UEFA Europa League
Freiburg Hancurkan Rekor 11 Laga Celta Vigo Sampai Menangis di Balaidos!
Selebrasi para pemain Freiburg merayakan gol yang dicetak Yuito Suzuki ke gawang Celta Vigo di Estadio de Balaídos, Spanyol, Jumat dini hari, 17 April 2026. (gettyimage)
SPANYOL, SabangMerauke News - Freiburg menghancurkan Celta Vigo dan mengunci tiket semifinal. Kemenangan 3-1 di Estadio de Balaídos memastikan agregat telak 6-1 bagi wakil Jerman tersebut. Hasil ini menegaskan dominasi Freiburg sekaligus meruntuhkan keangkeran kandang milik RC Celta de Vigo.
Sejak awal laga, Freiburg tampil efektif meski tidak mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan. SC Freiburg lebih memilih bermain cepat dengan transisi yang rapi dan terorganisir. Strategi tersebut membuat tuan rumah kesulitan mengimbangi ritme permainan tim tamu sepanjang laga.
Gol pembuka lahir pada menit ke-33 melalui aksi tajam Igor Matanović di kotak penalti. Ia melepaskan tembakan voli keras setelah memanfaatkan bola pantul dari situasi serangan cepat. Bola meluncur deras ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau kiper yang hanya terpaku.
Pelatih Freiburg, Christian Streich, menyebut timnya bermain dengan disiplin tinggi sepanjang pertandingan. “Kami fokus pada efisiensi dan tidak membuang peluang sekecil apa pun,” ujar Christian Streich. Ia menilai pendekatan taktis tersebut menjadi kunci kemenangan penting di kandang lawan.
Tekanan terus berlanjut ketika Yuito Suzuki menggandakan keunggulan sebelum babak pertama berakhir. Gol tersebut sempat diperiksa melalui VAR sebelum akhirnya disahkan oleh wasit utama pertandingan. Keunggulan dua gol membuat Freiburg semakin percaya diri mengontrol jalannya laga.
Memasuki babak kedua, Freiburg tidak mengendurkan tekanan dan tetap bermain agresif di lini depan. Yuito Suzuki kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan gol kedua pada menit ke-51. Skor berubah menjadi 3-0 dan praktis mengunci kemenangan Freiburg sejak awal babak kedua berlangsung.
Meski tertinggal, Celta Vigo sebenarnya mendominasi penguasaan bola hingga 58 persen sepanjang laga. Mereka juga menciptakan lebih banyak peluang melalui tembakan jarak jauh dan serangan sayap. Namun pertahanan disiplin Freiburg mampu meredam setiap ancaman tanpa kehilangan organisasi permainan.
Kiper Freiburg tampil solid dengan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga keunggulan tetap aman. Koordinasi lini belakang membuat ruang gerak penyerang tuan rumah menjadi sangat terbatas sepanjang pertandingan. Efisiensi bertahan menjadi faktor utama yang membedakan kualitas kedua tim dalam laga ini.
Pemain Freiburg, Yuito Suzuki, mengungkapkan kemenangan ini lahir dari kerja sama tim yang solid. “Kami tidak panik meski ditekan dan tetap menjalankan rencana permainan dengan disiplin,” kata Suzuki. Ia menilai ketenangan menjadi faktor penting dalam menghadapi tekanan besar dari tuan rumah.
Celta Vigo akhirnya hanya mampu mencetak satu gol hiburan pada masa tambahan waktu pertandingan. Gol tersebut dicetak Williot Swedberg setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Freiburg. Namun gol itu tidak mengubah hasil akhir yang sudah berada dalam kendali penuh tim tamu.
Pelatih Celta, Rafael Benítez, mengakui timnya kesulitan menghadapi efektivitas lawan sepanjang pertandingan. “Kami menguasai bola, tetapi tidak cukup tajam dalam penyelesaian akhir,” ujar Rafael Benítez. Ia menilai efisiensi Freiburg menjadi pelajaran penting bagi timnya untuk evaluasi ke depan.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Freiburg yang впервые menembus semifinal kompetisi Eropa. Performa konsisten sepanjang dua leg menunjukkan kualitas tim yang semakin matang di level internasional. Agregat 6-1 menjadi bukti nyata dominasi mereka atas Celta dalam fase perempat final.
Freiburg kini melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi menghadapi lawan berikutnya. Momentum kemenangan besar ini menjadi modal penting untuk bersaing di level tertinggi kompetisi. Tim Jerman tersebut kini berdiri sebagai kekuatan baru yang siap mengguncang panggung Eropa musim ini. R-02

