paling Lemas Se-Asia

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News - Pasar keuangan dalam negeri mendadak gerah luar biasa saat matahari baru saja terbit di ufuk timur. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terpantau loyo tak berdaya pada pembukaan pasar hari ini. Kondisi memprihatinkan ini terjadi tepat pada hari Rabu, 22 April 2026, di tengah gejolak global.

Mata uang Garuda langsung dibuka melemah tipis 0,03 persen ke level Rp17.150. Tak butuh waktu lama bagi dolar untuk semakin menginjak-injak rupiah hingga jatuh ke Rp17.165. Tekanan berat ini muncul akibat kombinasi maut antara sentimen perang Timur Tengah dan kebijakan moneter global.

Aksi ambil untung para investor membuat posisi rupiah semakin terjepit di antara mata uang Asia. Mayoritas mata uang tetangga seperti won Korea Selatan justru berhasil bangkit melawan dominasi dolar hari ini. Padahal sebelumnya rupiah sempat menunjukkan taji dengan menguat selama dua hari beruntun di awal pekan.

“Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas menantikan hasil rapat dewan gubernur sore ini,” ujar Analis Mata Uang Lukman Leong. Lukman memberikan keterangan tersebut saat dimintai pendapat mengenai fluktuasi nilai tukar yang sangat liar. Pelaku pasar memang sedang mode bersiap alias wait and see menunggu keputusan suku bunga acuan.

Bank Indonesia dijadwalkan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur alias RDG untuk menentukan arah ekonomi nasional. Para pengamat ekonomi memprediksi otoritas moneter bakal tetap menahan BI Rate pada level 4,75 persen. Langkah ini dianggap paling masuk akal demi menjaga stabilitas eksternal dari gempuran arus modal keluar.

Dunia internasional juga sedang heboh gara-gara uji kelayakan calon Ketua Bank Sentral Amerika Serikat terbaru. Kevin Warsh yang digadang-gadang jadi bos The Fed baru ternyata punya gaya bicara cukup keras. Warsh menginginkan perubahan menyeluruh dalam cara bank sentral mengendalikan inflasi tanpa banyak memberi bocoran kebijakan.

Sinyal hawkish atau kebijakan ketat dari Kevin Warsh sukses bikin indeks dolar kembali terbang tinggi sekali. Aset dalam bentuk dolar menjadi jauh lebih menarik bagi investor dunia ketimbang memegang mata uang berkembang. Alhasil, rupiah menjadi korban pertama yang terdepresiasi paling dalam di kawasan Asia Tenggara pagi hari ini.

Kondisi fiskal dalam negeri juga sedang kena sorotan tajam lantaran rencana belanja pemerintah sangat ekspansif. Hal ini memicu lembaga pemeringkat kredit dunia menurunkan prospek atau outlook peringkat utang negara Indonesia. Pecahnya perang antara Amerika Serikat dan Iran semakin menambah beban berat bagi Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

Harga minyak mentah dunia kini masih betah bertengger di level sembilan puluh dolar per barel. Padahal asumsi harga minyak dalam APBN 2026 seharusnya hanya berada pada angka tujuh puluh dolar saja. Lonjakan biaya energi ini otomatis memicu inflasi impor yang bisa mencekik daya beli masyarakat luas nantinya.

Meskipun inflasi domestik dilaporkan mulai melandai ke angka tiga koma empat puluh delapan persen secara tahunan. Namun risiko kenaikan harga pangan dan tarif transportasi pasca Lebaran tetap menghantui perut rakyat kecil sekarang. Kelompok perumahan dan bahan bakar rumah tangga masih menjadi penyumbang utama angka inflasi di dalam negeri.

 

Intervensi Bank Indonesia di pasar valuta asing terus dilakukan demi menahan kejatuhan rupiah lebih dalam lagi. Cadangan devisa memang sedikit terkuras hingga turun ke level seratus empat puluh delapan miliar dolar AS. Posisi tersebut sebenarnya masih sangat aman karena setara dengan pembiayaan enam bulan impor barang modal.

"Bank Indonesia perlu mempertahankan BI Rate di 4,75 persen dengan memprioritaskan stabilitas eksternal saat ini," tutur Wakil Direktur LPEM FEB UI Jahen Fachrul Rezki. Pernyataan Jahen menjadi sinyal kuat bahwa pelonggaran moneter masih jauh dari panggang api untuk saat ini. Stabilitas nilai tukar jauh lebih penting daripada memaksakan penurunan bunga di tengah badai ekonomi dunia.

Dilema besar kini sedang dihadapi oleh para pengambil kebijakan ekonomi di gedung tinggi Thamrin, Jakarta. Menurunkan suku bunga terlalu cepat bisa memicu pelarian modal asing secara besar-besaran dari pasar obligasi. Namun, jika terlalu ketat, maka mesin pertumbuhan ekonomi nasional bisa terhambat dan macet di tengah jalan.

Sektor industri manufaktur sendiri sebenarnya masih menunjukkan aktivitas yang cukup solid dengan indeks PMI ekspansif. Impor barang modal dan bahan baku yang meningkat mencerminkan bahwa pabrik-pabrik di Indonesia masih terus berproduksi. Transformasi ekonomi menuju industrialisasi bernilai tambah tinggi sedang diupayakan agar Indonesia tidak cuma jago jualan komoditas.

Para spekulan di pasar uang diperkirakan akan terus bermain di rentang angka Rp17.140 hingga Rp17.180. Semua mata akan tertuju pada layar monitor saat pengumuman suku bunga diketok palu sore nanti. Mari kita berharap semoga sang Garuda kembali punya tenaga untuk terbang tinggi melawan kepongahan dolar. R-02

Editor: Krisman
Tags :Rupiah Hari IniKurs Dolar ASSuku Bunga BIInfo KeuanganBerita Ekonomi

BERITA TERKAIT :

  • IHSG Dibuka Merah! Investor Panik, Sentimen Global dan MSCI Bikin Bursa Bergejolak

    IHSG Dibuka Merah! Investor Panik, Sentimen Global dan MSCI Bikin Bursa Bergejolak

    Ekonomi •
    22/04/2026 ❘ 10:03 WIB
  • Rupiah Tiba-Tiba Ngegas Saat Dunia Panas, Investor Langsung Panik Lihat Angka Ini!

    Rupiah Tiba-Tiba Ngegas Saat Dunia Panas, Investor Langsung Panik Lihat Angka Ini!

    Ekonomi •
    21/04/2026 ❘ 18:29 WIB
  • Asia Sedang Pesta Hijau, IHSG Malah Loyo Sendiri! Ternyata Ini Biang Keroknya

    Asia Sedang Pesta Hijau, IHSG Malah Loyo Sendiri! Ternyata Ini Biang Keroknya

    Ekonomi •
    21/04/2026 ❘ 18:21 WIB
  • Rupiah Tiba-Tiba Menguat, Sentimen Damai Iran-AS Bikin Dolar Tersungkur

    Rupiah Tiba-Tiba Menguat, Sentimen Damai Iran-AS Bikin Dolar Tersungkur

    Ekonomi •
    21/04/2026 ❘ 10:20 WIB
  • IHSG Tersungkur Pagi Ini, Sentimen Global dan MSCI Bikin Pasar Gonjang-Ganjing

    IHSG Tersungkur Pagi Ini, Sentimen Global dan MSCI Bikin Pasar Gonjang-Ganjing

    Ekonomi •
    21/04/2026 ❘ 10:12 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan